Minggu, 18 Desember 2011

Special Force 99 Part 1

Sepecial force 99 di bentuk pada tahun 2010, di papua barat sedang terjadi konflik, saat ini pemerintah membentuk sepecial force 99 yang bertugas di medan perang / conflik dengan misi yang sangat berbahaya, termasuk sabotase, intelijen dan lain lain, yang di mana itu dapat menyelesaikan conflik. Special for terdiri dari 4 orang.

Suport menggunakan senjata alat berat, dia bertugas untuk suport teamnya saat di medan perang,  termasuk menyediakan bahan baku untuk tempur, menjaga pertahanan, serta menyediakan stok amunisi untuk teamnya, senjata ini di buat oleh USA, dengan berbagai macam modifikasi.

M60BF4

Profil senjata :

  1. Memiliki 200 butir peluru kaliber 7,5mm
  2. Lock Sytem
  3. Berat kosong tanpa peluru 10Kg
  4. Jarak Tembak 3 Km
  5. Jarak Effective 1km
  6. Jarak mematikan 900M
  7. Di lengkapi Auto Rapit Fire dan semi Auto

dan dalam devisi 99 yang di ambil dari ke satuan angkatan darat Republik indonesia :

Nama                             : Joko Suparno

Kesatuan                        : Angkatan Darat dari kompi Tanjung Pura

Senjata yang di Gunakan : M60BF4

Umur                              : 29 tahun Status

Status                            : Aktive

Pangkat                          : Sersan Dua

Posisi Team                   : Suport

 

Engginering, Mereka adalah orang yang sangat di perlukan di dalam medan perang dengan menguasai memperbaiki alat alat tempur hingga masalah hardware, dan mereka juga menguasai untuk meledakan alat berat dan membuat jebakan untuk alat alat tempur.

SG27A Buatan Rusia

Profil Senjata :

  1. Memiliki 6 buah Peluru Sebar
  2. Mudah Di gunakan
  3. Di lengkapi dengan infla merah
  4. Bayonet sepanjang 60cm
  5. jarak mematikan 100 meter
  6. Jarak effective 175 meter
  7. Jarak tembak 700 meter
  8. Tanpa Kokang
  9. dapat bertahan di dalam air selama 23 jam

Didalam Devisi 99 ini di ambil dari angatan Laut dengan profil

Nama                          : Mandra

Kesatuan                     : Angkatan Laut Republik Indonesia

Senjata                       : SG27A

Umur                           : 32

Status                          : Aktive

Pangkat                        : Mayor

Posisi Team                  : Engginering

 

Racon atau Sniper, Mereka bukanhanya sebagai hunter, Racon juga di tuntut untuk mengamati medan perperangan dan markas musuh secara khusus, mereka juga dapat bersembunyi secara sempurna dengan di bekali baju kamuflase, yang di sesuaikan dengan medan, Racon tidak pernah melakukan kontak secara langsung dengan musuh.

Dragon M1

Profil senjata :

  1. Teleskop yang dapat di Zoom 4 kali dengan jarak per 1 zoom 100 meter
  2. di lengkapi dengan peredam suara
  3. Dapat di gunakan di segala medan perang
  4. Teleskop dengan Cahaya Malam
  5. 8 peluru dengan diameter 8,5mm
  6. Jarak tembak 5 kilo meter
  7. Jarak mematikan 2 Kilo meter
  8. Jarak Effective 2,5km
  9. Berat Kosong 9 km dengan bahan yang sangat kuat dengan titanium kuat seperti baja ringan seperti almunium

Dalam Devisi 99 Ini di ambil dari :

Nama                                   : Feru

Dari Kesatuan                       : Angkatan Udara Republik Indonesia

Senjata                                : Dragon M1

Umur                                   : 25 tahun

Status                                  : Aktive

Pankat                                 : Sersan Dua

Posisi Tim                            : Sniper / Racon

Assault, mereka adalah team hunter, di barisan mereka selalu berada di depan untuk membuka jalan, mereka juga di tuntut untuk kepemimpinan dan berfikir kritis untuk setiap dalam misi, karena keberhasilan dalam melakukan misi.

RSD 41

Profill Senjata :

  1. Berisi 20 Peluru kaliber 6,5 mm
  2. Berat Kosong 5 Kilo
  3. Jarak Tembak 2km
  4. Jarak Effective 700 meter
  5. Jarak Mematikan 300 Meter
  6. Dapat Menembak di dalam Air
  7. Dapat bertahan 23 jam di dalam air

Nama                                   : Sudirman

Kesatuan                              : Kopasus

Senjata                                : RSD41

Umur                                    : 28 Tahun

Status                                  : Aktive

Pangkat                                : Mayor Dua

Posisi Tim                             : Assult dan sebagai ketua Tim

 

Mereka berempat melakukan pembahasan misi, di dalam kapal selam milik militer Republik Indonesia di laut Selat melaka, di kedalaman 1000 meter dari permukaan laut, misi mereka adalam menyelamatkan seorang anak SMA bernama azhri, wilayah konflig di papua barat kini sudah masuk kepentingan asing, menurut intelijen mereka mendapatkan pasokan senjata dari luar ngeri, senjata yang mereka gunakan juga lumayan canggih standar Interpol, Militer indonesia di papua barat tidak dapat bergerak bebas karena menyangkut yawa warga sipil.

tapi perintah dari militer devisi 99 mereka tidak ada aturan, bagai mana caranya yang penting mereka dapat menyelesaikan misi dengan baik, devisi 99 tidak menggunakan emblem militer indonesia karena mereka di rahasiakan dan lebih di kenal sebagai tentara bayaran, saat berada di papua barat mereka akan sendirian, tidak akan ada yang membantu atau suport.

menurut laporan wartawan, pemberontak menembaki wartawan juga, mau wartawan asing ataupun wartawan indonesia, mereka tidak pandang bulu, devisi 99 mereka di perbolehkan menembak warga sipil jika warga sipil tersebut membahayakan misi. karena sudah adanya campur tangan dari negara barat, maka perbatasan tanpa persetujuan presiden pun di buat untuk mereka pemberontak. dalam pemberontakan ini sudah banyak memakan korban mereka mengeksekusi pegawai pemerintahan yang di siarkan dari tv local yang ada di papua barat.

bagi yang membantu pemerintah mereka akan di eksekusi sungguh mengerikan dan tragis. Jam 3 pagi semua devisi 99 yang sudah di lengkapi dengan persenjataan canggih dan peralatan tempur berenang dari garis pantai papua barat. dengan misi menyelamatkan azhri anak dari pegawai pemerintahan

READ MORE - Special Force 99 Part 1

Sepecial force 99 di bentuk pada tahun 2010, di papua barat sedang terjadi konflik, saat ini pemerintah membentuk sepecial force 99 yang bertugas di medan perang / conflik dengan misi yang sangat berbahaya, termasuk sabotase, intelijen dan lain lain, yang di mana itu dapat menyelesaikan conflik. Special for terdiri dari 4 orang.

Suport menggunakan senjata alat berat, dia bertugas untuk suport teamnya saat di medan perang,  termasuk menyediakan bahan baku untuk tempur, menjaga pertahanan, serta menyediakan stok amunisi untuk teamnya, senjata ini di buat oleh USA, dengan berbagai macam modifikasi.

M60BF4

Profil senjata :

  1. Memiliki 200 butir peluru kaliber 7,5mm
  2. Lock Sytem
  3. Berat kosong tanpa peluru 10Kg
  4. Jarak Tembak 3 Km
  5. Jarak Effective 1km
  6. Jarak mematikan 900M
  7. Di lengkapi Auto Rapit Fire dan semi Auto

dan dalam devisi 99 yang di ambil dari ke satuan angkatan darat Republik indonesia :

Nama                             : Joko Suparno

Kesatuan                        : Angkatan Darat dari kompi Tanjung Pura

Senjata yang di Gunakan : M60BF4

Umur                              : 29 tahun Status

Status                            : Aktive

Pangkat                          : Sersan Dua

Posisi Team                   : Suport

 

Engginering, Mereka adalah orang yang sangat di perlukan di dalam medan perang dengan menguasai memperbaiki alat alat tempur hingga masalah hardware, dan mereka juga menguasai untuk meledakan alat berat dan membuat jebakan untuk alat alat tempur.

SG27A Buatan Rusia

Profil Senjata :

  1. Memiliki 6 buah Peluru Sebar
  2. Mudah Di gunakan
  3. Di lengkapi dengan infla merah
  4. Bayonet sepanjang 60cm
  5. jarak mematikan 100 meter
  6. Jarak effective 175 meter
  7. Jarak tembak 700 meter
  8. Tanpa Kokang
  9. dapat bertahan di dalam air selama 23 jam

Didalam Devisi 99 ini di ambil dari angatan Laut dengan profil

Nama                          : Mandra

Kesatuan                     : Angkatan Laut Republik Indonesia

Senjata                       : SG27A

Umur                           : 32

Status                          : Aktive

Pangkat                        : Mayor

Posisi Team                  : Engginering

 

Racon atau Sniper, Mereka bukanhanya sebagai hunter, Racon juga di tuntut untuk mengamati medan perperangan dan markas musuh secara khusus, mereka juga dapat bersembunyi secara sempurna dengan di bekali baju kamuflase, yang di sesuaikan dengan medan, Racon tidak pernah melakukan kontak secara langsung dengan musuh.

Dragon M1

Profil senjata :

  1. Teleskop yang dapat di Zoom 4 kali dengan jarak per 1 zoom 100 meter
  2. di lengkapi dengan peredam suara
  3. Dapat di gunakan di segala medan perang
  4. Teleskop dengan Cahaya Malam
  5. 8 peluru dengan diameter 8,5mm
  6. Jarak tembak 5 kilo meter
  7. Jarak mematikan 2 Kilo meter
  8. Jarak Effective 2,5km
  9. Berat Kosong 9 km dengan bahan yang sangat kuat dengan titanium kuat seperti baja ringan seperti almunium

Dalam Devisi 99 Ini di ambil dari :

Nama                                   : Feru

Dari Kesatuan                       : Angkatan Udara Republik Indonesia

Senjata                                : Dragon M1

Umur                                   : 25 tahun

Status                                  : Aktive

Pankat                                 : Sersan Dua

Posisi Tim                            : Sniper / Racon

Assault, mereka adalah team hunter, di barisan mereka selalu berada di depan untuk membuka jalan, mereka juga di tuntut untuk kepemimpinan dan berfikir kritis untuk setiap dalam misi, karena keberhasilan dalam melakukan misi.

RSD 41

Profill Senjata :

  1. Berisi 20 Peluru kaliber 6,5 mm
  2. Berat Kosong 5 Kilo
  3. Jarak Tembak 2km
  4. Jarak Effective 700 meter
  5. Jarak Mematikan 300 Meter
  6. Dapat Menembak di dalam Air
  7. Dapat bertahan 23 jam di dalam air

Nama                                   : Sudirman

Kesatuan                              : Kopasus

Senjata                                : RSD41

Umur                                    : 28 Tahun

Status                                  : Aktive

Pangkat                                : Mayor Dua

Posisi Tim                             : Assult dan sebagai ketua Tim

 

Mereka berempat melakukan pembahasan misi, di dalam kapal selam milik militer Republik Indonesia di laut Selat melaka, di kedalaman 1000 meter dari permukaan laut, misi mereka adalam menyelamatkan seorang anak SMA bernama azhri, wilayah konflig di papua barat kini sudah masuk kepentingan asing, menurut intelijen mereka mendapatkan pasokan senjata dari luar ngeri, senjata yang mereka gunakan juga lumayan canggih standar Interpol, Militer indonesia di papua barat tidak dapat bergerak bebas karena menyangkut yawa warga sipil.

tapi perintah dari militer devisi 99 mereka tidak ada aturan, bagai mana caranya yang penting mereka dapat menyelesaikan misi dengan baik, devisi 99 tidak menggunakan emblem militer indonesia karena mereka di rahasiakan dan lebih di kenal sebagai tentara bayaran, saat berada di papua barat mereka akan sendirian, tidak akan ada yang membantu atau suport.

menurut laporan wartawan, pemberontak menembaki wartawan juga, mau wartawan asing ataupun wartawan indonesia, mereka tidak pandang bulu, devisi 99 mereka di perbolehkan menembak warga sipil jika warga sipil tersebut membahayakan misi. karena sudah adanya campur tangan dari negara barat, maka perbatasan tanpa persetujuan presiden pun di buat untuk mereka pemberontak. dalam pemberontakan ini sudah banyak memakan korban mereka mengeksekusi pegawai pemerintahan yang di siarkan dari tv local yang ada di papua barat.

bagi yang membantu pemerintah mereka akan di eksekusi sungguh mengerikan dan tragis. Jam 3 pagi semua devisi 99 yang sudah di lengkapi dengan persenjataan canggih dan peralatan tempur berenang dari garis pantai papua barat. dengan misi menyelamatkan azhri anak dari pegawai pemerintahan

Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku