Kamis, 06 September 2012

Agency Special Operation Departement (ASOD) part 2

Transmisi dari markas pusat pun telah di sambungkan, feru bergegas membentuk 5 orang untuk 1 team, menurut intelijen lapangan, lokasi yang sekarang feru berada merupakan sebuah pulau dengan 4 jembatan penghubung, misinya adalah meledakan semua jembatan tersebut.

feru pun memilih 5 orang yang di anggap memiliki kemampuan menembak dan berpikir kritis. feru berjalan ke camp yang dimana tentara yang beristirahat sedang bersantai. melihat feru masuk kedalam tenda semua prajurit berdiri tegap dengan posisi siap, kemudian dengan posisi istirahat di tempat. feru pun memberikan hormat kepada mereka.

"ok kawan, aku barusan saja mendapatkan transmisi dari pusat, aku akan membentuk team yang akan bersama ku, jika ada yang ketakutan atau tidak bersedia silahkan keluar dari tenda ini dan aku tidak akan memaksa kalian" ujar feru dengan nada tegas

"siap kapten" semua serempak menjawab

"aku akan memilih lima orang siapa di antara kalian yang bersedia?"

"saya, sersan satu Edwin, specialis senjata berat dan communication, dari kompi A bekasi siap bertugas" 
"saya, Seran dua Wdy, Specialis Sniper / penembak jitu dari kompi B banjar masin siap bertugas"
"saya, Sersan kepala Chiea, specialis medic dari kompi S, Tanggerang siap bertugas"
"saya, prajurit Edy, Specialis Serangan cepat, dari komp E2 Irian jaya siap bertugas"

"baik semua sudah terkempul dengarkan misi kita dengan baik, misi kita meledakan jembatan, kita akan berangkat menggunakan panser E7-iA buatan jerman, dengan tehnologi canggih serta penyembur api, kita hanya di berikan waktu selama 2 hari, kalian paham?" feru sambil memberikan lembaran misi kepada mereka semua.

mereka berlima pun langsung menuju tenda persiapan, dimana di dalam tenda terbuka tersebut, banyak senjata dan amunisi serta perlengkapan, untuk mendukung misi. jam 2 siang mereka pun berkumpul di gerbang yang dimana sebuah panser sudah bersiap, semuanya pun masuk ke dalam panser dan bersiaga pada pos masing masing.

=========================================================
================A.S.O.D Panser E7-IA=====================
=========================================================
>cek enggine ---------------------- Done / None
>cek Map Gprs/Gps------------------ Done / None
>automatick Gun-------------------- Done / None
>Full------------------------------ Done / None 100%
>Full 2---------------------------- Done / None 100%
>enggine 2 ------------------------ Stanbay

All System And Cek All E7-IA=====> Redy

Pilot dan Co pilot panser pun sudah stanby, feru pun memberikan sinyal bahwa team angel sudah bersiap.

tentara penjaga gerbang pun berdiri di atas tembok besar, dan bersiap membuka gerbang, gerbang pertama di buka, mobil panser yang di dalamnya memuat Angel 1 mulai berjalan, panser pun stop setelah melihat sinyal dari penjaga gerbang, pintu gerbang pertama di tutup kembali, kini gerbang ke 2 terbuka panser pun langsung meluncur, menuju lokas, dengan kecepatan 20km/jam, di karenakan banyak puing puing gedung dan mobil yang sudah tidak beroperasi. 

baru 500 kilometer mereka sudah di serang kawanan zombie, penembak automatis dengan peredam pun menembak mayat hidup tersebut.panser terus berjalan. tidak lama mereka menemukan jembatan yang di maksud, pilot panser memberitahukan, dan melihat ke sekeliling, copilot menggunakan mode deffend system, kursinya automatis naik ke atas dan posisi senjata mesin dengan 400Rpm dengan kaliber 5cm. 

co-pilot memberitahukan aman, feru pun memerintahkan semua out dari panser dan menuju jembatan. wdy menggunakan teleskop sniper ya dan naik ke sebuah jembatan darurat.

"saya sudah di posisi roger" wdy memberitahukan ke pada team melewati radio
"go go go!" ujar feru

sianya mereka langsung berada tepat di atas jembatan.

"kapten, arah jam 12 tepat di depan kalian ada sekitar 40 jombie sedang berpesta, over" wdy dengan siaga
"wdy perhatikan terus" perintah feru
"yes capten"

edwin mulai memasang dan memprogram laser misil, laser misil untuk memberitakukan kepada pesawat tempur untuk menjatuhkan bom. setelah terpasang, feru memberkan sinyal mundur, co-pilot melihat arah jam 6 ada zombie sekitar 10 orang, semua pun bergegas, setelah anggota lain bersiaga di dekat mobil panser, wdy turun dari jembatan darurat yang berada di sisi gedung, saat wdy sudah mendekat semuanya pun masuk kedalam panser, mision 1 clear, selanjutnya menuju mision 2, jembatan arah luarkota.

panser pun mulai berjalan. tapi tidak dapat bergerak setelah mendekati lokasi di kaernakan banyak mobil macet. yang di mana semuanya sudah menjadi mayat hidup. mereka tidak dapat merubah arah karena inilah jalan satu satu ya menuju target 2.

feru sebagai pemimpin pun memerintahkan untuk berjalan kaki, dan panser membuat perlindungan disini. tapi dari saran teman yang lain tidak dapat mereka melewati semua ini karena akan menjadi mati konyol di gigit oleh mahluk berbahaya dan sialan itu.

feru mendengarkan saran dari rekan teamnya. dan menghubungi markas lewat radio di panser.

"Angel 1 pada markas, masuk" feru menghubungi markas
"disini markas 42SA, Angel 1 ada yang dapat kami bantu" suara balasa dari radio
"kami membutuhkan suport, disini terlalu banyak mayat hidup" 
"baik di mana kordinat kalian dalam waktu 30 menit bantuan akan sampai" HQ (markas)
"baik, posisi kami cordinat 4A9-SX-7yu1s" feru memberian kordinat
"4A9-SX-7yu1s, kami sudah memasukan kordinat harap kalian di dalam posisi" HQ membalas

feru memberitahukan kepada teamnya agar bersiaga, di karenakan bantuan akan datang. tapi tiba tiba terlihat orang melompat dari gedung dan, jatuh ke atas mobil, dan alaram automatis pun menyala. co-pilot panser langsung menggunakan deffend system dan bersiaga penuh, wdy pun duduk di deffend system di belakang dan kursinya terangkat, dengan menggunakan sniper ya.

"gawat semua zombie tertarik dengan suara tersebut, kita terkepung siaga 1 code Red" ujar wdy
"semua beriaga pada pos, dan tembak jika mendengar perintah ku " feru memberikan perintah
"siap kapten" seluruh team serentak

feru melihat dari sela sela panser dan sebuah kamera yang di zoom hingga 4 kali, zombie itu menyadari keberadaan mereka, dan langsung menggila. saat jarak 300 meter, feru pun memberikan perintah tembak. semua anggota team menembak dari sela sela panser yang di buat untuk melihat dan memasukan ujung senjata.


senjata yang menggunakan peredam menjadi percuma karena suara alaram mobil meyala dengan kerasnya. co-pilot pun menembak mobil yang menyala dan terjadi ledakan besar. membuat jombie yang di sisinya menjadi terpelanting dan hancur, alaram pun berhenti tapi, zobie terus berdatangan.

"HQ disini angel 1 kami membutuhkan bantuan segera code Red" ujar feru dengan nada berharap 
"bantuan akan segera tiba, bertahanlah kami memantau kalian dari satelit" ujar HQ

tidak lama, terdengar suara hely copter. feru memberitahukan mision gagal harus menggunakan pesawat tempur untuk meledakan jembatan. tidak lama 6 hely copter pengangkut mulai terlihat tentara di terjunkan di atas gedung, dan sniper sniper mulai menembaki jombie.

tidak lama ada laporan dari zone 4 3 2 terlihat tank dan panser, feru merasa legah, kini dalam waktu 4 jam lokasi tidak jadi di bom melainkan di buat pagar dan beton untuk membuat gerbang secara cepat. team anti biologis pun turun ke jalan dan langsung sterilisasi kota dalam waktu 9 jam. kini tempat menjadi aman, dan mereka semua bergembira, menganggap, mision clear dan sudah terkendali. tapi terdengar dari siaran radio darurat, bahwa kota kota besar di indonesia telah terjangkit wabah ini.

begitu juga negara negara besar lainya mereka sibuk dalam pertahanan negara.kini zone pemerintahan di pimpin oleh militer, di pindahkan ke kota sampit yang sudah di sterillisasi. bandara yang di jaga militer.

bersambung



 
READ MORE - Agency Special Operation Departement (ASOD) part 2
Transmisi dari markas pusat pun telah di sambungkan, feru bergegas membentuk 5 orang untuk 1 team, menurut intelijen lapangan, lokasi yang sekarang feru berada merupakan sebuah pulau dengan 4 jembatan penghubung, misinya adalah meledakan semua jembatan tersebut.

feru pun memilih 5 orang yang di anggap memiliki kemampuan menembak dan berpikir kritis. feru berjalan ke camp yang dimana tentara yang beristirahat sedang bersantai. melihat feru masuk kedalam tenda semua prajurit berdiri tegap dengan posisi siap, kemudian dengan posisi istirahat di tempat. feru pun memberikan hormat kepada mereka.

"ok kawan, aku barusan saja mendapatkan transmisi dari pusat, aku akan membentuk team yang akan bersama ku, jika ada yang ketakutan atau tidak bersedia silahkan keluar dari tenda ini dan aku tidak akan memaksa kalian" ujar feru dengan nada tegas

"siap kapten" semua serempak menjawab

"aku akan memilih lima orang siapa di antara kalian yang bersedia?"

"saya, sersan satu Edwin, specialis senjata berat dan communication, dari kompi A bekasi siap bertugas" 
"saya, Seran dua Wdy, Specialis Sniper / penembak jitu dari kompi B banjar masin siap bertugas"
"saya, Sersan kepala Chiea, specialis medic dari kompi S, Tanggerang siap bertugas"
"saya, prajurit Edy, Specialis Serangan cepat, dari komp E2 Irian jaya siap bertugas"

"baik semua sudah terkempul dengarkan misi kita dengan baik, misi kita meledakan jembatan, kita akan berangkat menggunakan panser E7-iA buatan jerman, dengan tehnologi canggih serta penyembur api, kita hanya di berikan waktu selama 2 hari, kalian paham?" feru sambil memberikan lembaran misi kepada mereka semua.

mereka berlima pun langsung menuju tenda persiapan, dimana di dalam tenda terbuka tersebut, banyak senjata dan amunisi serta perlengkapan, untuk mendukung misi. jam 2 siang mereka pun berkumpul di gerbang yang dimana sebuah panser sudah bersiap, semuanya pun masuk ke dalam panser dan bersiaga pada pos masing masing.

=========================================================
================A.S.O.D Panser E7-IA=====================
=========================================================
>cek enggine ---------------------- Done / None
>cek Map Gprs/Gps------------------ Done / None
>automatick Gun-------------------- Done / None
>Full------------------------------ Done / None 100%
>Full 2---------------------------- Done / None 100%
>enggine 2 ------------------------ Stanbay

All System And Cek All E7-IA=====> Redy

Pilot dan Co pilot panser pun sudah stanby, feru pun memberikan sinyal bahwa team angel sudah bersiap.

tentara penjaga gerbang pun berdiri di atas tembok besar, dan bersiap membuka gerbang, gerbang pertama di buka, mobil panser yang di dalamnya memuat Angel 1 mulai berjalan, panser pun stop setelah melihat sinyal dari penjaga gerbang, pintu gerbang pertama di tutup kembali, kini gerbang ke 2 terbuka panser pun langsung meluncur, menuju lokas, dengan kecepatan 20km/jam, di karenakan banyak puing puing gedung dan mobil yang sudah tidak beroperasi. 

baru 500 kilometer mereka sudah di serang kawanan zombie, penembak automatis dengan peredam pun menembak mayat hidup tersebut.panser terus berjalan. tidak lama mereka menemukan jembatan yang di maksud, pilot panser memberitahukan, dan melihat ke sekeliling, copilot menggunakan mode deffend system, kursinya automatis naik ke atas dan posisi senjata mesin dengan 400Rpm dengan kaliber 5cm. 

co-pilot memberitahukan aman, feru pun memerintahkan semua out dari panser dan menuju jembatan. wdy menggunakan teleskop sniper ya dan naik ke sebuah jembatan darurat.

"saya sudah di posisi roger" wdy memberitahukan ke pada team melewati radio
"go go go!" ujar feru

sianya mereka langsung berada tepat di atas jembatan.

"kapten, arah jam 12 tepat di depan kalian ada sekitar 40 jombie sedang berpesta, over" wdy dengan siaga
"wdy perhatikan terus" perintah feru
"yes capten"

edwin mulai memasang dan memprogram laser misil, laser misil untuk memberitakukan kepada pesawat tempur untuk menjatuhkan bom. setelah terpasang, feru memberkan sinyal mundur, co-pilot melihat arah jam 6 ada zombie sekitar 10 orang, semua pun bergegas, setelah anggota lain bersiaga di dekat mobil panser, wdy turun dari jembatan darurat yang berada di sisi gedung, saat wdy sudah mendekat semuanya pun masuk kedalam panser, mision 1 clear, selanjutnya menuju mision 2, jembatan arah luarkota.

panser pun mulai berjalan. tapi tidak dapat bergerak setelah mendekati lokasi di kaernakan banyak mobil macet. yang di mana semuanya sudah menjadi mayat hidup. mereka tidak dapat merubah arah karena inilah jalan satu satu ya menuju target 2.

feru sebagai pemimpin pun memerintahkan untuk berjalan kaki, dan panser membuat perlindungan disini. tapi dari saran teman yang lain tidak dapat mereka melewati semua ini karena akan menjadi mati konyol di gigit oleh mahluk berbahaya dan sialan itu.

feru mendengarkan saran dari rekan teamnya. dan menghubungi markas lewat radio di panser.

"Angel 1 pada markas, masuk" feru menghubungi markas
"disini markas 42SA, Angel 1 ada yang dapat kami bantu" suara balasa dari radio
"kami membutuhkan suport, disini terlalu banyak mayat hidup" 
"baik di mana kordinat kalian dalam waktu 30 menit bantuan akan sampai" HQ (markas)
"baik, posisi kami cordinat 4A9-SX-7yu1s" feru memberian kordinat
"4A9-SX-7yu1s, kami sudah memasukan kordinat harap kalian di dalam posisi" HQ membalas

feru memberitahukan kepada teamnya agar bersiaga, di karenakan bantuan akan datang. tapi tiba tiba terlihat orang melompat dari gedung dan, jatuh ke atas mobil, dan alaram automatis pun menyala. co-pilot panser langsung menggunakan deffend system dan bersiaga penuh, wdy pun duduk di deffend system di belakang dan kursinya terangkat, dengan menggunakan sniper ya.

"gawat semua zombie tertarik dengan suara tersebut, kita terkepung siaga 1 code Red" ujar wdy
"semua beriaga pada pos, dan tembak jika mendengar perintah ku " feru memberikan perintah
"siap kapten" seluruh team serentak

feru melihat dari sela sela panser dan sebuah kamera yang di zoom hingga 4 kali, zombie itu menyadari keberadaan mereka, dan langsung menggila. saat jarak 300 meter, feru pun memberikan perintah tembak. semua anggota team menembak dari sela sela panser yang di buat untuk melihat dan memasukan ujung senjata.


senjata yang menggunakan peredam menjadi percuma karena suara alaram mobil meyala dengan kerasnya. co-pilot pun menembak mobil yang menyala dan terjadi ledakan besar. membuat jombie yang di sisinya menjadi terpelanting dan hancur, alaram pun berhenti tapi, zobie terus berdatangan.

"HQ disini angel 1 kami membutuhkan bantuan segera code Red" ujar feru dengan nada berharap 
"bantuan akan segera tiba, bertahanlah kami memantau kalian dari satelit" ujar HQ

tidak lama, terdengar suara hely copter. feru memberitahukan mision gagal harus menggunakan pesawat tempur untuk meledakan jembatan. tidak lama 6 hely copter pengangkut mulai terlihat tentara di terjunkan di atas gedung, dan sniper sniper mulai menembaki jombie.

tidak lama ada laporan dari zone 4 3 2 terlihat tank dan panser, feru merasa legah, kini dalam waktu 4 jam lokasi tidak jadi di bom melainkan di buat pagar dan beton untuk membuat gerbang secara cepat. team anti biologis pun turun ke jalan dan langsung sterilisasi kota dalam waktu 9 jam. kini tempat menjadi aman, dan mereka semua bergembira, menganggap, mision clear dan sudah terkendali. tapi terdengar dari siaran radio darurat, bahwa kota kota besar di indonesia telah terjangkit wabah ini.

begitu juga negara negara besar lainya mereka sibuk dalam pertahanan negara.kini zone pemerintahan di pimpin oleh militer, di pindahkan ke kota sampit yang sudah di sterillisasi. bandara yang di jaga militer.

bersambung



 
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku