Minggu, 25 Desember 2011

Dua Cinta, Dua Dunia dan Dua Darah Part 2 Kebahagian yang singkat

Berbeda dengan Onie, Hidup ya tidak seindah Omyoji itu, mereka juga menjaga penuh ke hormatan mereka sebagai keturunan Omyoji, Amiya pun meninggalkan Onie, sambil berpikir apa yang terjadi, kenapa Nagamaki berada dengan manusia yang memiliki hawa siluman, padahal amiya sudah mencoba mengusir, tapi saat di usir aura itu, maka pemilik tubuh sangat ke sakitan. Aminya menceritakan kejadian ini setiba di rumah, kepada kake gurunya. Kake guru Amiya seorang Omyoji terkenal, terkejut, bahwa amia bertemu dengan manusia setengah siluman.
Saat itu kakenya menjelaskan, tentang manusia setengah siluman, pada intinya, walau dia memiliki darah siluman, tapi dia sama seperti kita manusia pada umumnya, memiliki denyut jantung yang sama, darah yang sama, dan cinta yang sama, dimana semua yang di miliki manusia, tapi dia hanya sedikit berbeda, dia memiliki kekuatan yang luarbiasa. tapi kake guru amiya terkejut saat mengetahui bahwa pedang Nagamaki.
Menurut legenda, dewi shura memberikan sebuah pedang bernama Nagamaki, pedang yang terbuat dari batu langit, dan sangat sakral, pedang itu di berikan kepada raja siluman penguasa daerah timur, dan pedang itu hanya bisa di pegang oleh dewa dan manusia setengah siluman, jika ada siluman memegangnya maka pedang itu akan membakar habis siluman tersebut hingga menjadi debu, tapi jika manusia walau dia memiliki kekuatan spiritual yang hebat melebihi Omyoji, pedang itu hanya menjadi pedang biasa saja. tidak ada perubahan, tapi jika pedang itu di pegang oleh manusia setengah siluman atau dewa, maka pedang itu akan memberikan kekuatan yang luar biasa.
dan para Omyoji berlomba lomba unuk mendapatkan pedang itu, sekitar 4 tahun yang lalu di daerah timur, di kabarkan bahwa mereka bertemu dan memburu manusia setengah siluman tersebut. untuk membunuhnya, di karenakan masalah ramalan 7 dupa merapal langit, yang memberitahukan jika dia memilih hati silumannya dan membuang hati manusianya dia bisa menghancurkan dunia ini.
aminya pun tertegun mendengar, cerita kake gurunya, aminya pun di suruh agar menjauhi manusia setengah siluman itu, amiapun pergi untuk beristirahat di kamarnya, tapi dia tidak bisa tidur, memikirkan manusia setengah siluman itu, kenapa dari pancaran matanya, tersimpan begitubanyak kesedihan, Apa sebenarnya terjadi.
ke esokan pagi ya, pagi pagi sekali, amiya mencari onie, dengan harapan dapat bertemu, setelah memakan waktu 4 jam mencari onie di bantu shinigami (shinigami adalah mantra pemanggil hewan gaib suci, yang selalu membantu para Omyoji). amiya melihat Onie sedang tersendar di sebuah batu, dengan luka serius, dan beberapa panah yang tergeletak di sampingnya penuh darah. saat onie membuka matanya dan melihat amiya, Onie ketakutan, dan berteriak agar amiya menjauhinya, onie gemetar, tapi amiya tersenyum, dan mendekati onie, mengambil tas yang amia bawa, dan mengeluarkan makanan, Onie sangat lapar sudah 2 hari dia tidak makan, tidak ada tumbuhan yang dapat onie makan karena manusia menebang hutan tanpa perasaan sedikit pun.
Onie menelan air ludahnya melihat bakpau yang harum, amiya pun meletakan bakpau tersebut di depan onie, onie pun langsung memakan dan melahapnya, tiba tiba luka di tubuh onie sembuh dan tidak berbekas sedikit pun, sungguh luarbiasa, amiya kagum dengan penyembuhan yang di miliki oleh Onie.
“siapa nama mu?” amiya bertanya
“a..a.aku. Onie” dengan nada terbata bata
“bolehkan aku tau dari mana kau memperoleh pedang itu?” aminya tersenyum
“ini pemberian dari ayah ku lewat roh ibu ku” onie sambil menundukan wajahnya
“maukah kau menjadi teman ku?” amiya tersenyum lagi
“benarkah??” onie dengan wajah yang senang
“iya, aku ingin kenal kamu lebih jauh lagi Onie “ amiya pun berdiri
“aku mau, aku akan selalu menjadi teman mu dan akan berada di sisi mu” ujar onie girang
“bagus lah, aku juga senang, ikut aku ke rumah” Amiya tersenyum kembali
“kalo boleh tau siapa nama anda” onie bertanya
“aku Yumi Aiya panggil aja aku Amiya” amiya tersenyum hangat
Amiya berhasil membujuk onie, saat keluar dari hutan, di jalan orang orang memperhatikan onie yang berjalan dengan seorang Omyoji, orang yang di hormati. dengan pedang Nagamaki, berada di pinggang sebelah kiri onie, Onie berjalan sambil menundukan kepalanya, dan berjalan di belakang Amiya, Amiya menghentikan jalannya dan membalikan badannya.
“Onie, Angkat Wajah mu, berjalan jangan menunduk, apa yang kamu takuti”
“maaf lady Amiya” onie dengan nada menyesal
setibanya di kediaman Omyoji, Onie di sambut dengan hangat oleh keluarga Omyoji di rumah Yumi Aiya, saat pertemuan antar Omyoji, onie mendengar beberapa seorang Omyoji, tidak menyukai Onie, karena Onie berdarah siluman, keluarga Omyoji Yumi Aiya, telah di caci maki oleh para Omyoji lain, di karenakan di anggap bersekutu dengan shiluman.
berpakali rumah Amiya di serang oleh orang orang tidak di ketahui, dan mereka selalu mengincar Onie, sudah 6 bulan ini, hingga suatu saat Onie sangat marah dan Onie menggalkan ke diaman Amiya, dan tersiar di penjuru kota pemburuan manusia setengah siluman, terjadi di sebabkan banyak manusia terbunuh di akibatkan siluman, padahal onie tidak membunuh manusia, demi memburu pedang Nagamaki mereka membuat gosip gosip palsu, dan bekas potongan baju Onie selalu di temukan di sekitar mayat korban, padahal saat onie marah dan pergi ke hutan ia, membuang baju ya yang berlambang keluarga Omyoji, agar para Omyoji lain tidak pernah mengganggu keluarga amiya.
amiya pun sangat marah, dan termakan pancingan hasutan itu, Amiya Pun mengambil tongkatnya dan langsung menuju hutan, tempat pertama kali bertemu.

Bersambung…. ke part 3 Salah Paham
READ MORE - Dua Cinta, Dua Dunia dan Dua Darah Part 2 Kebahagian yang singkat
Berbeda dengan Onie, Hidup ya tidak seindah Omyoji itu, mereka juga menjaga penuh ke hormatan mereka sebagai keturunan Omyoji, Amiya pun meninggalkan Onie, sambil berpikir apa yang terjadi, kenapa Nagamaki berada dengan manusia yang memiliki hawa siluman, padahal amiya sudah mencoba mengusir, tapi saat di usir aura itu, maka pemilik tubuh sangat ke sakitan. Aminya menceritakan kejadian ini setiba di rumah, kepada kake gurunya. Kake guru Amiya seorang Omyoji terkenal, terkejut, bahwa amia bertemu dengan manusia setengah siluman.
Saat itu kakenya menjelaskan, tentang manusia setengah siluman, pada intinya, walau dia memiliki darah siluman, tapi dia sama seperti kita manusia pada umumnya, memiliki denyut jantung yang sama, darah yang sama, dan cinta yang sama, dimana semua yang di miliki manusia, tapi dia hanya sedikit berbeda, dia memiliki kekuatan yang luarbiasa. tapi kake guru amiya terkejut saat mengetahui bahwa pedang Nagamaki.
Menurut legenda, dewi shura memberikan sebuah pedang bernama Nagamaki, pedang yang terbuat dari batu langit, dan sangat sakral, pedang itu di berikan kepada raja siluman penguasa daerah timur, dan pedang itu hanya bisa di pegang oleh dewa dan manusia setengah siluman, jika ada siluman memegangnya maka pedang itu akan membakar habis siluman tersebut hingga menjadi debu, tapi jika manusia walau dia memiliki kekuatan spiritual yang hebat melebihi Omyoji, pedang itu hanya menjadi pedang biasa saja. tidak ada perubahan, tapi jika pedang itu di pegang oleh manusia setengah siluman atau dewa, maka pedang itu akan memberikan kekuatan yang luar biasa.
dan para Omyoji berlomba lomba unuk mendapatkan pedang itu, sekitar 4 tahun yang lalu di daerah timur, di kabarkan bahwa mereka bertemu dan memburu manusia setengah siluman tersebut. untuk membunuhnya, di karenakan masalah ramalan 7 dupa merapal langit, yang memberitahukan jika dia memilih hati silumannya dan membuang hati manusianya dia bisa menghancurkan dunia ini.
aminya pun tertegun mendengar, cerita kake gurunya, aminya pun di suruh agar menjauhi manusia setengah siluman itu, amiapun pergi untuk beristirahat di kamarnya, tapi dia tidak bisa tidur, memikirkan manusia setengah siluman itu, kenapa dari pancaran matanya, tersimpan begitubanyak kesedihan, Apa sebenarnya terjadi.
ke esokan pagi ya, pagi pagi sekali, amiya mencari onie, dengan harapan dapat bertemu, setelah memakan waktu 4 jam mencari onie di bantu shinigami (shinigami adalah mantra pemanggil hewan gaib suci, yang selalu membantu para Omyoji). amiya melihat Onie sedang tersendar di sebuah batu, dengan luka serius, dan beberapa panah yang tergeletak di sampingnya penuh darah. saat onie membuka matanya dan melihat amiya, Onie ketakutan, dan berteriak agar amiya menjauhinya, onie gemetar, tapi amiya tersenyum, dan mendekati onie, mengambil tas yang amia bawa, dan mengeluarkan makanan, Onie sangat lapar sudah 2 hari dia tidak makan, tidak ada tumbuhan yang dapat onie makan karena manusia menebang hutan tanpa perasaan sedikit pun.
Onie menelan air ludahnya melihat bakpau yang harum, amiya pun meletakan bakpau tersebut di depan onie, onie pun langsung memakan dan melahapnya, tiba tiba luka di tubuh onie sembuh dan tidak berbekas sedikit pun, sungguh luarbiasa, amiya kagum dengan penyembuhan yang di miliki oleh Onie.
“siapa nama mu?” amiya bertanya
“a..a.aku. Onie” dengan nada terbata bata
“bolehkan aku tau dari mana kau memperoleh pedang itu?” aminya tersenyum
“ini pemberian dari ayah ku lewat roh ibu ku” onie sambil menundukan wajahnya
“maukah kau menjadi teman ku?” amiya tersenyum lagi
“benarkah??” onie dengan wajah yang senang
“iya, aku ingin kenal kamu lebih jauh lagi Onie “ amiya pun berdiri
“aku mau, aku akan selalu menjadi teman mu dan akan berada di sisi mu” ujar onie girang
“bagus lah, aku juga senang, ikut aku ke rumah” Amiya tersenyum kembali
“kalo boleh tau siapa nama anda” onie bertanya
“aku Yumi Aiya panggil aja aku Amiya” amiya tersenyum hangat
Amiya berhasil membujuk onie, saat keluar dari hutan, di jalan orang orang memperhatikan onie yang berjalan dengan seorang Omyoji, orang yang di hormati. dengan pedang Nagamaki, berada di pinggang sebelah kiri onie, Onie berjalan sambil menundukan kepalanya, dan berjalan di belakang Amiya, Amiya menghentikan jalannya dan membalikan badannya.
“Onie, Angkat Wajah mu, berjalan jangan menunduk, apa yang kamu takuti”
“maaf lady Amiya” onie dengan nada menyesal
setibanya di kediaman Omyoji, Onie di sambut dengan hangat oleh keluarga Omyoji di rumah Yumi Aiya, saat pertemuan antar Omyoji, onie mendengar beberapa seorang Omyoji, tidak menyukai Onie, karena Onie berdarah siluman, keluarga Omyoji Yumi Aiya, telah di caci maki oleh para Omyoji lain, di karenakan di anggap bersekutu dengan shiluman.
berpakali rumah Amiya di serang oleh orang orang tidak di ketahui, dan mereka selalu mengincar Onie, sudah 6 bulan ini, hingga suatu saat Onie sangat marah dan Onie menggalkan ke diaman Amiya, dan tersiar di penjuru kota pemburuan manusia setengah siluman, terjadi di sebabkan banyak manusia terbunuh di akibatkan siluman, padahal onie tidak membunuh manusia, demi memburu pedang Nagamaki mereka membuat gosip gosip palsu, dan bekas potongan baju Onie selalu di temukan di sekitar mayat korban, padahal saat onie marah dan pergi ke hutan ia, membuang baju ya yang berlambang keluarga Omyoji, agar para Omyoji lain tidak pernah mengganggu keluarga amiya.
amiya pun sangat marah, dan termakan pancingan hasutan itu, Amiya Pun mengambil tongkatnya dan langsung menuju hutan, tempat pertama kali bertemu.

Bersambung…. ke part 3 Salah Paham
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku