Kamis, 25 Oktober 2012

My Love Girld At Home part 9

saat penerimaan murit baru tersebut, vannya melihat vanny di barisan samping kirinya bersama reza, vanny pun sadar ada yang memperhatikannya dan menolah ke kanan, teryata disana ada vannya dan fella. vannya pun mengalihkan pandangannya vanny pun menunduk sedih. tapi entah kenapa vanny hanya mengingat akan kenangan dengan reza, seolah olah ada hall yang kurang dan hilang. reza memperhatikan vanny dan tiba tiba reza melihat vannya dan fella, reza sangat kesal sekali, kenapa mereka harus bertemu kembali.

setelah upacara penyambutan siswa dan siswi baru, mereka pun menggunakan seragam layaknya bangsawan kerajaan, dan sangat anggun, serta gagah. vannya selalu berjalan dengan fella. vannya memikirkan vanny. apa sebenarnya yang salah. selama di sekolah dalam 4 bulan terakhir ini, siswa laki laki yang sangat menonjol vannya dan reza, sedangkan wanita tentu limiter mereka.

saat makan siang, reza menghampiri vannya. dan mereka pun berjalan melewati lorong gereja, karena sekolah tersebut berada di sebuah gereja yang besar di wilayah kerajaan raght, ya itu di distik 6. saat itu di sebuah hutan terdapat padang rumput. mereka saling berhadapan.

"belum puaskah kau sudah memenangkan semuanya" ujar vannya
"cih dasar pendosa, bagai mana kau bisa masuk ke sini" reza dengan sinis
"aku adalah mahluk tuhan, aku sudah bertobat dan meminta ampun" vanya tersenyum
"senyum mu itu seperti neraka, kau itu tidak ada tempat di bumi ini kau harus mati agar langit terseyum" reza penuh percaya diri
"jika kau menyebut diri mu orang suci maka perlihatkanlah pengampunan" vannya dengan nada sedih
"baik pengampuanan ku untuk mu adalah kematian, aku rasa sudah jelas, dan cabut pedang mu, trace on!!!!!!" reza pun berubah, dimana badannya di selimuti oleh baju jirah yang mengkilap dengan lambang holy cross
"kalo itu memang kau inginkan baik, Trace ON!!!!!!!" ujar vanya pun berubah

vannya menggunakan baju perangnya ala bangsawan di sebuah kerajaan.
"hei sampah maju lah" reza dengan penuh emosi
"sebut sekali lagi..." vannya dengan tenang
"sampah" reza terus memanggil vannya sampah
"sebut sekali lagi!!!!!!!" perintah vannya
"sampah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" teriak reza

membuat vannya menjadi panas. vannya pun langsung melangkahkan kakinhya dengan cepat, reza dengan pedangnya dan tamengnya bersiaga, dan menangkis serangan vannya, reza mengayunkan pedangnya, vannya menunduk dan menyerang bagian perut reza, serangan vannya di tahan dengan perisainya.
dan menjorong tubuh vannya dengan perisainya, yang membuat jarak di antara mereka, vannya pun mengangkat pedanngya dan menyapunya dengan telapaktangannya, pedang vannya pun berubah menjadi merah darah, merah ke hitam hitaman.

reza pun langsung mengayun pedangnya di udara, hingga membuat sebuah holy cross dan langsung menjuju ke vannya, vannya menghindar, tapi terlambat, pedang reza pun mengenai dada vannya hingga vannya terpelanting sejauh 50 meter, untung saja vannya menggunakan baju jirah, membuat serangan tersebut tidak fatal. reza membalikan badannya dan tersenyum sinis bersiap untuk melakukan serangan kedua, tapi vannya bergegas bangun, dan langsung menuju reza dengan garis lurus, reza pun menggunakan jurus Reflect shield!!!!!, siapapun yang menyerang perisainya, serangan tersebut akan kemabli ke tubuh yang memberikan serangan sebanyak 2 kali lipat, tapi vannya sadar karena selama ini fella mengajari vannya untuk mengahadapi seorang royal guard, vannya menyerang cepat secara garis horizontal tapi tiba tiba saat berada di depan reza, vannya menghilang dan langsung berada di belakang reza, dan memberikan sabetan secara vertical, melihat gerakan vannya tesrebut, reza dengan cepat menghindar hingga serangan vannya meleset. 

vannya pun langsung menyerang reza kembali, dengan armor yang berat sulit bagi reza bergerak, reza keduakalinya menggunakan reflect shield, vannya masih menggunakan gerakan yang sama secara garis lurus mencoba menghantam reza, reza mengirakan serangan vannya pasti dari belakang. dengan mantap reza bersiap, saat itu vannya langsung berada di depan reza, dan vannya mengira serangan vannya akan sama, terayata serangan vannya malah dari depan, untung saja reza cepat menghindar hingga hanya terkena gorsean pada kening kanan reza, dan mengeluarkan darah. reza pun sangat marah, reza membalas serangan vanny, berapa kali vannya terjatuh derangan serangan reza tapi vannya terus bangun, fella pun mencari kemana vannya, begitu juga vanny mencari reza, tiba tiba seorang siswi pun datang berteriak memberitahukan siswa baru bertarung di bukit belakang sekolah, fella pun langsung berlari menuju kesana begitu juga vannya, dan semua siswa dan siswi di ruanga kantin tersebut.

saat disana mereka menghentikan langkah mereka dan melihat pertarungan vannya dan reza. vannya pun requip alias spell mage untuk merubah equip, vannya menggunakan pedang katana, yang biasanya di gunakan oleh seorang samurai, kuda kuda vannya menjadi berbeda, semua orang terpana dengan spell milik vannya dan reza, spell dan gaya bertarung yang sangat langka.

"vannya hentikan!!!!!!!!!!!" teriak fella
"reza udah!!' teriak vanny 

tapi mereka berdua tidak perduli, tiba tiba fella tersenyum melihat vannya, teryata reza mulai terdesak, reza pun berpikir orang macam apa vannya ini, makin lama kecepatannya makin meningkat, saat itu reza melihat mata vannya, seperti burung elang mengincar mangsanya, dengan nafas yang tidak beraturan, vannya pun menarik nafasnya, dan mulai dengan kuda kuda yang aneh, vanny sangat khawatir tentang reza. vanny menggunakan mage spell penyembuh terhadap reza, membuat stamina reza makin membaik dan reza tersenyum, vannya melihat ke arah vannya, dan vannya makin sakit hati, karena telah membela orang yang hendak membunuhnya. di antara penonton seorang gund slinger mendekati fella, dan berbisik hendak membantu vannya, tapi fella menolak.

vannya merubah kuda kudanya seperti orang yang sedang bermain bilyar, dengan hanya memegang ujung pegangan katanya, dan ujunya lurus ke depan searah dengan bahu, tangan kiri menopang belakang pedang agar, pedang tetap fokus. tehnik klasik membunuh era tokogawa.

salah seorang guru pun datang dengan berdiri di atas pohon melihat pertarungan vannya dan reza, guru itu sangat tertarik dengan gerakan vannya. vannya pun mulai serangannya tapi kali ini makin cepat dan semakin cepat, lalu vannya pun berlari malah memutar dan langsung melompat ke dahan pohon dan melompat hingga ke udara, seperti burung elang yang sedang mengincar targetnya, dengan gaya gravitasi bumi, vannya pun menitik beratkan tubuhya pada katannya, membuat serangan makin cepat turun ke bumi, melihat kejadian tersebut, reza pun menggunakan shield bomerangnya, dengan melemparkan perisainya ke udara dengan incaran vannya, melihat serangan tersebut, tiba tiba vannya makin cepat turun ke bumi. hingga perisainya meleset mengenai tubuh vannya, dan perisah tersebut di panggil dengan mage spell dan langsung berada di d tangan reza dan reza dengan cepat menggunakan tamengnya sebagai pelindung, vannya pun sadar jika tetap menitik beratkan kepada ujung katanya, pedang vannya akan patah dan vannya pun mengganti dengan kakinya dan langsung menghantam perisai reza dengan keras, dan vannya tau dia akan terpelanting tapi dengan ke seimbangan badannya vannya pun menjatuhkan diri ke arah batang pohon besar, dan menjadikan tumpuannya dan langsung menyerang dari sisi kanan, reza, reja pun menahan serangan vannya dengan pedangnya yang tebal, dan vannya pun berlari dan melompat ke dahan pohon lagi, dan terbang ke udara, reza menjadi buyar konsentrasinya,karena jika salah perhitungan iapun pasti mati.

reza menjadi kalang kabut, karena serangan vannya semakin cepat dan cepat hingga sulit di ikuti dengan gerakan mata, vannya melakukan serangan tersebut berkali kali, mata vannya memancarkan rasa ingin membunuh yang luar baisa. dan saat vannya berad adi tanah reza pun menggunakan grand cross. dan saat itu vannya tidak bergeming dan terus bergerak. dan menyerang reza, kali ini reza dapat menahan serangan vannya lagi.

"orang macam apa dia, tidak menghiraukan rasa sakit, apa dia itu benar benar iblis" gumam reza dalam hati

reza kebingungan spell apa yang harus di gunakan, sedangkan vannya hanya menggunakan sedikit mage spell, dan dia memiliki kemampuan beladiri yang luarbiasa. sakin cepatnya tubuh vannya seolah olah menjadi bayangan, kini berada di dua sisi kanan dan kiri dan muncul lagi dari belakang dan depan, reza kebingungan mana yang asli, dan terayata berada di atas, tapi tebakan reza salah, vannya tidak di ketahui dari mana akan menyerang dan saat bayangannya bergerak, teryata vannya ada di sebelah kanan jauh dari bayangannya, dengan gerakan lurus, tapi teryata vannya langsung merubah gerakannya ke kanan.

"apa apa aan ini kenapa kau tidak menyerang ku hah!!!!!!!" reza kesal

vannya terus melakukan gerakan yang membingungkan tujuannya untuk melemahkan gerakan reza, dan reza terlambat sekian detik menyadari, vannya dengna serangan lurus dengan cepat, menumpukan serangan berat pada titik ujung pedangnya, dan reza menggunakan reflek shield membuat perahtanan dari tamengnya yang tebal dan alangkah mengejutkan, pedang vannya menembus tameng milik reza. dan reza pun langsung melepasan tamengnya. dan melompat ke udara dengan pelan, tapi terayata vannya sudah berada di belakang reza, dan memberikan serangan yang mematikan ayunan pedang melukai reza dengan gerakan vertikal, dan terjatuh ke tanah dengan kuat, darah pun mengalir dengan deras. sebelum tubuh reza jatuh ke tanah, vannya pun sudah berada di daerah yang akan tubuh reza jatuh dan langsung memberikan tendangan sangat keras, vanny pun mencba memberikan mage spell penyembuhan terhadap reza, dan menghentikan pendarahan reza.

dan hati vannya pun makin terbakar, kecepatannya kini di luar akal sehat, vannya berdiri di depan reza dan bersiap menusukan pedangnya, saat itu fella pun langsung menggunakan pedangnya dan mengalungkannya di leher vannya

"vannya cukup!!!!!!!" perintah fella
"............ manusia seperti dia harus mati" ujar vannya
"sudah cukup dia sudah tidak mampu bertarung" fella menyakinkan vannya
 "baiklah" vannya pun requip dan kembali ke seragam sekolahnya

guru guru pun tersenyum melihat fella memang dapat menjadi limiter, vannya walau terlihat kasar dan bengis. tiba tiba reza menusuk vannya, dan pedangnya tembus ke belakang vannya. reza pun tertawa, vannya terkejut dan jatuh ke tanah, siswi yang memiliki kemampuan heal pun datang dan menyembuhkan vannya dengan mage penyembuh mereka, vanny pun bertanya ke reza kenapa harus seperti itu karena di anggap keterlaluan, tiba tiba reza berdiri, dan tangan kananya hendak menampar vannya, tiba tiba fella berdiri di depan vanny dan menerima tamparan dari reza. 

vanny sangat sedih melihat tingkah laku reza. dan langsung menarik tangan vanny, fella dengan wajah memar karena di tampar reza memandangi reza dengan penuh rasa dendam.

bersambung.................
READ MORE - My Love Girld At Home part 9
saat penerimaan murit baru tersebut, vannya melihat vanny di barisan samping kirinya bersama reza, vanny pun sadar ada yang memperhatikannya dan menolah ke kanan, teryata disana ada vannya dan fella. vannya pun mengalihkan pandangannya vanny pun menunduk sedih. tapi entah kenapa vanny hanya mengingat akan kenangan dengan reza, seolah olah ada hall yang kurang dan hilang. reza memperhatikan vanny dan tiba tiba reza melihat vannya dan fella, reza sangat kesal sekali, kenapa mereka harus bertemu kembali.

setelah upacara penyambutan siswa dan siswi baru, mereka pun menggunakan seragam layaknya bangsawan kerajaan, dan sangat anggun, serta gagah. vannya selalu berjalan dengan fella. vannya memikirkan vanny. apa sebenarnya yang salah. selama di sekolah dalam 4 bulan terakhir ini, siswa laki laki yang sangat menonjol vannya dan reza, sedangkan wanita tentu limiter mereka.

saat makan siang, reza menghampiri vannya. dan mereka pun berjalan melewati lorong gereja, karena sekolah tersebut berada di sebuah gereja yang besar di wilayah kerajaan raght, ya itu di distik 6. saat itu di sebuah hutan terdapat padang rumput. mereka saling berhadapan.

"belum puaskah kau sudah memenangkan semuanya" ujar vannya
"cih dasar pendosa, bagai mana kau bisa masuk ke sini" reza dengan sinis
"aku adalah mahluk tuhan, aku sudah bertobat dan meminta ampun" vanya tersenyum
"senyum mu itu seperti neraka, kau itu tidak ada tempat di bumi ini kau harus mati agar langit terseyum" reza penuh percaya diri
"jika kau menyebut diri mu orang suci maka perlihatkanlah pengampunan" vannya dengan nada sedih
"baik pengampuanan ku untuk mu adalah kematian, aku rasa sudah jelas, dan cabut pedang mu, trace on!!!!!!" reza pun berubah, dimana badannya di selimuti oleh baju jirah yang mengkilap dengan lambang holy cross
"kalo itu memang kau inginkan baik, Trace ON!!!!!!!" ujar vanya pun berubah

vannya menggunakan baju perangnya ala bangsawan di sebuah kerajaan.
"hei sampah maju lah" reza dengan penuh emosi
"sebut sekali lagi..." vannya dengan tenang
"sampah" reza terus memanggil vannya sampah
"sebut sekali lagi!!!!!!!" perintah vannya
"sampah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" teriak reza

membuat vannya menjadi panas. vannya pun langsung melangkahkan kakinhya dengan cepat, reza dengan pedangnya dan tamengnya bersiaga, dan menangkis serangan vannya, reza mengayunkan pedangnya, vannya menunduk dan menyerang bagian perut reza, serangan vannya di tahan dengan perisainya.
dan menjorong tubuh vannya dengan perisainya, yang membuat jarak di antara mereka, vannya pun mengangkat pedanngya dan menyapunya dengan telapaktangannya, pedang vannya pun berubah menjadi merah darah, merah ke hitam hitaman.

reza pun langsung mengayun pedangnya di udara, hingga membuat sebuah holy cross dan langsung menjuju ke vannya, vannya menghindar, tapi terlambat, pedang reza pun mengenai dada vannya hingga vannya terpelanting sejauh 50 meter, untung saja vannya menggunakan baju jirah, membuat serangan tersebut tidak fatal. reza membalikan badannya dan tersenyum sinis bersiap untuk melakukan serangan kedua, tapi vannya bergegas bangun, dan langsung menuju reza dengan garis lurus, reza pun menggunakan jurus Reflect shield!!!!!, siapapun yang menyerang perisainya, serangan tersebut akan kemabli ke tubuh yang memberikan serangan sebanyak 2 kali lipat, tapi vannya sadar karena selama ini fella mengajari vannya untuk mengahadapi seorang royal guard, vannya menyerang cepat secara garis horizontal tapi tiba tiba saat berada di depan reza, vannya menghilang dan langsung berada di belakang reza, dan memberikan sabetan secara vertical, melihat gerakan vannya tesrebut, reza dengan cepat menghindar hingga serangan vannya meleset. 

vannya pun langsung menyerang reza kembali, dengan armor yang berat sulit bagi reza bergerak, reza keduakalinya menggunakan reflect shield, vannya masih menggunakan gerakan yang sama secara garis lurus mencoba menghantam reza, reza mengirakan serangan vannya pasti dari belakang. dengan mantap reza bersiap, saat itu vannya langsung berada di depan reza, dan vannya mengira serangan vannya akan sama, terayata serangan vannya malah dari depan, untung saja reza cepat menghindar hingga hanya terkena gorsean pada kening kanan reza, dan mengeluarkan darah. reza pun sangat marah, reza membalas serangan vanny, berapa kali vannya terjatuh derangan serangan reza tapi vannya terus bangun, fella pun mencari kemana vannya, begitu juga vanny mencari reza, tiba tiba seorang siswi pun datang berteriak memberitahukan siswa baru bertarung di bukit belakang sekolah, fella pun langsung berlari menuju kesana begitu juga vannya, dan semua siswa dan siswi di ruanga kantin tersebut.

saat disana mereka menghentikan langkah mereka dan melihat pertarungan vannya dan reza. vannya pun requip alias spell mage untuk merubah equip, vannya menggunakan pedang katana, yang biasanya di gunakan oleh seorang samurai, kuda kuda vannya menjadi berbeda, semua orang terpana dengan spell milik vannya dan reza, spell dan gaya bertarung yang sangat langka.

"vannya hentikan!!!!!!!!!!!" teriak fella
"reza udah!!' teriak vanny 

tapi mereka berdua tidak perduli, tiba tiba fella tersenyum melihat vannya, teryata reza mulai terdesak, reza pun berpikir orang macam apa vannya ini, makin lama kecepatannya makin meningkat, saat itu reza melihat mata vannya, seperti burung elang mengincar mangsanya, dengan nafas yang tidak beraturan, vannya pun menarik nafasnya, dan mulai dengan kuda kuda yang aneh, vanny sangat khawatir tentang reza. vanny menggunakan mage spell penyembuh terhadap reza, membuat stamina reza makin membaik dan reza tersenyum, vannya melihat ke arah vannya, dan vannya makin sakit hati, karena telah membela orang yang hendak membunuhnya. di antara penonton seorang gund slinger mendekati fella, dan berbisik hendak membantu vannya, tapi fella menolak.

vannya merubah kuda kudanya seperti orang yang sedang bermain bilyar, dengan hanya memegang ujung pegangan katanya, dan ujunya lurus ke depan searah dengan bahu, tangan kiri menopang belakang pedang agar, pedang tetap fokus. tehnik klasik membunuh era tokogawa.

salah seorang guru pun datang dengan berdiri di atas pohon melihat pertarungan vannya dan reza, guru itu sangat tertarik dengan gerakan vannya. vannya pun mulai serangannya tapi kali ini makin cepat dan semakin cepat, lalu vannya pun berlari malah memutar dan langsung melompat ke dahan pohon dan melompat hingga ke udara, seperti burung elang yang sedang mengincar targetnya, dengan gaya gravitasi bumi, vannya pun menitik beratkan tubuhya pada katannya, membuat serangan makin cepat turun ke bumi, melihat kejadian tersebut, reza pun menggunakan shield bomerangnya, dengan melemparkan perisainya ke udara dengan incaran vannya, melihat serangan tersebut, tiba tiba vannya makin cepat turun ke bumi. hingga perisainya meleset mengenai tubuh vannya, dan perisah tersebut di panggil dengan mage spell dan langsung berada di d tangan reza dan reza dengan cepat menggunakan tamengnya sebagai pelindung, vannya pun sadar jika tetap menitik beratkan kepada ujung katanya, pedang vannya akan patah dan vannya pun mengganti dengan kakinya dan langsung menghantam perisai reza dengan keras, dan vannya tau dia akan terpelanting tapi dengan ke seimbangan badannya vannya pun menjatuhkan diri ke arah batang pohon besar, dan menjadikan tumpuannya dan langsung menyerang dari sisi kanan, reza, reja pun menahan serangan vannya dengan pedangnya yang tebal, dan vannya pun berlari dan melompat ke dahan pohon lagi, dan terbang ke udara, reza menjadi buyar konsentrasinya,karena jika salah perhitungan iapun pasti mati.

reza menjadi kalang kabut, karena serangan vannya semakin cepat dan cepat hingga sulit di ikuti dengan gerakan mata, vannya melakukan serangan tersebut berkali kali, mata vannya memancarkan rasa ingin membunuh yang luar baisa. dan saat vannya berad adi tanah reza pun menggunakan grand cross. dan saat itu vannya tidak bergeming dan terus bergerak. dan menyerang reza, kali ini reza dapat menahan serangan vannya lagi.

"orang macam apa dia, tidak menghiraukan rasa sakit, apa dia itu benar benar iblis" gumam reza dalam hati

reza kebingungan spell apa yang harus di gunakan, sedangkan vannya hanya menggunakan sedikit mage spell, dan dia memiliki kemampuan beladiri yang luarbiasa. sakin cepatnya tubuh vannya seolah olah menjadi bayangan, kini berada di dua sisi kanan dan kiri dan muncul lagi dari belakang dan depan, reza kebingungan mana yang asli, dan terayata berada di atas, tapi tebakan reza salah, vannya tidak di ketahui dari mana akan menyerang dan saat bayangannya bergerak, teryata vannya ada di sebelah kanan jauh dari bayangannya, dengan gerakan lurus, tapi teryata vannya langsung merubah gerakannya ke kanan.

"apa apa aan ini kenapa kau tidak menyerang ku hah!!!!!!!" reza kesal

vannya terus melakukan gerakan yang membingungkan tujuannya untuk melemahkan gerakan reza, dan reza terlambat sekian detik menyadari, vannya dengna serangan lurus dengan cepat, menumpukan serangan berat pada titik ujung pedangnya, dan reza menggunakan reflek shield membuat perahtanan dari tamengnya yang tebal dan alangkah mengejutkan, pedang vannya menembus tameng milik reza. dan reza pun langsung melepasan tamengnya. dan melompat ke udara dengan pelan, tapi terayata vannya sudah berada di belakang reza, dan memberikan serangan yang mematikan ayunan pedang melukai reza dengan gerakan vertikal, dan terjatuh ke tanah dengan kuat, darah pun mengalir dengan deras. sebelum tubuh reza jatuh ke tanah, vannya pun sudah berada di daerah yang akan tubuh reza jatuh dan langsung memberikan tendangan sangat keras, vanny pun mencba memberikan mage spell penyembuhan terhadap reza, dan menghentikan pendarahan reza.

dan hati vannya pun makin terbakar, kecepatannya kini di luar akal sehat, vannya berdiri di depan reza dan bersiap menusukan pedangnya, saat itu fella pun langsung menggunakan pedangnya dan mengalungkannya di leher vannya

"vannya cukup!!!!!!!" perintah fella
"............ manusia seperti dia harus mati" ujar vannya
"sudah cukup dia sudah tidak mampu bertarung" fella menyakinkan vannya
 "baiklah" vannya pun requip dan kembali ke seragam sekolahnya

guru guru pun tersenyum melihat fella memang dapat menjadi limiter, vannya walau terlihat kasar dan bengis. tiba tiba reza menusuk vannya, dan pedangnya tembus ke belakang vannya. reza pun tertawa, vannya terkejut dan jatuh ke tanah, siswi yang memiliki kemampuan heal pun datang dan menyembuhkan vannya dengan mage penyembuh mereka, vanny pun bertanya ke reza kenapa harus seperti itu karena di anggap keterlaluan, tiba tiba reza berdiri, dan tangan kananya hendak menampar vannya, tiba tiba fella berdiri di depan vanny dan menerima tamparan dari reza. 

vanny sangat sedih melihat tingkah laku reza. dan langsung menarik tangan vanny, fella dengan wajah memar karena di tampar reza memandangi reza dengan penuh rasa dendam.

bersambung.................
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku