Minggu, 28 Oktober 2012

Setting proxy server di Clear OS

PERSIAPAN:
-pc telah terinstal ClearOS
-fungsi router ClearOS sudah jalan
-dhcp server clearOS sudah jalan
Asumsi:

1.Masuk ke Gateway – Proxy and Filtering – Web Proxy
*maximum chace size=maksimal besarnya ruang harddisk yang akan dipakai untuk menyimpan file-file hasil caching proxy server

*maximum object size=maksimal besarnya ukuran file yang akan disimpan. File yang ukurannya lebih besar dari ketentuan tidak akan disimpan di cache proxy server
*Max download=maksimal besarnya file yang bisa didownload secara langsung
*Transparent mode=jika mode ini diaktifkan,maka semua browser dan akses http/web dari client akan diarahkan secara otomatis melalui proxy server. Jika tidak diaktifkan,maka anda harus mengisikan ip address dan port proxy server secara manual ke setiap browser yang ada di setiap komputer client
*content filter=jika nantinya proxy ingin digunakan untuk blokir konten web atau blokir situs
*banner and pop-up filter=digunakan untuk blokir iklan dan popup
-jika sudah diset seperti diatas selanjutnya klik tombol update
2.jalankan servicenya
*status yang tadinya stop akan running jika tombol running diklik
*klik automatic sehingga tiap kali computer hidup proxy berjalan otomatis
3.cek proxy kita menggunakan website http://www.whatismyip.com/  akan muncul

Selanjutnya kita bisa menggabungkan proxy server ClearOS ini dengan mikrotik bagi yang mencintai mikrotik untuk bandwidth limit dan routernya, walaupun akses yang dimiliki mikrotik juga dimiliki ClearOS, bedanya pada ClearOS paket Hotspot dan lembar Login hotspot tidak tersedia. proxy server ini juga bisa digunakan untuk keamanan jaringan dimana konsep filtering termasuk blokir situs ada didalamnya..selamat mencoba semoga bermanfaat…
READ MORE - Setting proxy server di Clear OS
PERSIAPAN:
-pc telah terinstal ClearOS
-fungsi router ClearOS sudah jalan
-dhcp server clearOS sudah jalan
Asumsi:

1.Masuk ke Gateway – Proxy and Filtering – Web Proxy
*maximum chace size=maksimal besarnya ruang harddisk yang akan dipakai untuk menyimpan file-file hasil caching proxy server

*maximum object size=maksimal besarnya ukuran file yang akan disimpan. File yang ukurannya lebih besar dari ketentuan tidak akan disimpan di cache proxy server
*Max download=maksimal besarnya file yang bisa didownload secara langsung
*Transparent mode=jika mode ini diaktifkan,maka semua browser dan akses http/web dari client akan diarahkan secara otomatis melalui proxy server. Jika tidak diaktifkan,maka anda harus mengisikan ip address dan port proxy server secara manual ke setiap browser yang ada di setiap komputer client
*content filter=jika nantinya proxy ingin digunakan untuk blokir konten web atau blokir situs
*banner and pop-up filter=digunakan untuk blokir iklan dan popup
-jika sudah diset seperti diatas selanjutnya klik tombol update
2.jalankan servicenya
*status yang tadinya stop akan running jika tombol running diklik
*klik automatic sehingga tiap kali computer hidup proxy berjalan otomatis
3.cek proxy kita menggunakan website http://www.whatismyip.com/  akan muncul

Selanjutnya kita bisa menggabungkan proxy server ClearOS ini dengan mikrotik bagi yang mencintai mikrotik untuk bandwidth limit dan routernya, walaupun akses yang dimiliki mikrotik juga dimiliki ClearOS, bedanya pada ClearOS paket Hotspot dan lembar Login hotspot tidak tersedia. proxy server ini juga bisa digunakan untuk keamanan jaringan dimana konsep filtering termasuk blokir situs ada didalamnya..selamat mencoba semoga bermanfaat…
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku