Minggu, 21 Oktober 2012

My Love Girld At Home part 6

sebuah tempat suci yang sangat luas sekali, dengan desain bergaya eropa, setiba di sana mereka di sambut oleh orang orang yang berada di kadetral, tapi sangat mengejutkan vannya dan vanny langsung di pisahkan, vannya menarik tangan vanny, mereka berlari ke tengah tengah gedung menuju ke pintu keluar teryata, mereka malah berada di sebuah taman.

vannya melihat kesekililing, vanny pun merasa khawatir dan ketakutan. 

"kau adalah seorang demon tidak pantas berada di tempat suci ini" ujar seorang bishop
"aku manusia, dan aq adalah pelindung vanny" vannya dengan anda gerang
"iya vannya bukan demon!!!!!!!, vanya cowo q" vanny dengan nada lantang

dan alangkah terkejutnya, di tanah pun terdapat sebuah pentagram, vanny tidak dapat bergerak.begitu juga vannya, doa pengusir setan pun terus di panjatkan. kesia pun terdiam melihat kejadian tersebut. dan tidak sanggup melihat kejadian ini.

vanny melihat ke arah kesia dengan tatapan sedih.

"vannya, vanny siap mati bersama vannya" ujar vanny dengan nada sedih
"vanny tidak akan kenapa napa, aku akan membalas semua ini" ujar vannya

detak jantung vannya pun terdengar di telinga vanny, detak jantung yang seperti malam itu, vanny tau vannya kesakitan, tapi vannya menahannya agar vanny tidak khawatir, mata vannya pun berubah.

"pasukan kadetral, bentuk formasi Chain of Holly" perintah salah seorang uskup

mereka pun berdatangan dan membuat lingkaran, dengan baju jirah besi, yang di kenal tentara paladin, mereka meletakan tameng mereka yang tebal di depan yang di sangga dengan pedang yang di tusukan ke tanah, vannya merasa tubuhnya sangat berat sekali, tiba tiba vanny pun di ambil oleh kesia, dan membawa ketepi

"vanyaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!" teriak vannya 
"vanny jangan kesana aku mohon" ujar kesia
"tapi dia itu cinta aku, dia calon suami ku" vanny dengan nada lirih
"aku tau itu tapi aku mohon bersabarlah, dan berdoalah untuk vannya" keisa mencoba menenangkan vanny

rambut vannya mulai berubah menjadi berwarna perak, taring vannya pun mulai tumbuh, mata seperti burung elang pun terlihat di mata vannya.

"sekarang gunakan Grand Crosh!!!!!!!!" perintah uskup

tentara paladin yang mengelilingi vannya pun menggunakan grand crosh, yang membuat holly crosh di tanah, untuk menghancurkan jiwa jahat lusifer yang mengalir di dalam darah vannya. vannya melihat sekelilingnya dengan rasa dendam.

"ibe nai astorai, amena i, ya della idela, asorai, adorai, asorai ya ma saiya da tora, kasa meli tora, ibeta aora" vannya perlahan membaca mantra tersebut mmebuat langit menjadi mendung, angin dingin pun berhembus, petir pun menyambar yambar. tiba tiba tanah pun retak dan muncul api, sebuah pedang penjaga neraka muncul di hadapan vannya. vannya pun merah pedang tersebut.

entah kenapa vanny pun mulai meyambung mantra tersebut menjadi sebuah lagu.


lirik nya :

Kire kagima saibastia

Kiweta I adora I amena I adesta
Idela
Asora I adora I asora I yamasa
Idita dora

Kasa melistora
Imeta li aora
I kasa melindora
Ilyia iya

Kasa melistora
Imeta li aora
I kasa melindora
Ilyia

Kire kagima saibastia
Inaria miamenta
Asora ita saibastia
Imilia iyasii iya

Kiweta ita saibastia
Inaria miamenta
Asora ita saibastia
Imilia iyasii

Kasa melistora
Imeta I aora
Kasa melistora
I kasa melindora

Ilyia..."


uskup tersebut merasakan tekanan dari perlawanan vannya sangat kuat, dan luarbiasa. tiba tiba semua tentara paladin pun terpelanting, karena tidak kuat melawan tekanan aura milik vannya, vanny terdiam melihat vannya telah berubah dan ke hilangan kendali. vannya pun langsung menyerang uskup, tiba tiba seorang Royal guard pun muncul dan menggunakan Reflect shield membuat vannya terbentur dan terpelanting dengan keras sejauh 200 meter. dan orang ini berdiri tegak di depan uskup

"reza untung lah kau sudah datang" ujar uskup
"ini adalah tugas hamba untuk melindungi anda tuan" ujar reda dengan nada serius

uskup tidak pernah melihat reza sangat serius seperti itu, reza pun menggunakan barbarier dan sekarang hanya mereka berdua berada dalam barbarier ( dinding tak terlihat).

"aku mohon jangan bunuh vannya" vanny memohon

reza melihat ke vanny dan vanny pun terdiam, laki laki bernama reza adalah salah satu orang dari masalalunya waktu masih anak anak, dan tidak di sangka sekarang menjadi yang tampan dan seorang royal guard.

"seberapa penting demon atau yang bernama vannya ini untuk mu?" reza bertanya
"sepenting yawa ku" vanny membalas pertanyaan reza

reza terlihat sangat marah, karena laki laki ini telah merebut vanny, vannya pun berdiri lagi, reza langsung menyerang vannya, dengan armor besi yang berat tersebut, reza bisa bergerak dengan leluasa dan sangat cepat, tiba tiba reza berada di belakang vannya, dan  langsung menghantam vannya dengan tendangannya, vannya pun mulai terjatuh. vanny menangis tersendu sendu.

"light of sword!!!!!!!!!!!!!!" ujar reza menggunakan belenggu pedang suci

vannya di kelilingi oleh 5 pedang cahaya yang berputar mengeliling ini tubuhnya, dan saat mulai hendak bergak, reza pengibaskan pedangnya, pedang cahyaa tersebut langusng menusuk tubuh vannya, darah segar pun mengalir dari tubuh vannya, vanny sangat sakit hati, melihat sodarinya vanny, keisa pun menerobos barbarier tersebut dan membawa vanny bersama.

tiba tiba vannya pun berdiri bangkit kembali dan tertawa. reza makin marah, dan menghantam vannya, tapi vannya terus tertawa, pedang penjaga neraka yang ia pegang pun menyala makin terang dan tiba tiba mati, berubah menjadi api berwarna biru. vannya pun berubah ke wujud demonnya

bersambung................
 
 
READ MORE - My Love Girld At Home part 6
sebuah tempat suci yang sangat luas sekali, dengan desain bergaya eropa, setiba di sana mereka di sambut oleh orang orang yang berada di kadetral, tapi sangat mengejutkan vannya dan vanny langsung di pisahkan, vannya menarik tangan vanny, mereka berlari ke tengah tengah gedung menuju ke pintu keluar teryata, mereka malah berada di sebuah taman.

vannya melihat kesekililing, vanny pun merasa khawatir dan ketakutan. 

"kau adalah seorang demon tidak pantas berada di tempat suci ini" ujar seorang bishop
"aku manusia, dan aq adalah pelindung vanny" vannya dengan anda gerang
"iya vannya bukan demon!!!!!!!, vanya cowo q" vanny dengan nada lantang

dan alangkah terkejutnya, di tanah pun terdapat sebuah pentagram, vanny tidak dapat bergerak.begitu juga vannya, doa pengusir setan pun terus di panjatkan. kesia pun terdiam melihat kejadian tersebut. dan tidak sanggup melihat kejadian ini.

vanny melihat ke arah kesia dengan tatapan sedih.

"vannya, vanny siap mati bersama vannya" ujar vanny dengan nada sedih
"vanny tidak akan kenapa napa, aku akan membalas semua ini" ujar vannya

detak jantung vannya pun terdengar di telinga vanny, detak jantung yang seperti malam itu, vanny tau vannya kesakitan, tapi vannya menahannya agar vanny tidak khawatir, mata vannya pun berubah.

"pasukan kadetral, bentuk formasi Chain of Holly" perintah salah seorang uskup

mereka pun berdatangan dan membuat lingkaran, dengan baju jirah besi, yang di kenal tentara paladin, mereka meletakan tameng mereka yang tebal di depan yang di sangga dengan pedang yang di tusukan ke tanah, vannya merasa tubuhnya sangat berat sekali, tiba tiba vanny pun di ambil oleh kesia, dan membawa ketepi

"vanyaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!" teriak vannya 
"vanny jangan kesana aku mohon" ujar kesia
"tapi dia itu cinta aku, dia calon suami ku" vanny dengan nada lirih
"aku tau itu tapi aku mohon bersabarlah, dan berdoalah untuk vannya" keisa mencoba menenangkan vanny

rambut vannya mulai berubah menjadi berwarna perak, taring vannya pun mulai tumbuh, mata seperti burung elang pun terlihat di mata vannya.

"sekarang gunakan Grand Crosh!!!!!!!!" perintah uskup

tentara paladin yang mengelilingi vannya pun menggunakan grand crosh, yang membuat holly crosh di tanah, untuk menghancurkan jiwa jahat lusifer yang mengalir di dalam darah vannya. vannya melihat sekelilingnya dengan rasa dendam.

"ibe nai astorai, amena i, ya della idela, asorai, adorai, asorai ya ma saiya da tora, kasa meli tora, ibeta aora" vannya perlahan membaca mantra tersebut mmebuat langit menjadi mendung, angin dingin pun berhembus, petir pun menyambar yambar. tiba tiba tanah pun retak dan muncul api, sebuah pedang penjaga neraka muncul di hadapan vannya. vannya pun merah pedang tersebut.

entah kenapa vanny pun mulai meyambung mantra tersebut menjadi sebuah lagu.


lirik nya :

Kire kagima saibastia

Kiweta I adora I amena I adesta
Idela
Asora I adora I asora I yamasa
Idita dora

Kasa melistora
Imeta li aora
I kasa melindora
Ilyia iya

Kasa melistora
Imeta li aora
I kasa melindora
Ilyia

Kire kagima saibastia
Inaria miamenta
Asora ita saibastia
Imilia iyasii iya

Kiweta ita saibastia
Inaria miamenta
Asora ita saibastia
Imilia iyasii

Kasa melistora
Imeta I aora
Kasa melistora
I kasa melindora

Ilyia..."


uskup tersebut merasakan tekanan dari perlawanan vannya sangat kuat, dan luarbiasa. tiba tiba semua tentara paladin pun terpelanting, karena tidak kuat melawan tekanan aura milik vannya, vanny terdiam melihat vannya telah berubah dan ke hilangan kendali. vannya pun langsung menyerang uskup, tiba tiba seorang Royal guard pun muncul dan menggunakan Reflect shield membuat vannya terbentur dan terpelanting dengan keras sejauh 200 meter. dan orang ini berdiri tegak di depan uskup

"reza untung lah kau sudah datang" ujar uskup
"ini adalah tugas hamba untuk melindungi anda tuan" ujar reda dengan nada serius

uskup tidak pernah melihat reza sangat serius seperti itu, reza pun menggunakan barbarier dan sekarang hanya mereka berdua berada dalam barbarier ( dinding tak terlihat).

"aku mohon jangan bunuh vannya" vanny memohon

reza melihat ke vanny dan vanny pun terdiam, laki laki bernama reza adalah salah satu orang dari masalalunya waktu masih anak anak, dan tidak di sangka sekarang menjadi yang tampan dan seorang royal guard.

"seberapa penting demon atau yang bernama vannya ini untuk mu?" reza bertanya
"sepenting yawa ku" vanny membalas pertanyaan reza

reza terlihat sangat marah, karena laki laki ini telah merebut vanny, vannya pun berdiri lagi, reza langsung menyerang vannya, dengan armor besi yang berat tersebut, reza bisa bergerak dengan leluasa dan sangat cepat, tiba tiba reza berada di belakang vannya, dan  langsung menghantam vannya dengan tendangannya, vannya pun mulai terjatuh. vanny menangis tersendu sendu.

"light of sword!!!!!!!!!!!!!!" ujar reza menggunakan belenggu pedang suci

vannya di kelilingi oleh 5 pedang cahaya yang berputar mengeliling ini tubuhnya, dan saat mulai hendak bergak, reza pengibaskan pedangnya, pedang cahyaa tersebut langusng menusuk tubuh vannya, darah segar pun mengalir dari tubuh vannya, vanny sangat sakit hati, melihat sodarinya vanny, keisa pun menerobos barbarier tersebut dan membawa vanny bersama.

tiba tiba vannya pun berdiri bangkit kembali dan tertawa. reza makin marah, dan menghantam vannya, tapi vannya terus tertawa, pedang penjaga neraka yang ia pegang pun menyala makin terang dan tiba tiba mati, berubah menjadi api berwarna biru. vannya pun berubah ke wujud demonnya

bersambung................
 
 
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku