Jumat, 06 Februari 2009

cintaku menjadi angin dan pohon part 2

Kedua orang tua lia sangatlah ramah terhadap deva, kini setiap hari libur deva di minta datang ke rumah lia oleh ayah dan ibu lia, untuk menemani lia, siang itu lia mengajak deva berkeliling rumah lia. Rumah yang sangat hebat, di rumah deva tidak sehebat rumah lia, yang serba ada. Lia dan deva bersantai di taman belakang, lia meminta deva menceritakan masa-masa terindahnya saat di Osaka, banyak hal yang indah dan menyenangkan sekaligus menyedihkan di Osaka bagi deva, deva memilih untuk menceritakan tentang ke 2 sahabat ya hanzo dan hikari. Lia memandangi deva seolah-olah sedang menyimak cerita deva tapi yang terlihat adalah lia memandangi deva karna lia menyukai deva tapi deva itu orangya tidak peka sama sekali dengan tingkah laku cewe yang ada disekitarnya. Tanpa diduga wajah lia mendekat ke deva, dan terus mendekat melihat tingkah lia deva terhenti untuk bercerita dan terdiam membisu, lalu bibir lia menyentuh bibir deva ini pertama kali deva berciuman,suasana pun berubah menjadi hangat deva merasakan ciuman yang lembut dari lia, kemudian lia memeluk tubuh deva rasanya kini menjadi yaman dan tenang, dalam hati deva berkata ada apa dengan diri aku
setelah mencium deva lia tersenyum;
"deva"
"ada apa lia?"
"lia pengen deva lebuh dari sahabat bagi lia, karna lia sudah lama ingin menjadi pacar deva, lia udah cape untuk mencinta tapi setelah lia melihat deva, lia jadi brani untuk menghampiri apa itu cinta, lia ingin di sayang dan di cinta oleh deva, jadi maukah deva menjadi pacar lia?"
"aq mau jadi pacar lia, maka jangan tinggalkan aq, aq gak mau lepas dari lia. Sebenarnya aq juga suka dengan qm, tapi aq takut mengutarkannya tadinya aq mikir kapan waktu yang tepat untuk ungkapkan isi hati aq ke qm, tapi udah ke duluan lia, dan aq ingin kasih dan sayang lia hanya untuk aq"
Ke esokan harinya, anko si ratugosip melihat keanehan kepada sepasang temannya itu sekarang sangat dekat sekali lalu anko langsung membawa teman ya itu ke belakang sekolah untuk d introgasi. Alangkah terkejutnya anko mendengar dari lia bahwa kini status lia dan deva adalah sepasang sekasih, tentunya anko memanfaatkan momen yang bahagia dan menguntungkan bagi anko untuk meminta PJ (Pajak Jadian) untuk di traktir di kantin sekolah , seminggu usia pacaran lia dan deva di ketahui oleh masing2 orang tua mereka dan orang tua mereka berdua memberikan sinyal lampu hijau artiya hubungan mereka direstuin, trasa makin bahagia sekarang jadi mereka berdua tidak perlu sembunyi-sembunyi lagi untuk berduaan, gak disekolah, gak diluar sekolah mereka slalu bersama. Namanya juga orang lagi dimabuk cinta pasti maunya berduaan truslah.
Libur musim panaspun tlah tiba, sekolah deva dan lia mengadakan tour ke osaka. Alasan sekolah memilih kota Osaka karna banyak terkenal bahan krajinan tangan yang unik dan beberapa monumen bersejarah.Dalam perjalanan deva mengirim sms kepada hanzo dan hikari, membaca sms yang memberitahukan bahwa deva akan ke osaka mereka sangat bergembiri sekali karna sudah 6 bulan mereka tidak bertemu hanya lewas sms saja mereka berhubungan, sekaligus deva menirimkan alamat mereka menginap di osaka. Beberapa jam lemudian bis yang mebawa siswa siswi dari Kyoto telah tiba di penginapan Osaka yang terletak di pinggiran kota Osaka selain pemandangan alam pegunungan tentunya sangat sejuk, harga kamar yang di tanggung oleh pihak sekolah tentunya barang barang dan makanan sangat murah harganya. ke esokan paginya deva di telpon oleh hikari bahwa hikari dan hanzo akan datang nanti malam ke tempat deva menginap.pagi itu para siswa dan siswi smu Kyoto ke perkebunan semangka yang tidak jauh dari penginapan dilanjutkan ke sebuah rumah yang dulunya di tempati oleh salah seorang legenda satria Jepang, dalam sehari itu sudah 3 tempat yang mereka kunjungi tentunya lia sangat senang sekali karna ini pertama kali lia study tour karna dulu lia tidak ada yang menjaganya sekarang ada deva yang menjaga lia. Hari sudah menjadi sore waktunya mereka semua kembali ke penginapan, jam sudah menunjukan jam 7 malam deva menunggu ke 2 sahatya itu di lobi sambil menunggu lia bersiap2 menyambut teman deva;
"hai deva"
"hanzo!! hikari juga" mereka bertiga berpelukan
"hahaha eh deva lu masih seperti dulu gak brubah"
"hanzo dan hikari juga"
mereka bertiga ketawa dengan lepasnya
"eh silahkan duduk, ngomong-ngomong Hikari makin cantik saja yah" deva tersenyum
"hei..hei..hei.. hallo jangan menggoda pacarku ya"
"hahahahahahahaha" mereka ketawa lagi, becanda seperti dulu
"deva tebak aq bawakan qm apa??" hikari mengeluarkan kota berwarna hijau yang di letakan di atas meja
"itu seperti kotak bento??"
"waaaaaaaaaaaa....... thx banget thx banget"deva langsung menyambar kotak yang berisi bento itu, dan memakan ya seperti orang kelaparan, kedua sahabat ya itu tertawa lagi;
"deva qm sungguh tidak berubah" ujar hikari sambil tersenyum
"soal ya bento yang hikari buat sanggat enak sama seperti dulu hahaha"
"deva bagiiiiiiiiiiiii!!!!!!!!! aq juga pengen makan buatan hikari" mencoba mengambil bento dari deva, tapi deva langsung melindungi bentonya
"ih...!! hanzo lu kan bisa makan bento buatan hikari kapan saja, iya kan hikari"
"huwakakakaka, iya iya"
"deva aq mau tanya ni, waktu kami mencari qm kami bertanya dengan gadis yang kami temui di pintu depan, kataya qm sudah punya pacar?" dengan muka serius, karna mendengar peryataan sahabatnya itu hanzo dan hikari menunggu jawaban deva, deva diam saja. Tiba-tiba ada seorang gadis menghampiri mereka bertiga memakai baju berwarna pink yang lembut, gadis yang cantik putih mulus dan bersih, mereka bertiga langsung memandangi gadis itu, gadis itu langsung duduk didekat deva. Dan tersenyum kepada hanzo dan hikari.
"maaf ya"
"teman teman ini lia, lia ini hanzo dan hikari"
"salam kenal"
"dev dia siapa??" ujar hanzo mantap
"dia pacar aq" dengan tegas deva memberitahukan kepada 2 sahabat ya itu, hanzo setengah tidak percaya sahabat ya mendapatkan gadis yang sangat cantik itu, hanzo pun berpadangan dengan hikari, memberikan isarat yang artinya bahwa lia itu sangat cantik.
"tapi ya deva, maaf ni ya kalo yinggung, kayanya pacar aq Hikari masih paling cantik dari pacar qm ini" hanzo langsung di cubit oleh hikari, dan mereka semua tertawa lagi
"ya iya lah kalo aq d tanya cantikan Ai Otsuka atau pacar aq lia ya aq pasti pilang pacar aq lia pasti paling cantik" sambil tersenyum deva menjawab dengan pas
"maaf ya lia, hanzo orangnya jahil"
"tidak apa apa koq, aq sudah tau dari awal sebelum kesini deva sudah banyak menceritakan tentang kalian berdua, aq sangat senang bisa bertemu dengan sahabat deva yang paling aq sayangi"
"wah senang ya deva di sayang dan di cinta oleh lia" ujar hikari
Mereka berempat ngobrol sepanjang malam di lobi hotel sambil minum dan makan yang dibawa oleh hikari dan lia, tidak terasa mereka berempat sudah 1 minggu bersama kini lia dan deva akan kembali ke Kyoto, hanzo dan hikari mengantarkan kepergian mereka, kebahagiaan 1 minggu bersama orang yang kita cintai sangatlah menyenangkan bertambah cerita tentang dua sahabat ya itu dan lia pun menjadi bagian dari kisah persahabatan deva,hanzo dan hikari.Kini bis yang membawa lia,deva dan siswi dari Kyoto kembali ke kota mereka di Kyoto, 2 hari kemudian deva melihat keadaan lia, deva melihat ada yang janggal dengan lia sekarang tubuh lia makin lemah, dan blakangan ini lia sering pingsan di sekolah. Kini setiap hari sabtu lia tidak masuk sekolah jika deva menanyakan kenapa lia tidak masuk sekolah kepadanya lia menjawab sedang kena demam tapi yang jadi pertanyaan deva kenapa harus selalu hari sabtu itu sangat aneh, anak kecil juga bias membuat alasan yang aneh itu, karna sangat khawatir deva mencari tau ke teman teman kelas dan ke anko kenapa lia jadi sering tidak masuk, dan sebenarnya lia sakit apa. Awalnya anko tidak mau mengatakan tentang sakitnya lia, deva trus memaksa anko untuk memberitau ya, anko cman memberitaukan ke deva bahwa dia blum tau pasti lia sakit apa karna lia tidak pernah mengatakan apa sakit ya. Sepulang dari sekolah deva kerumah lia untuk melihat keadaan lia, saat itu lia sedang berbaring lemas di kamar ya, deva membawa jeruk kesukaan lia, betapa bahagianya lia melihat kekasihnya datang menjenguknya, deva juga membawa kartu yang ditulis oleh teman temen yang memberikan semangat dan ucapan semoga lekas sembuh, 2 hari kemudian lia dan deva memilih untuk naik sepeda untuk berangkat ke sekolah.

bersambung.....
READ MORE - cintaku menjadi angin dan pohon part 2 Kedua orang tua lia sangatlah ramah terhadap deva, kini setiap hari libur deva di minta datang ke rumah lia oleh ayah dan ibu lia, untuk menemani lia, siang itu lia mengajak deva berkeliling rumah lia. Rumah yang sangat hebat, di rumah deva tidak sehebat rumah lia, yang serba ada. Lia dan deva bersantai di taman belakang, lia meminta deva menceritakan masa-masa terindahnya saat di Osaka, banyak hal yang indah dan menyenangkan sekaligus menyedihkan di Osaka bagi deva, deva memilih untuk menceritakan tentang ke 2 sahabat ya hanzo dan hikari. Lia memandangi deva seolah-olah sedang menyimak cerita deva tapi yang terlihat adalah lia memandangi deva karna lia menyukai deva tapi deva itu orangya tidak peka sama sekali dengan tingkah laku cewe yang ada disekitarnya. Tanpa diduga wajah lia mendekat ke deva, dan terus mendekat melihat tingkah lia deva terhenti untuk bercerita dan terdiam membisu, lalu bibir lia menyentuh bibir deva ini pertama kali deva berciuman,suasana pun berubah menjadi hangat deva merasakan ciuman yang lembut dari lia, kemudian lia memeluk tubuh deva rasanya kini menjadi yaman dan tenang, dalam hati deva berkata ada apa dengan diri aku
setelah mencium deva lia tersenyum;
"deva"
"ada apa lia?"
"lia pengen deva lebuh dari sahabat bagi lia, karna lia sudah lama ingin menjadi pacar deva, lia udah cape untuk mencinta tapi setelah lia melihat deva, lia jadi brani untuk menghampiri apa itu cinta, lia ingin di sayang dan di cinta oleh deva, jadi maukah deva menjadi pacar lia?"
"aq mau jadi pacar lia, maka jangan tinggalkan aq, aq gak mau lepas dari lia. Sebenarnya aq juga suka dengan qm, tapi aq takut mengutarkannya tadinya aq mikir kapan waktu yang tepat untuk ungkapkan isi hati aq ke qm, tapi udah ke duluan lia, dan aq ingin kasih dan sayang lia hanya untuk aq"
Ke esokan harinya, anko si ratugosip melihat keanehan kepada sepasang temannya itu sekarang sangat dekat sekali lalu anko langsung membawa teman ya itu ke belakang sekolah untuk d introgasi. Alangkah terkejutnya anko mendengar dari lia bahwa kini status lia dan deva adalah sepasang sekasih, tentunya anko memanfaatkan momen yang bahagia dan menguntungkan bagi anko untuk meminta PJ (Pajak Jadian) untuk di traktir di kantin sekolah , seminggu usia pacaran lia dan deva di ketahui oleh masing2 orang tua mereka dan orang tua mereka berdua memberikan sinyal lampu hijau artiya hubungan mereka direstuin, trasa makin bahagia sekarang jadi mereka berdua tidak perlu sembunyi-sembunyi lagi untuk berduaan, gak disekolah, gak diluar sekolah mereka slalu bersama. Namanya juga orang lagi dimabuk cinta pasti maunya berduaan truslah.
Libur musim panaspun tlah tiba, sekolah deva dan lia mengadakan tour ke osaka. Alasan sekolah memilih kota Osaka karna banyak terkenal bahan krajinan tangan yang unik dan beberapa monumen bersejarah.Dalam perjalanan deva mengirim sms kepada hanzo dan hikari, membaca sms yang memberitahukan bahwa deva akan ke osaka mereka sangat bergembiri sekali karna sudah 6 bulan mereka tidak bertemu hanya lewas sms saja mereka berhubungan, sekaligus deva menirimkan alamat mereka menginap di osaka. Beberapa jam lemudian bis yang mebawa siswa siswi dari Kyoto telah tiba di penginapan Osaka yang terletak di pinggiran kota Osaka selain pemandangan alam pegunungan tentunya sangat sejuk, harga kamar yang di tanggung oleh pihak sekolah tentunya barang barang dan makanan sangat murah harganya. ke esokan paginya deva di telpon oleh hikari bahwa hikari dan hanzo akan datang nanti malam ke tempat deva menginap.pagi itu para siswa dan siswi smu Kyoto ke perkebunan semangka yang tidak jauh dari penginapan dilanjutkan ke sebuah rumah yang dulunya di tempati oleh salah seorang legenda satria Jepang, dalam sehari itu sudah 3 tempat yang mereka kunjungi tentunya lia sangat senang sekali karna ini pertama kali lia study tour karna dulu lia tidak ada yang menjaganya sekarang ada deva yang menjaga lia. Hari sudah menjadi sore waktunya mereka semua kembali ke penginapan, jam sudah menunjukan jam 7 malam deva menunggu ke 2 sahatya itu di lobi sambil menunggu lia bersiap2 menyambut teman deva;
"hai deva"
"hanzo!! hikari juga" mereka bertiga berpelukan
"hahaha eh deva lu masih seperti dulu gak brubah"
"hanzo dan hikari juga"
mereka bertiga ketawa dengan lepasnya
"eh silahkan duduk, ngomong-ngomong Hikari makin cantik saja yah" deva tersenyum
"hei..hei..hei.. hallo jangan menggoda pacarku ya"
"hahahahahahahaha" mereka ketawa lagi, becanda seperti dulu
"deva tebak aq bawakan qm apa??" hikari mengeluarkan kota berwarna hijau yang di letakan di atas meja
"itu seperti kotak bento??"
"waaaaaaaaaaaa....... thx banget thx banget"deva langsung menyambar kotak yang berisi bento itu, dan memakan ya seperti orang kelaparan, kedua sahabat ya itu tertawa lagi;
"deva qm sungguh tidak berubah" ujar hikari sambil tersenyum
"soal ya bento yang hikari buat sanggat enak sama seperti dulu hahaha"
"deva bagiiiiiiiiiiiii!!!!!!!!! aq juga pengen makan buatan hikari" mencoba mengambil bento dari deva, tapi deva langsung melindungi bentonya
"ih...!! hanzo lu kan bisa makan bento buatan hikari kapan saja, iya kan hikari"
"huwakakakaka, iya iya"
"deva aq mau tanya ni, waktu kami mencari qm kami bertanya dengan gadis yang kami temui di pintu depan, kataya qm sudah punya pacar?" dengan muka serius, karna mendengar peryataan sahabatnya itu hanzo dan hikari menunggu jawaban deva, deva diam saja. Tiba-tiba ada seorang gadis menghampiri mereka bertiga memakai baju berwarna pink yang lembut, gadis yang cantik putih mulus dan bersih, mereka bertiga langsung memandangi gadis itu, gadis itu langsung duduk didekat deva. Dan tersenyum kepada hanzo dan hikari.
"maaf ya"
"teman teman ini lia, lia ini hanzo dan hikari"
"salam kenal"
"dev dia siapa??" ujar hanzo mantap
"dia pacar aq" dengan tegas deva memberitahukan kepada 2 sahabat ya itu, hanzo setengah tidak percaya sahabat ya mendapatkan gadis yang sangat cantik itu, hanzo pun berpadangan dengan hikari, memberikan isarat yang artinya bahwa lia itu sangat cantik.
"tapi ya deva, maaf ni ya kalo yinggung, kayanya pacar aq Hikari masih paling cantik dari pacar qm ini" hanzo langsung di cubit oleh hikari, dan mereka semua tertawa lagi
"ya iya lah kalo aq d tanya cantikan Ai Otsuka atau pacar aq lia ya aq pasti pilang pacar aq lia pasti paling cantik" sambil tersenyum deva menjawab dengan pas
"maaf ya lia, hanzo orangnya jahil"
"tidak apa apa koq, aq sudah tau dari awal sebelum kesini deva sudah banyak menceritakan tentang kalian berdua, aq sangat senang bisa bertemu dengan sahabat deva yang paling aq sayangi"
"wah senang ya deva di sayang dan di cinta oleh lia" ujar hikari
Mereka berempat ngobrol sepanjang malam di lobi hotel sambil minum dan makan yang dibawa oleh hikari dan lia, tidak terasa mereka berempat sudah 1 minggu bersama kini lia dan deva akan kembali ke Kyoto, hanzo dan hikari mengantarkan kepergian mereka, kebahagiaan 1 minggu bersama orang yang kita cintai sangatlah menyenangkan bertambah cerita tentang dua sahabat ya itu dan lia pun menjadi bagian dari kisah persahabatan deva,hanzo dan hikari.Kini bis yang membawa lia,deva dan siswi dari Kyoto kembali ke kota mereka di Kyoto, 2 hari kemudian deva melihat keadaan lia, deva melihat ada yang janggal dengan lia sekarang tubuh lia makin lemah, dan blakangan ini lia sering pingsan di sekolah. Kini setiap hari sabtu lia tidak masuk sekolah jika deva menanyakan kenapa lia tidak masuk sekolah kepadanya lia menjawab sedang kena demam tapi yang jadi pertanyaan deva kenapa harus selalu hari sabtu itu sangat aneh, anak kecil juga bias membuat alasan yang aneh itu, karna sangat khawatir deva mencari tau ke teman teman kelas dan ke anko kenapa lia jadi sering tidak masuk, dan sebenarnya lia sakit apa. Awalnya anko tidak mau mengatakan tentang sakitnya lia, deva trus memaksa anko untuk memberitau ya, anko cman memberitaukan ke deva bahwa dia blum tau pasti lia sakit apa karna lia tidak pernah mengatakan apa sakit ya. Sepulang dari sekolah deva kerumah lia untuk melihat keadaan lia, saat itu lia sedang berbaring lemas di kamar ya, deva membawa jeruk kesukaan lia, betapa bahagianya lia melihat kekasihnya datang menjenguknya, deva juga membawa kartu yang ditulis oleh teman temen yang memberikan semangat dan ucapan semoga lekas sembuh, 2 hari kemudian lia dan deva memilih untuk naik sepeda untuk berangkat ke sekolah.

bersambung.....
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku