Rabu, 14 November 2012

Holly War part 2 Arc Angel

tubuh vannya di selimuti oleh baju jirah yang mengkilap dengan pedangnya yang memiliki 2 sisi, vannya menggunakan posisi bertahan, archer memiliki penglihatan yang sangat tajam, dengan pedang pendek di pinggangnnya dan busur panah, yang ia gunakan dalam bertarung, rupanya vannya pun menyadari bahwa archer mengincar vanny. 

vannya mengangkat pedangnya dan ganggang pedangnya sejajar dengan dada, membaca mantra pelindung. Light of sword. tidak lama di hadapan vanny terdapat 4 pedang yang mengelilingi tubuhnya. vannya pun agak legah, dan langsung menyerang archer, archer menghindar dari ayunan pedang vannya yang mengincar dada archer, tapi archer menghindar salto di udara dan melepaskan anak panahnya. vannya menebas anak panah milih archer. dan terus memburu archer.

"roh yang berada disurga, pahlawan legendaris yang memiliki kekuatan dalam bertempur, semangat yang berkobar, memberikan kemenangan kepada archer!!!!!!!" serenite membaca mantra.

tidak di duga, archer merubah tehnik bertarungnya dan menyimpan busurnya dan menggunakan pedang pendeknya, serangan acer menjadi cepat dan sangat kuat 2 kali lipat dari sebelumnya, kini vannya seperti di permainkan oleh archer.

"cahaya sinar bulan di langit yang lembut, memberikan ketenangan, lindungilah archer!!!!!" serenite membaca mantra kembali

tenaga archer yang sudah sisa setengah kemudian pulih kembali,vanny kebingungan apa yang mantra harus di baca, vanny mengambil buku yang ada di tasnya dan mulai mencari cari, mantra yang cocok, tapi tiba tiba archer langsung menghantam pedang pelindung yang menjaga vanny, vanny pun terpelanting dan tubuhnya menghantam rambu jalan. vannya pun dengan sisa tenaganya. langsung menghampiri vanny. vannya terlihat sangat marah sekali, dan kesal.

"kekuatan kegelapan yang terbelenggu di dunia, roh roh prajurit yang tersesat di dunia ini, berikan semangat tempur kalian, berikan aku kekuatan kalian, knig!!!!!!!!!!!" vannya membaca mantra

"tidak mungkin, kau membaca mantra sendiri, kau adalah hanya pelayan, di holy war pelayan tidak dapat membaca mantra sendiri"serenite tersentak kaget

vannya berdiri, dan melepaskan baju jirahnya, hingga baju jirahnya masuk ke dalam tubuh vanny, dan melindungi vanny serta regenerasi luka dan tenaga vanny, armor of kaldra, itulah nama baju jirah yang di gunakan oleh vannya. vannya menusukan pedang excalibur ya di tanah dan membuat sebuah lingkarang holy deff. pelingdung yang sangat kuat dan keras, tidak dapat di tembus meskipun malaikat kematian yang mencoba merobak pertahanan tersebut. vannya mengambil buku yang tergeletak di tanah. dan buku tersebut melayang di udara, mengelilingi badan vannya.

"archer bunuh mereka!!!!!!!!" perintah serenite
"yes master" archer menurut
"aku akan tunjukan neraka di dunia ini untuk kalian dan rasakanlah" vannya dengan nada datar
"cih kau bukanlah seorang dewa" ujar serenite
"serenite saya harap anda jangan meremehkan mereka, sampai sekarang aku masih bingung siapa di antara mereka yang knight" archer memberitahukan kepada serenite

tangan vannya muncul pedang berwarna hitam, kekuatan kegelapan yang sangat luar biasa yang di rasakan.
"apa kah kalian tau nereka itu seperti apa?, jika tidak tau disana adalah pusat dari seluruh penderitaan yang tiada batas, 7 gerbang kehidupan yang tertutup di gantikan 7 gerbang kematian, pintu gerbang babilonia munculah!!!!!!!" vannya membaca mantra

tubuh vannya mulai melayang di udara. setinggi 200 meter, dan bulatan yang bingkainya terbuat dari ukiran emas yang terang, dan di tengahnya berwarna merah, tidak lama, dari gerbang tersebut muncul berbagai macam pedang. tidak terhitung jumblahnya.

"ampunilah kami lindungi lah kami!!!" matra yang di ucapkan oleh serenite

vannya hanya tersenyum
"saat ya kalian mati" vannya dengan nada yang dingin

vannya pun mengibaskan pedangnya dan, pedang pedang dari gate of babilonia pun muncul dan menghantam lokasi berdiri archer dan serenite, archer pun berdiri langsung di depan serenite, dan menangkis serangan yang di lancarkan oleh vannya. serenite terdiam dan sujud menangis ketakutan, archer mulai kewalahan dan hanya dapat menahan serangan dari vannya.

buku yang terbang melayang memutari tubuh vannya pun stop dan membuka sebuah lembaran.
"saat kejujuran sudah mati, hanya ada kebohongan di dunia ini, tidak ada pengampunan tidak ada yang harus di selamatkan hanya pemusnahan terhadap dunia" vannya dengan nada dingin

tiba tiba di samping vannya muncul mahluk menggunakan sayap hitam dan putih, ya itu malaikat pencabut yawa. saat beberapa detiks erangan vannya berhenti archer menendang serenite, dan malaikat kematian tersebut bergerak dan langsung menebas tubuh archer, darah segar mengalir, tato pengikat pun perlahan menghilang. menangdakan archer telah mati.

serenite terus membaca mantra penyembuh berulang ulang, dan mantra kebangkitan. vannya turun ke tanah dan berhadapan langsung dengan serenite. vanny melihat vannya hendak mengayunkan pedangnya ke arah serenite, vanny pun berteriak "jangan!!!" dengan keras dan lantangnya. membuat vannya menghentikan serangannya. dan menyarungkan kembali pedangnya.

bersambung............
READ MORE - Holly War part 2 Arc Angel
tubuh vannya di selimuti oleh baju jirah yang mengkilap dengan pedangnya yang memiliki 2 sisi, vannya menggunakan posisi bertahan, archer memiliki penglihatan yang sangat tajam, dengan pedang pendek di pinggangnnya dan busur panah, yang ia gunakan dalam bertarung, rupanya vannya pun menyadari bahwa archer mengincar vanny. 

vannya mengangkat pedangnya dan ganggang pedangnya sejajar dengan dada, membaca mantra pelindung. Light of sword. tidak lama di hadapan vanny terdapat 4 pedang yang mengelilingi tubuhnya. vannya pun agak legah, dan langsung menyerang archer, archer menghindar dari ayunan pedang vannya yang mengincar dada archer, tapi archer menghindar salto di udara dan melepaskan anak panahnya. vannya menebas anak panah milih archer. dan terus memburu archer.

"roh yang berada disurga, pahlawan legendaris yang memiliki kekuatan dalam bertempur, semangat yang berkobar, memberikan kemenangan kepada archer!!!!!!!" serenite membaca mantra.

tidak di duga, archer merubah tehnik bertarungnya dan menyimpan busurnya dan menggunakan pedang pendeknya, serangan acer menjadi cepat dan sangat kuat 2 kali lipat dari sebelumnya, kini vannya seperti di permainkan oleh archer.

"cahaya sinar bulan di langit yang lembut, memberikan ketenangan, lindungilah archer!!!!!" serenite membaca mantra kembali

tenaga archer yang sudah sisa setengah kemudian pulih kembali,vanny kebingungan apa yang mantra harus di baca, vanny mengambil buku yang ada di tasnya dan mulai mencari cari, mantra yang cocok, tapi tiba tiba archer langsung menghantam pedang pelindung yang menjaga vanny, vanny pun terpelanting dan tubuhnya menghantam rambu jalan. vannya pun dengan sisa tenaganya. langsung menghampiri vanny. vannya terlihat sangat marah sekali, dan kesal.

"kekuatan kegelapan yang terbelenggu di dunia, roh roh prajurit yang tersesat di dunia ini, berikan semangat tempur kalian, berikan aku kekuatan kalian, knig!!!!!!!!!!!" vannya membaca mantra

"tidak mungkin, kau membaca mantra sendiri, kau adalah hanya pelayan, di holy war pelayan tidak dapat membaca mantra sendiri"serenite tersentak kaget

vannya berdiri, dan melepaskan baju jirahnya, hingga baju jirahnya masuk ke dalam tubuh vanny, dan melindungi vanny serta regenerasi luka dan tenaga vanny, armor of kaldra, itulah nama baju jirah yang di gunakan oleh vannya. vannya menusukan pedang excalibur ya di tanah dan membuat sebuah lingkarang holy deff. pelingdung yang sangat kuat dan keras, tidak dapat di tembus meskipun malaikat kematian yang mencoba merobak pertahanan tersebut. vannya mengambil buku yang tergeletak di tanah. dan buku tersebut melayang di udara, mengelilingi badan vannya.

"archer bunuh mereka!!!!!!!!" perintah serenite
"yes master" archer menurut
"aku akan tunjukan neraka di dunia ini untuk kalian dan rasakanlah" vannya dengan nada datar
"cih kau bukanlah seorang dewa" ujar serenite
"serenite saya harap anda jangan meremehkan mereka, sampai sekarang aku masih bingung siapa di antara mereka yang knight" archer memberitahukan kepada serenite

tangan vannya muncul pedang berwarna hitam, kekuatan kegelapan yang sangat luar biasa yang di rasakan.
"apa kah kalian tau nereka itu seperti apa?, jika tidak tau disana adalah pusat dari seluruh penderitaan yang tiada batas, 7 gerbang kehidupan yang tertutup di gantikan 7 gerbang kematian, pintu gerbang babilonia munculah!!!!!!!" vannya membaca mantra

tubuh vannya mulai melayang di udara. setinggi 200 meter, dan bulatan yang bingkainya terbuat dari ukiran emas yang terang, dan di tengahnya berwarna merah, tidak lama, dari gerbang tersebut muncul berbagai macam pedang. tidak terhitung jumblahnya.

"ampunilah kami lindungi lah kami!!!" matra yang di ucapkan oleh serenite

vannya hanya tersenyum
"saat ya kalian mati" vannya dengan nada yang dingin

vannya pun mengibaskan pedangnya dan, pedang pedang dari gate of babilonia pun muncul dan menghantam lokasi berdiri archer dan serenite, archer pun berdiri langsung di depan serenite, dan menangkis serangan yang di lancarkan oleh vannya. serenite terdiam dan sujud menangis ketakutan, archer mulai kewalahan dan hanya dapat menahan serangan dari vannya.

buku yang terbang melayang memutari tubuh vannya pun stop dan membuka sebuah lembaran.
"saat kejujuran sudah mati, hanya ada kebohongan di dunia ini, tidak ada pengampunan tidak ada yang harus di selamatkan hanya pemusnahan terhadap dunia" vannya dengan nada dingin

tiba tiba di samping vannya muncul mahluk menggunakan sayap hitam dan putih, ya itu malaikat pencabut yawa. saat beberapa detiks erangan vannya berhenti archer menendang serenite, dan malaikat kematian tersebut bergerak dan langsung menebas tubuh archer, darah segar mengalir, tato pengikat pun perlahan menghilang. menangdakan archer telah mati.

serenite terus membaca mantra penyembuh berulang ulang, dan mantra kebangkitan. vannya turun ke tanah dan berhadapan langsung dengan serenite. vanny melihat vannya hendak mengayunkan pedangnya ke arah serenite, vanny pun berteriak "jangan!!!" dengan keras dan lantangnya. membuat vannya menghentikan serangannya. dan menyarungkan kembali pedangnya.

bersambung............
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku