Sabtu, 24 Desember 2011

Dua Dunia Dua Cinta dan Dua Darah

Menurut Legenda Rakyat, dulu ada seorang Manusia setengah iblis yang mencintai seorang manusia, nama dari manusia setengah iblis ini adalah Onie, ayahnya adalah seorang raja siluman yang terkenal seluruh penjuru bumi, tapi karena dia berwujud setengah manusia dan siluman Onie sering di jauhi oleh orang di sekitarnya, Ibu dan ayahnya meninggal saat dia bayi, Onie di besarkan oleh neneknya, Onie selalu mengenakan sebuah kalung yang di mana kalung itu penuh dengan mantra, begitu pula di tubuhnya, untuk menyegel darah iblisnya, tapi itu semua hanya bersifat sementara.

Ironisnya, setiap orang yang merawatnya selalu terjadi, musibah yang luar biasa yang menyebabkan, kematian yang tidak jelas. Hingga Onie menyendiri ke hutan, saat berumur 22 tahun, Onie menderita sakit yang luar biasa, kalung mantranyapun putus, serta tulisan mantra di tubuhnya lenyap, butuh 2 tahun Onie untuk, mengendalikan darah Iblisnya, di hutan pun, ia sendirian, binatang buaspun enggan mendekatinya.

Setiap benda yang dia sentuh menjadi kering dan mati, begitu juga mahluk hidup,  Hingga suatu malam saat bulan purnama, Roh Ibu onie muncul di hadapannya, Onie tidak bisa menahan air matanya, tapi onie enggan untuk memeluk roh ibunya, onie pun menjaga jarak, bukannya onie tidak mau memeluk roh ibunya, jika onie memeluk roh ibunya onie takut roh ibunya akan menghilang dan lenyap.

“anak ku, maafkan ibu. meninggalkan mu saat kau masih kecil”

“ibu…ibu…aku rindu kamu ibu..” Onie meneteskan air mata

“sini mendekat dengan ibu, ibu ingin memeluk mu” ujar ibunya

“tapi ibu, aku memiliki kutukan ini, jika aku menyentuh benda hidup, mereka akan mati, aku takut menyentuh ibu” Onie dengan nada lirih

“Onie. Ibu tidak akan lenyap jika kau sentuh, karena di darah mu ada mengalir darah ibu dan ayah mu yang hebat” ibunya tersenyum

“ibu.. aku rindu ibu, aku rindu ayah, ajak aku bersama kalian ibu” ujar Onie sambil memeluk ibunya

“ibu tidak bisa lama, pesan ibu, yang ada di dirimu itu bukanlah kutukan, itu adalah anugrah buat mu, gunakanlah untuk di jalan yang benar, jangan kau anggap itu beban, di jaman penuh perperangan ini, lindungi teman mu, orang orang di sekitar mu dan orang yang kau cintai, termasuk diri mu sendiri tapi jangan egois, jangan mementingkan diri sendiri”

“iya bu, aku mengerti” ujar Onie

tiba tiba muncul sebuah pedang di pinggang Onie.

“onie pedang ini  bernama nagamaki, pedang yang di buat dari 1000 taring iblis, dan jangan pernah melepaskannya dari mu, karena pedang itu adalah pemberian ayah mu, anak ku ibu sudah tidak bisa lama lama lagi, jadilah orang yang baik” ujar ibunya Onie

“ibu!!!!!” onie histeris

Tiba Tiba baju yang Onie gunakan yang sudah lusuh, kotor dan bau, berubah menjadi baju yang rapi dan bagus, berwarna hitam, dan sepatu yang lembut dan ringan serta hangat, walau sesaat telah bertemu dengan ibunya, Onie merasa, Hidup dia sudah kembali, tapi kadang perasa kesepian itu datang kembali dan menghantuinya.

tapi onie sudah terbiasa untuk hidup seperti ini, saat onie berjalan dan memegang pohon, tiba tiba pohon itu tidak layu, tidak mati dan tidak pula kering, onie sangat senang sekali, Onie mulai berjalan dengan misi menolong orang orang yang di timpa musibah, hari pun sudah siang di sebuah padang rumput, sudah sekian lamanya baru kali ini Onie melihat seorang perempuan.

yang sedang menyanyikan sebuah lagu di bawah pohon besar, dengan rambut panjang, lekukan tubuh dan gerakan yang berbeda, sungguh indah ciptaan yang mahakuasa ini, perempuan tersebut mulai memainkan serulingnya, Onie pun duduk di rumput, dan mendengarkan permainan perempuan tersebut. tiba tiba terlihat sekumpulan laki laki berkuda, dan bertingkah laku kurang ajar terhadap wanita tersebut, Onie pun marah, wanita tersebut berteriak meminta tolong, onie pun tanpa basa basi langsung menebas semua orang jahat tersebut tanpa ampun, tidak ada darah sedikitpun yang keluar, pedang itu menebas langsung roh manusia tersebut, melihat Onie yang memiliki taring dan kekuatan yang aneh tersebut wanita itu malah ketakutan dan berlari sambil berteriak “siluman”.

Onie sedih,kenapa wanita itu berteriak siluman terhadapnya, bukannya ia telah membantu dan menyelamatkan hidupnya, tapi mungkin wanita tersebut terkejut, Onie pun berjalan ke kota, orang orang melihatnya dengan padangan sinis, pakaian serba hitam. tapi onie dengan wajah senang melihat lihat orang orang berlalu lalang.

Onie pun brejalan ke atas bukit, melihat pemandangan yang sangat indah, Onie sangat berterima kasih kepada ibunya yang telah menekan darah Iblisnya. ke esokan harinya Onie datang lagi ke kota, tiba tiba onie melihat bertemu dengan wanita yang dulu ketakutan dengan onie, Onie pun langsung menyapanya dengan harapan ingin meminta maaf, tapi wanita itu lagsung berteriak lagi menyebut onie Siluman, Orang oran terkejut di jaman itu orang sangat takut akan setan, karena onie memiliki taring, orang orang pun langsung melempari onie dengan batu, Onie pun berlari, sabil berteriak

“ aku bukan iblis, aku bukan siluman” ujar Onie sambil berlari

Onie sangat sedih, dan terpukul, padahal dia hanya ingin meminta maaf, Onie pun masuk ke dalam hutan, onie duduk di sebuah batu, di dalam hutan dan menangis, dia bertanya kepada dirinya kenapa hidupnya seperti ini, tiba tiba kekuatan iblisnya tidak terken dali lagi. malam yang sangat dingin di bawah sinar bulan, dan suara suara binatang malam, seolah olah mengerti akan ke sepian onie.

Kenapa harus seperti itu, lalu onie mendengar suara pertarungan, Onie langsung mencari arah dimana suara pertarungan tersebut. saat mendekat onie melihat seorang wanita, sedang bertarung dengan iblis jahat, dan membakar iblis iblis itu, melihat kejadian tersebut onie langsung berlari meninggalkan, wanita tersebut, tiba tiba, wanita itu merasakan, aura yang sangat kental dari Onie, wanita tersebut mengejar onie. Onie terkurung dengan formasi 4 element, air, api, udara, dan tanah, dengan tulisan kertas mantra yang melayang di udara. dengan santai wanita itu berjalan mendekati Onie.  dalam hati onie berkata

“mungkin inilah saatnya dia harus pergi dari dunia yang fana ini, yang selalu membuat ku sepi, tidak ada tempat ku bercanda dan tawa, mungkin inilah waktunya” ujar Onie dalam hati

tiba tiba, nagamaki berdetak, saat wanita itu melancarkan serangan, tiba tiba aura Nagamaki melindungi Onie, wanita itu terkejut, Nagamaki adalah pedang yang di anggap suci oleh para Omyoji, yang memiliki kekuatan suci, di buat di bawah sinar bulan pada tahun naga emas, dan yang memegangnya hanya orang yang terpilih, tapi ini kenapa berada pada siluman. Malam itu terlihat bulan purnama penuh, detak jantung Onie menjadi sangat cepat, sekujur tubuh Onie terasa Panas, Nagima berdetak lagi, dan menyerap aura iblis onie, dan onie kehilangan ke sadarannya.

wanita Omyoji ini bernama amiya orang yang sangat taat dengan kepercayaanya, di lahirkan di keluarga yang penuh kasih sayang dan taat dalam menjalankan kepercayaannya.

 

Bersambung… ke part 2

READ MORE - Dua Dunia Dua Cinta dan Dua Darah

Menurut Legenda Rakyat, dulu ada seorang Manusia setengah iblis yang mencintai seorang manusia, nama dari manusia setengah iblis ini adalah Onie, ayahnya adalah seorang raja siluman yang terkenal seluruh penjuru bumi, tapi karena dia berwujud setengah manusia dan siluman Onie sering di jauhi oleh orang di sekitarnya, Ibu dan ayahnya meninggal saat dia bayi, Onie di besarkan oleh neneknya, Onie selalu mengenakan sebuah kalung yang di mana kalung itu penuh dengan mantra, begitu pula di tubuhnya, untuk menyegel darah iblisnya, tapi itu semua hanya bersifat sementara.

Ironisnya, setiap orang yang merawatnya selalu terjadi, musibah yang luar biasa yang menyebabkan, kematian yang tidak jelas. Hingga Onie menyendiri ke hutan, saat berumur 22 tahun, Onie menderita sakit yang luar biasa, kalung mantranyapun putus, serta tulisan mantra di tubuhnya lenyap, butuh 2 tahun Onie untuk, mengendalikan darah Iblisnya, di hutan pun, ia sendirian, binatang buaspun enggan mendekatinya.

Setiap benda yang dia sentuh menjadi kering dan mati, begitu juga mahluk hidup,  Hingga suatu malam saat bulan purnama, Roh Ibu onie muncul di hadapannya, Onie tidak bisa menahan air matanya, tapi onie enggan untuk memeluk roh ibunya, onie pun menjaga jarak, bukannya onie tidak mau memeluk roh ibunya, jika onie memeluk roh ibunya onie takut roh ibunya akan menghilang dan lenyap.

“anak ku, maafkan ibu. meninggalkan mu saat kau masih kecil”

“ibu…ibu…aku rindu kamu ibu..” Onie meneteskan air mata

“sini mendekat dengan ibu, ibu ingin memeluk mu” ujar ibunya

“tapi ibu, aku memiliki kutukan ini, jika aku menyentuh benda hidup, mereka akan mati, aku takut menyentuh ibu” Onie dengan nada lirih

“Onie. Ibu tidak akan lenyap jika kau sentuh, karena di darah mu ada mengalir darah ibu dan ayah mu yang hebat” ibunya tersenyum

“ibu.. aku rindu ibu, aku rindu ayah, ajak aku bersama kalian ibu” ujar Onie sambil memeluk ibunya

“ibu tidak bisa lama, pesan ibu, yang ada di dirimu itu bukanlah kutukan, itu adalah anugrah buat mu, gunakanlah untuk di jalan yang benar, jangan kau anggap itu beban, di jaman penuh perperangan ini, lindungi teman mu, orang orang di sekitar mu dan orang yang kau cintai, termasuk diri mu sendiri tapi jangan egois, jangan mementingkan diri sendiri”

“iya bu, aku mengerti” ujar Onie

tiba tiba muncul sebuah pedang di pinggang Onie.

“onie pedang ini  bernama nagamaki, pedang yang di buat dari 1000 taring iblis, dan jangan pernah melepaskannya dari mu, karena pedang itu adalah pemberian ayah mu, anak ku ibu sudah tidak bisa lama lama lagi, jadilah orang yang baik” ujar ibunya Onie

“ibu!!!!!” onie histeris

Tiba Tiba baju yang Onie gunakan yang sudah lusuh, kotor dan bau, berubah menjadi baju yang rapi dan bagus, berwarna hitam, dan sepatu yang lembut dan ringan serta hangat, walau sesaat telah bertemu dengan ibunya, Onie merasa, Hidup dia sudah kembali, tapi kadang perasa kesepian itu datang kembali dan menghantuinya.

tapi onie sudah terbiasa untuk hidup seperti ini, saat onie berjalan dan memegang pohon, tiba tiba pohon itu tidak layu, tidak mati dan tidak pula kering, onie sangat senang sekali, Onie mulai berjalan dengan misi menolong orang orang yang di timpa musibah, hari pun sudah siang di sebuah padang rumput, sudah sekian lamanya baru kali ini Onie melihat seorang perempuan.

yang sedang menyanyikan sebuah lagu di bawah pohon besar, dengan rambut panjang, lekukan tubuh dan gerakan yang berbeda, sungguh indah ciptaan yang mahakuasa ini, perempuan tersebut mulai memainkan serulingnya, Onie pun duduk di rumput, dan mendengarkan permainan perempuan tersebut. tiba tiba terlihat sekumpulan laki laki berkuda, dan bertingkah laku kurang ajar terhadap wanita tersebut, Onie pun marah, wanita tersebut berteriak meminta tolong, onie pun tanpa basa basi langsung menebas semua orang jahat tersebut tanpa ampun, tidak ada darah sedikitpun yang keluar, pedang itu menebas langsung roh manusia tersebut, melihat Onie yang memiliki taring dan kekuatan yang aneh tersebut wanita itu malah ketakutan dan berlari sambil berteriak “siluman”.

Onie sedih,kenapa wanita itu berteriak siluman terhadapnya, bukannya ia telah membantu dan menyelamatkan hidupnya, tapi mungkin wanita tersebut terkejut, Onie pun berjalan ke kota, orang orang melihatnya dengan padangan sinis, pakaian serba hitam. tapi onie dengan wajah senang melihat lihat orang orang berlalu lalang.

Onie pun brejalan ke atas bukit, melihat pemandangan yang sangat indah, Onie sangat berterima kasih kepada ibunya yang telah menekan darah Iblisnya. ke esokan harinya Onie datang lagi ke kota, tiba tiba onie melihat bertemu dengan wanita yang dulu ketakutan dengan onie, Onie pun langsung menyapanya dengan harapan ingin meminta maaf, tapi wanita itu lagsung berteriak lagi menyebut onie Siluman, Orang oran terkejut di jaman itu orang sangat takut akan setan, karena onie memiliki taring, orang orang pun langsung melempari onie dengan batu, Onie pun berlari, sabil berteriak

“ aku bukan iblis, aku bukan siluman” ujar Onie sambil berlari

Onie sangat sedih, dan terpukul, padahal dia hanya ingin meminta maaf, Onie pun masuk ke dalam hutan, onie duduk di sebuah batu, di dalam hutan dan menangis, dia bertanya kepada dirinya kenapa hidupnya seperti ini, tiba tiba kekuatan iblisnya tidak terken dali lagi. malam yang sangat dingin di bawah sinar bulan, dan suara suara binatang malam, seolah olah mengerti akan ke sepian onie.

Kenapa harus seperti itu, lalu onie mendengar suara pertarungan, Onie langsung mencari arah dimana suara pertarungan tersebut. saat mendekat onie melihat seorang wanita, sedang bertarung dengan iblis jahat, dan membakar iblis iblis itu, melihat kejadian tersebut onie langsung berlari meninggalkan, wanita tersebut, tiba tiba, wanita itu merasakan, aura yang sangat kental dari Onie, wanita tersebut mengejar onie. Onie terkurung dengan formasi 4 element, air, api, udara, dan tanah, dengan tulisan kertas mantra yang melayang di udara. dengan santai wanita itu berjalan mendekati Onie.  dalam hati onie berkata

“mungkin inilah saatnya dia harus pergi dari dunia yang fana ini, yang selalu membuat ku sepi, tidak ada tempat ku bercanda dan tawa, mungkin inilah waktunya” ujar Onie dalam hati

tiba tiba, nagamaki berdetak, saat wanita itu melancarkan serangan, tiba tiba aura Nagamaki melindungi Onie, wanita itu terkejut, Nagamaki adalah pedang yang di anggap suci oleh para Omyoji, yang memiliki kekuatan suci, di buat di bawah sinar bulan pada tahun naga emas, dan yang memegangnya hanya orang yang terpilih, tapi ini kenapa berada pada siluman. Malam itu terlihat bulan purnama penuh, detak jantung Onie menjadi sangat cepat, sekujur tubuh Onie terasa Panas, Nagima berdetak lagi, dan menyerap aura iblis onie, dan onie kehilangan ke sadarannya.

wanita Omyoji ini bernama amiya orang yang sangat taat dengan kepercayaanya, di lahirkan di keluarga yang penuh kasih sayang dan taat dalam menjalankan kepercayaannya.

 

Bersambung… ke part 2

Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku