Senin, 15 Oktober 2012

My Lover A Girl At Home Part 2

Di belakang rumah vanny terdapat rumah besar yang sudah tidak di diami lagi, menurut cerita turun temurun dalam keluarga disana ada sesuatu yang janggal, dimana rumah itu seperti pintu ke dunia lain, dan di tinggalkan,tenttu vannya juga mengetahui cerita tersebut, karena vannya tidak percaya akan hall yang tahayul tersebut, saat pagi hari vannya menuju ke arah rumah tersebut.

terlihat banyak kertas mantra di tempel di tembok dan pintu, dimana berpungsi sebagai mantra penyegel, vannya menyalakan sebatang rokok, malboro merah. tidak lama vannya di kagetkan oleh vanny.

"hayo!!!!!!!! ngapain disini ?" ujar vanny
"aku penasaran dengan rumah ini" vannya dengan nada serius
"kata papa, rumah ini tidak boleh di masuki dengan cara apapun, kecuali aku di dampingi oleh orang yang memiliki kekuatan sihir seperti kamu" vanny tersenyum
"aku datang kesini karena mendengar cerita dari papa ku, tentang rumah tua milik keluarga kamu vanny, aku hendak mencoba membuka gerbang dunia lain dari rumah ini" vannya lagi lagi dengan nada serius
"aku ikut!!!!!!!!"  vanny tersenyum
"terserah tapi ingat jangan jauh dari ku" ujar vannya

 vannya mulai mengambil dahan kering dan mulai menggaris pentagram berdia meter 5 meter, vannya dan vanny masuk ke dalam lingkaran itu.

"ingat apapun yang terjadi vanny jangan keluar dari lingkaran ini ok" vannya memperingatkan vanny
"yup" vanny tersenyum

suasana menjadi sangat hening, angin berhembus dengan sepoy sepoy, menerpa tubuh mereka, suasana yang tenang tapi di balik itu memiliki aura mistik yang sangat kuat.

"O Götter und Göttinnen im Himmel, ich vanny vanya und Ihr Schutz wird geöffnet, die Tore des Himmels 7 und 7 Pforten der Hölle zu betteln, um alle die unschuldigen Kreaturen entscheiden, schützen uns mit deiner Kraft, öffnet es!!!! !"

vannya membaca mantra dalam bahasa jerman,tidak lama, seolah olah waktu terhenti, rumah tersebut terlihat menjadi rapi dan berbeda dengan sebelumnya, tidak ada kertas mantra pun melekat, terdengar suara dentang bell jam kuno.

"vannya, vanny takut" vanny gemetar
"apa yang kamu lihat ?" vannya bertanya
"kematian" vanny dengan nada penuh ketakutan
"teryata benar disini adalah gerbang akhirat, tapi kenapa aku tidak melihat ya kenapa vanny bisa melihat" gumam vannya

tidak lama vannya memperhatikan mata vanny, dan vannya sangat terkejut melihat mata vanny, mata vanny berubah sebelah kanan menjadi sangat merah.

"vanny dengar aku,kenapa dengan mata mu??" ujar vannya khawatir
"tidak tau rasanya sangat panas sekali" vanny memegang matanya
"coba kamu tutup mata kanan kamu dan buka mata kiri kamu dan apa yang kamu lihat?" vannya dengan nada khawatir
"aku melihat kita seperti pertama ketemu disini" ujar vanny
"coba kamu tutup mata kiri kamu dan buka mata kanan kamu sekarang apa yang kamu lihat?" vannya sangat ingin tau
"aku melihat 7 gerbang yang dindingnya terbuat dari emas, berlian dan sangat indah, sedangkan di bawahnya terdapat 7 pintu yang sangat menyeramkan terbuat dari benulang manusia" vanny dengan nada gemetar
"kau teryata memiliki Eyes of gabriel, vanny sekarang tenangkan diri mu dan pejamkan mata mu aku akan menghentikan spell ini" vannya mencoba menenangkan vanny
"baik" vanny memejamkan matanya

vannya mulai membaca mantra, lingkaran tersebut mulai menyala berwarna biru di kelilingi dengan mantra mantra yang tertulis dengan sendirinya
"Götter und Göttinnen im Himmel, der es auf das Leben des Himmels und der Erde beherrscht, bitte ich Sie um Ihre Stärke zu verleihen, um die sieben Tore der Hölle und 7 Tore des Himmels, jetzt schließen!!!!"  setelah selesai vannya pun terdiam.

vanny pun terjatuh pingsan ke tanah, vannya menceritakan tentang kejadian ini dengan orang tua vannya dan vanny. bahwa vanny memiliki eyes of gabriel. ayah vannya dan vanny pun mulai menyegel rumah tersebut dengan api 7 rasa, agar tidak ada mahluk jahat mengetahui tentang ke beradaan tersebut.

beberapa saat kemudian vanny pun terbangun, dari pingsannya, vanny melihat vannya, dan vanny menangis , vanny kira telah terjadi hall yang tidak di inginkan. pertunangan mereka pun di laksanakan dengan segera, vanny di bawa oleh vannya ke jepang, disana mereka bersekolah, vanny sekolah di sebuah sekolah wanita terkenal d jepang, sedangkan vannya kuliah.

mereka tinggal satu rumah, dan hanya memiliki 1 kamar, dan 1 tempat tidur. vannya pun kesal dengan rumah yang akan mereka tempati, ke esokan harinya vanny membangunkan vannya, vanny teryata memasak sarapan pagi, dengan seragam sekolah vanny terlihat sangat cantik sekali, membuat vannya menjadi salah tingkah.

"gimana enak gak masakan vanny?" vanny dengan nada cemas
"e enak banget koq" padahal rasanya gak enak tapi vannya tersenyum

jam sudah menunjukan jam 6:30 mereka pun berangkat bersama, vannya pun mengatar vanny hingga gerbang sekolahnya.
"ingat jangan kemana mana, tunggu aku di lobi sekolah, tunggu aku disana jangan kemana mana kalo udah pulang sekolah mengerti?" vannya dengan nada seram
"i..ii..iya" vanny menundukan kepalanya
"jangan pake menangis" vannya menggerutu
"enggak koq, aku akan nunggu vannya pulang kuliah di sekolah yah" vanny tersenyum
"iya tunggu aja, kalo ada apa apa kamu bisa telp aku, kamu kan gak bisa membaca hurup kanji" ujar vannya
"jangan menghina!!!!!!!!, gini gini aku menguasai 3 bahasa termasuk bhasa jepang hiragana, takakana dan romanji" vanny mengembungkan pipinya
"bagus lah kalo begitu, aku berangkat ke kampus dulu" ujar vannya
"hati hati di jalan" vanny melambaikan tangannya

tidak di sadari orang orang di sekitar vanny memperhatikan vanny, dan wajah vanny menjadi merah padam. 


bersambung
 

        
READ MORE - My Lover A Girl At Home Part 2
Di belakang rumah vanny terdapat rumah besar yang sudah tidak di diami lagi, menurut cerita turun temurun dalam keluarga disana ada sesuatu yang janggal, dimana rumah itu seperti pintu ke dunia lain, dan di tinggalkan,tenttu vannya juga mengetahui cerita tersebut, karena vannya tidak percaya akan hall yang tahayul tersebut, saat pagi hari vannya menuju ke arah rumah tersebut.

terlihat banyak kertas mantra di tempel di tembok dan pintu, dimana berpungsi sebagai mantra penyegel, vannya menyalakan sebatang rokok, malboro merah. tidak lama vannya di kagetkan oleh vanny.

"hayo!!!!!!!! ngapain disini ?" ujar vanny
"aku penasaran dengan rumah ini" vannya dengan nada serius
"kata papa, rumah ini tidak boleh di masuki dengan cara apapun, kecuali aku di dampingi oleh orang yang memiliki kekuatan sihir seperti kamu" vanny tersenyum
"aku datang kesini karena mendengar cerita dari papa ku, tentang rumah tua milik keluarga kamu vanny, aku hendak mencoba membuka gerbang dunia lain dari rumah ini" vannya lagi lagi dengan nada serius
"aku ikut!!!!!!!!"  vanny tersenyum
"terserah tapi ingat jangan jauh dari ku" ujar vannya

 vannya mulai mengambil dahan kering dan mulai menggaris pentagram berdia meter 5 meter, vannya dan vanny masuk ke dalam lingkaran itu.

"ingat apapun yang terjadi vanny jangan keluar dari lingkaran ini ok" vannya memperingatkan vanny
"yup" vanny tersenyum

suasana menjadi sangat hening, angin berhembus dengan sepoy sepoy, menerpa tubuh mereka, suasana yang tenang tapi di balik itu memiliki aura mistik yang sangat kuat.

"O Götter und Göttinnen im Himmel, ich vanny vanya und Ihr Schutz wird geöffnet, die Tore des Himmels 7 und 7 Pforten der Hölle zu betteln, um alle die unschuldigen Kreaturen entscheiden, schützen uns mit deiner Kraft, öffnet es!!!! !"

vannya membaca mantra dalam bahasa jerman,tidak lama, seolah olah waktu terhenti, rumah tersebut terlihat menjadi rapi dan berbeda dengan sebelumnya, tidak ada kertas mantra pun melekat, terdengar suara dentang bell jam kuno.

"vannya, vanny takut" vanny gemetar
"apa yang kamu lihat ?" vannya bertanya
"kematian" vanny dengan nada penuh ketakutan
"teryata benar disini adalah gerbang akhirat, tapi kenapa aku tidak melihat ya kenapa vanny bisa melihat" gumam vannya

tidak lama vannya memperhatikan mata vanny, dan vannya sangat terkejut melihat mata vanny, mata vanny berubah sebelah kanan menjadi sangat merah.

"vanny dengar aku,kenapa dengan mata mu??" ujar vannya khawatir
"tidak tau rasanya sangat panas sekali" vanny memegang matanya
"coba kamu tutup mata kanan kamu dan buka mata kiri kamu dan apa yang kamu lihat?" vannya dengan nada khawatir
"aku melihat kita seperti pertama ketemu disini" ujar vanny
"coba kamu tutup mata kiri kamu dan buka mata kanan kamu sekarang apa yang kamu lihat?" vannya sangat ingin tau
"aku melihat 7 gerbang yang dindingnya terbuat dari emas, berlian dan sangat indah, sedangkan di bawahnya terdapat 7 pintu yang sangat menyeramkan terbuat dari benulang manusia" vanny dengan nada gemetar
"kau teryata memiliki Eyes of gabriel, vanny sekarang tenangkan diri mu dan pejamkan mata mu aku akan menghentikan spell ini" vannya mencoba menenangkan vanny
"baik" vanny memejamkan matanya

vannya mulai membaca mantra, lingkaran tersebut mulai menyala berwarna biru di kelilingi dengan mantra mantra yang tertulis dengan sendirinya
"Götter und Göttinnen im Himmel, der es auf das Leben des Himmels und der Erde beherrscht, bitte ich Sie um Ihre Stärke zu verleihen, um die sieben Tore der Hölle und 7 Tore des Himmels, jetzt schließen!!!!"  setelah selesai vannya pun terdiam.

vanny pun terjatuh pingsan ke tanah, vannya menceritakan tentang kejadian ini dengan orang tua vannya dan vanny. bahwa vanny memiliki eyes of gabriel. ayah vannya dan vanny pun mulai menyegel rumah tersebut dengan api 7 rasa, agar tidak ada mahluk jahat mengetahui tentang ke beradaan tersebut.

beberapa saat kemudian vanny pun terbangun, dari pingsannya, vanny melihat vannya, dan vanny menangis , vanny kira telah terjadi hall yang tidak di inginkan. pertunangan mereka pun di laksanakan dengan segera, vanny di bawa oleh vannya ke jepang, disana mereka bersekolah, vanny sekolah di sebuah sekolah wanita terkenal d jepang, sedangkan vannya kuliah.

mereka tinggal satu rumah, dan hanya memiliki 1 kamar, dan 1 tempat tidur. vannya pun kesal dengan rumah yang akan mereka tempati, ke esokan harinya vanny membangunkan vannya, vanny teryata memasak sarapan pagi, dengan seragam sekolah vanny terlihat sangat cantik sekali, membuat vannya menjadi salah tingkah.

"gimana enak gak masakan vanny?" vanny dengan nada cemas
"e enak banget koq" padahal rasanya gak enak tapi vannya tersenyum

jam sudah menunjukan jam 6:30 mereka pun berangkat bersama, vannya pun mengatar vanny hingga gerbang sekolahnya.
"ingat jangan kemana mana, tunggu aku di lobi sekolah, tunggu aku disana jangan kemana mana kalo udah pulang sekolah mengerti?" vannya dengan nada seram
"i..ii..iya" vanny menundukan kepalanya
"jangan pake menangis" vannya menggerutu
"enggak koq, aku akan nunggu vannya pulang kuliah di sekolah yah" vanny tersenyum
"iya tunggu aja, kalo ada apa apa kamu bisa telp aku, kamu kan gak bisa membaca hurup kanji" ujar vannya
"jangan menghina!!!!!!!!, gini gini aku menguasai 3 bahasa termasuk bhasa jepang hiragana, takakana dan romanji" vanny mengembungkan pipinya
"bagus lah kalo begitu, aku berangkat ke kampus dulu" ujar vannya
"hati hati di jalan" vanny melambaikan tangannya

tidak di sadari orang orang di sekitar vanny memperhatikan vanny, dan wajah vanny menjadi merah padam. 


bersambung
 

        
Comments
1 Comments

1 komentar:

Anonim mengatakan...

bagus kk :D lanjutin lagi >.<

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku