Minggu, 19 Desember 2010

Dewa Kematian Part 3

Perempuan tersebut tersenyum, senyuman yang sangat meremehkan soal lia, gerakan yang sangat cepat sangat sulit di ikuti dengan mata, lia menggunakan kekuatannya, mata lia sebelah kiri berubah menjadi biru dan sebelah kanan menjadi berwarna kuning emas, seperti mata kucing, dengan menggunakan mata tersebut lia bisa, mengikuti gerakan musuhnya, walau kecepatan musuh di ikuti oleh lia, tapi tubuh lia belum bisa mengimbangi kecepatan gerakan musuh, lia mendapat tendangan keras di perut, lia lalu dengan cepat tangan lia di tarik dan, siku perempuan tersebut langsung menghantam rusuk lia, dengan gerakan berputar , tulang belang lia di tinju dengan keras, hingga membuat lia terjatuh ke tanah, dan lemah, lalu perempuan itu mencekik lia.
“sebelum kau mati, aku ingin memberitahukan nama ku, adalah Aldelin, mereka biasanya menyebutku Pinky Rose of Blod”

 
Pink langsung mengambil senjata tombaknya dan mundur, aura kegelapan keluar dari tubuhnya, hawa kematian menyelimuti lia, lia terus mencoba mengeluarkan cahaya Athena, dari punggung pink keluar sayap putih yang ke merah merahan, warna merah yang cantik seperti sayap yang di lumuri dengan darah, sayap itupun mekar dan pink langsung melompat ke atas, dengan ke tinggian 1000 meter, pink menggunakan mata demonnya, lia pun pasrah tidak dapat bergerak, pink merapal mantra menggunkan kekuatan untuk memusnahkan dewa.
“untuk para dewa dan dewi di surga, apa kalian bisa mendengar suara ku, ampunilah aku, ampunilah semua dosa ku, wahai para dewa dan dewi di surga, tuhan yang mahakasih dan mahapenyayang, ampunilah aku, kasihani lah aku, bersihkanlah aku dari dosa dosa ku, yang aku perbuat secara sengaja dan tidak sengaja” Lia terus berdoa.
Di tempat lia tergeletak, dari tanah muncul pentagram, bahpomet, yang melambangkan lusifer
“dewa bahpomet yang anggung, atas nama lusifer yang kuat dan suci, berikan aku kekuatan untuk membunuh dewa yang penuh dengan aib dan kekotoran, jiwa ku dan ragaku milik lusifer”
Pink pun melemparkan tombaknya, ke arah lia, tombak tersebut melesat dengan ke cepatan tinggi, dan membagi menjadi 7 membentuk pentagram, bintang terbalik. Melihat ajal di depan mata, lia memejamkan matanya, sambil berdoa. Pink tertawa terbahak bahak di udara melihat penderitaan yang di alami lia, tiba tiba dari langit muncul cahaya, suara langkah kaki kuda yang berlali di medan perang, muncul, kudang warna hitam dengan nafas api, menyembur yembur, di tunggangi seorang berjubah besi, warna gelap dan bertanduk, memiliki mata merah yang menakutkan, membawa sebuah tombak besar, Pink terkejut, Itu adalah Jendral Pendamping Odin, begitu hebatkah Lia bisa memanggil jendral tersebut dan menurut dengan perintah lia, dan melemparkan tombaknya ke arah senjata pinky, yang melesat dengan kencang, tombak pink pun hancur, kalah dengan tombak yang di lancarkan oleh Pendamping Odin. Perlahan jendral itu pun menghilang. Pinky tercengang melihat seorang laki laki berdiri dengan posisi sikap melindungi lia. Pinky pun mencabut pedangnya perlahan turun, dan berdiri di atas pucuk pohon cemara. Laki laki, berjubah hitam, membalut tubuhnya, di tangan kanannya memegang pedang katana (pedang panjang milik samurai) berwarna Putih, Pinky teringat dengan anak dewa shinigami.
“teryata kau masih hidup” ujar pinky
“tutup mulutmu yang penuh akan dosa itu, aku akan mengirim mu ke akhirat dan membakarmu di apinekara” ujar deva dengan nada yang gerang
“ow ow, teryata kau memiliki tubuh yang abadi, aku tergoda oleh mu sayang”
“dasar kau iblis betina, sumber bencana”
Lia melihat dengan samar, dan mencoba berdiri, dewa bumi muncul
“ dewa bumi, sembuhkan lia”
“baik dev, bunuh iblis itu dev”
“tanpa kau suruh pun aku akan membunuhnya”
Deva pun mencabut pedangnya, dengan geram, deva seperti menghilang karna sakit cepatnya langsung berada di belakang pinky, dan langsung mendangnya dengan keras, pinky terjatuh ke tanah, deva lasung mendaratkan dua kakinya di perut pinky, pinky sangat ke sakitan dengan serangan yang deva berikan, lalu deva menendang dari samping tepat di pinggang pinky, pinky terseret dan membentur sebuah pohon dengan keras, lalu deva berjalan ke arah pinky
“apa ini kekuatan mu, pejuang lusifer??”
“aggg….k…a…u..”
Lalu deva menarik rambutnya dan menyeretnya serta melemparnya ke tengah lapangan, deva sangat arogan deva, ingin membunuhnya secara pelan pelan, Pinky pun mencoba untuk duduk dan menyandarkan tubuhnya di sebuah batu.
“tuan lusifer tolonglah aku, selamatkan lah aku” pink berdoa dengan terbata bata
“dimana tuan mu sekarang, apa dia akan menolong mu??” deva sambil melihat ke langit
“tunah lusifer tolonglah aku, selamatkan lah aku”pinky terus berdoa
“teryata tuan lusifer mu, tidak mendengarkan mu” deva sambil menatap wajahnya
Tusukan di bahunya sedalam 10 senti meter, membuat Pink sangat kesakitan, Dewa bumi tidak tahan melihat deva menyiksa, antek antek lusifer, Lia pun bangun dan berdiri menghampiri deva, tusukan tusukan 10 senti meter di tubuh pinky, terus di lakukan deva, tangan kanan deva mengeluarkan api, neraka, pinky terkejut, karna deva akan membakarnya secara hidup hidup,
“deva hentikan!!!” ujar lia
Deva menoleh ke lia
“kenapa??, dia sudah membuat mu luka parah, aku akan membalasnya berpuluh puluh kali lipat”
“jangan dev, dia juga manusia, dia hanya tersesat”
“ada apa dengan mu lia” lalu deva hendak mengayunkan pedangnya ke arah leher pinky
“HENTIKAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! DEVAAAA!!!!!!!!”
Deva terdiam, karna deva telah di selimuti hawa dendam yang sangat membara, tapi untung saja kata kata lia menyadarkan deva, lalu dari semak semak muncul seorang laki laki dan langsung memeluk pinky.
“tuan jangan bunuh dia, bunuh saja saya” ujar laki laki tersebut
“kenapa kau melindunginya, dia telah banyak berbuat dosa dan mencelakai cinta ku, aku akan memberikan kematian yang cepat kepada nya”
“jangan tuan, jangan bunuh dia, saya rela menukarkan yawa saya untuk Pinky”
“siapa kau hingga kau rela menukar hidup mu untuk Pinky”
“saya adalah Mulyana sahid panggil saja saya yana, saya akan menukar yawa saya untuk pinky, jika tuan mencintai dia, saya pun mencintai pinky, seperti tuan mencintai kekasih tuan, dan tuan pasti tidak akan rela cinta tuan mati”
Lia pun berdiri di samping deva dan memeluk deva,
“deva aku kangen kamu, kamu kemana aja selama ini, aku sangat rindu dengan mu” lia menangis dengan tersendu2
“aku hanya tertidur sementara, sekarang aku ada di dekat mu lagi kan, sekarang jangan menangis lagi, aku akan menyelesaikan ini”
“dev, kasihani lah dia”
“tapi dia sudah melukai kamu, dan terlebih dia pengikut lusifer”
“apa kau tak kasihan dengan mereka” ujar lia
“tuan tolong lah, selama hidup ku, aku tidak pernah memohon dengan siapapun, tidak pernah meminta ampun ke siapapun, demi pinky aku rela melakukan apapun untuknya, termasuk menukarkan yawa ku untuknya”
“baik sekarang bunuh diri mu sendiri, dewa bumi pinjamkan Pedang mu, dan berikan kepada ya”
Dewa bumi pun melemparkan sebuah pedang ke depan Yana
“dev hentikan itu jangan kau biyarkan”
“Lia kamu diam saja, aku ingin melihat sampai di mana, keteguhan cintanya terhadap Pinky itu”
Pinky melihat yana, yang memegang pedang tersebut dengan gemetar
“yana bodoh, letakan pedang itu, biyarkan dia membunuh ku”
“tidak apa apa pink, aku cinta sama kamu, aku sayang banget sama kamu”
Yana pun langsung menusukan pedanya ke perutnya, darah segar keluar dari luka yang di buatnya dengan pedang, lia dan deva mundur selangkah.
“yana bodohhhhhhhhhhhhhhhhh, kenapa kenapa….”
“karna Yana cinta Pinky, yana rela melakukan Ini semua demi pinky”
Pinky hanya bisa terdiam, karna pinky tidak dapat mencegah yana, tubuh pinky sudah mati rasa, karna tusukan, tusukan oleh pedang dewa kematian, deva telah merusak semua saraf gerak pinky.
“apa Pinky sudah tuan ampuni”
“ya aku sudah mengampuninya”
“kalo begitu saya akan mati dengan tenang”
Pinky teringat kenangan kenangan bersama Yana, seorang laki laki yang selama ini selalu ia manfaatkan, tapi Yana tidak pernah perotes semua perlakukan Pinky yang kadang kasar terhadap Yana, lalu deva mendekati tubuh yana yang hampir terjatuh dan memukul dadanya Yana
“Hidup lah!!!!!”
Sangat ajaib kuasa seorang dewa shinigami yang di miliki deva, Yana Hidup kembali, Mata pinky pun mengeluarkan air mata, Yana pun pingsan, luka nya sudah sembuh. Lalu lia mengambil seruling Athena, dan memainkannya. Perlahan hawa gelap yang menyelimuti mereka semua menghilang dan memudar, suara yang sangat merdu sekali, suara seruling tersebut memiliki kekuatan magis yang sangat luar biasa, Pinky merasakan rasa hangat, kegelapan tadi pun hilang, luka di tubuh pinky perlahan membaik, serta staminanya.
“selama ini aku salah, aku berdosa, ampunilah aku” ujar pingky
“minta ampunlah kepada tuhan “ deva dengan tersenyum
Tidak lama kemudian Matahari Terbit, deva duduk di samping Yana, Lia pun duduk di samping pinky
“lia maafkan aku telah menyakiti mu” ujar pinky dengan penuh menyesal
“hahahaha, gak apa kok, kamu kan tadi lagi di kuasai oleh kekuatan jahat”
“apa aku perlu menyadarkan laki laki ini??” ujar dewa bumi
“jangannnnnn dulu, orangnya bawel, mending biyarkan dia tertidur dulu” ujar Pinky
Semuanya pun tertawa, mereka melihat matahari terbit sangat indah sekali
“dev” ujar pink
“kenapa ?”
“aku akan membantu kalian untuk membunuh lusifer, dengan kekuatan ku ini aku akan membantu mu, karna kalian adalah orang orang pertama yang perduli terhadap ku dan mau menjadi teman ku”
“iya kita semua teman” ujar lia
Kini merekapun bertambah 2 orang, yang menjadi teman mereka, dewa bumi pun tersenyum. Ken merasakan bahwa mereka telah kehilangan Pinky, Tapi itu tidak masalah bagi Ken, karna Pinky bukan siapa siapa bagi dia, Ken memerintahkan anak buahnya untuk membangun sebuah altar besar, setinggi 25meter dengan lebar 25 meter dan panjang 40 meter. Dengan di kelilingi 4 Giok Naga, yaitu naga, merah yang melambangkan unsure elemen api, naga biru yang melambangkan unsure air, naga hijau berlambangkan Tanah, dan Naga biru muda unsur udara
READ MORE - Dewa Kematian Part 3
Perempuan tersebut tersenyum, senyuman yang sangat meremehkan soal lia, gerakan yang sangat cepat sangat sulit di ikuti dengan mata, lia menggunakan kekuatannya, mata lia sebelah kiri berubah menjadi biru dan sebelah kanan menjadi berwarna kuning emas, seperti mata kucing, dengan menggunakan mata tersebut lia bisa, mengikuti gerakan musuhnya, walau kecepatan musuh di ikuti oleh lia, tapi tubuh lia belum bisa mengimbangi kecepatan gerakan musuh, lia mendapat tendangan keras di perut, lia lalu dengan cepat tangan lia di tarik dan, siku perempuan tersebut langsung menghantam rusuk lia, dengan gerakan berputar , tulang belang lia di tinju dengan keras, hingga membuat lia terjatuh ke tanah, dan lemah, lalu perempuan itu mencekik lia.
“sebelum kau mati, aku ingin memberitahukan nama ku, adalah Aldelin, mereka biasanya menyebutku Pinky Rose of Blod”

 
Pink langsung mengambil senjata tombaknya dan mundur, aura kegelapan keluar dari tubuhnya, hawa kematian menyelimuti lia, lia terus mencoba mengeluarkan cahaya Athena, dari punggung pink keluar sayap putih yang ke merah merahan, warna merah yang cantik seperti sayap yang di lumuri dengan darah, sayap itupun mekar dan pink langsung melompat ke atas, dengan ke tinggian 1000 meter, pink menggunakan mata demonnya, lia pun pasrah tidak dapat bergerak, pink merapal mantra menggunkan kekuatan untuk memusnahkan dewa.
“untuk para dewa dan dewi di surga, apa kalian bisa mendengar suara ku, ampunilah aku, ampunilah semua dosa ku, wahai para dewa dan dewi di surga, tuhan yang mahakasih dan mahapenyayang, ampunilah aku, kasihani lah aku, bersihkanlah aku dari dosa dosa ku, yang aku perbuat secara sengaja dan tidak sengaja” Lia terus berdoa.
Di tempat lia tergeletak, dari tanah muncul pentagram, bahpomet, yang melambangkan lusifer
“dewa bahpomet yang anggung, atas nama lusifer yang kuat dan suci, berikan aku kekuatan untuk membunuh dewa yang penuh dengan aib dan kekotoran, jiwa ku dan ragaku milik lusifer”
Pink pun melemparkan tombaknya, ke arah lia, tombak tersebut melesat dengan ke cepatan tinggi, dan membagi menjadi 7 membentuk pentagram, bintang terbalik. Melihat ajal di depan mata, lia memejamkan matanya, sambil berdoa. Pink tertawa terbahak bahak di udara melihat penderitaan yang di alami lia, tiba tiba dari langit muncul cahaya, suara langkah kaki kuda yang berlali di medan perang, muncul, kudang warna hitam dengan nafas api, menyembur yembur, di tunggangi seorang berjubah besi, warna gelap dan bertanduk, memiliki mata merah yang menakutkan, membawa sebuah tombak besar, Pink terkejut, Itu adalah Jendral Pendamping Odin, begitu hebatkah Lia bisa memanggil jendral tersebut dan menurut dengan perintah lia, dan melemparkan tombaknya ke arah senjata pinky, yang melesat dengan kencang, tombak pink pun hancur, kalah dengan tombak yang di lancarkan oleh Pendamping Odin. Perlahan jendral itu pun menghilang. Pinky tercengang melihat seorang laki laki berdiri dengan posisi sikap melindungi lia. Pinky pun mencabut pedangnya perlahan turun, dan berdiri di atas pucuk pohon cemara. Laki laki, berjubah hitam, membalut tubuhnya, di tangan kanannya memegang pedang katana (pedang panjang milik samurai) berwarna Putih, Pinky teringat dengan anak dewa shinigami.
“teryata kau masih hidup” ujar pinky
“tutup mulutmu yang penuh akan dosa itu, aku akan mengirim mu ke akhirat dan membakarmu di apinekara” ujar deva dengan nada yang gerang
“ow ow, teryata kau memiliki tubuh yang abadi, aku tergoda oleh mu sayang”
“dasar kau iblis betina, sumber bencana”
Lia melihat dengan samar, dan mencoba berdiri, dewa bumi muncul
“ dewa bumi, sembuhkan lia”
“baik dev, bunuh iblis itu dev”
“tanpa kau suruh pun aku akan membunuhnya”
Deva pun mencabut pedangnya, dengan geram, deva seperti menghilang karna sakit cepatnya langsung berada di belakang pinky, dan langsung mendangnya dengan keras, pinky terjatuh ke tanah, deva lasung mendaratkan dua kakinya di perut pinky, pinky sangat ke sakitan dengan serangan yang deva berikan, lalu deva menendang dari samping tepat di pinggang pinky, pinky terseret dan membentur sebuah pohon dengan keras, lalu deva berjalan ke arah pinky
“apa ini kekuatan mu, pejuang lusifer??”
“aggg….k…a…u..”
Lalu deva menarik rambutnya dan menyeretnya serta melemparnya ke tengah lapangan, deva sangat arogan deva, ingin membunuhnya secara pelan pelan, Pinky pun mencoba untuk duduk dan menyandarkan tubuhnya di sebuah batu.
“tuan lusifer tolonglah aku, selamatkan lah aku” pink berdoa dengan terbata bata
“dimana tuan mu sekarang, apa dia akan menolong mu??” deva sambil melihat ke langit
“tunah lusifer tolonglah aku, selamatkan lah aku”pinky terus berdoa
“teryata tuan lusifer mu, tidak mendengarkan mu” deva sambil menatap wajahnya
Tusukan di bahunya sedalam 10 senti meter, membuat Pink sangat kesakitan, Dewa bumi tidak tahan melihat deva menyiksa, antek antek lusifer, Lia pun bangun dan berdiri menghampiri deva, tusukan tusukan 10 senti meter di tubuh pinky, terus di lakukan deva, tangan kanan deva mengeluarkan api, neraka, pinky terkejut, karna deva akan membakarnya secara hidup hidup,
“deva hentikan!!!” ujar lia
Deva menoleh ke lia
“kenapa??, dia sudah membuat mu luka parah, aku akan membalasnya berpuluh puluh kali lipat”
“jangan dev, dia juga manusia, dia hanya tersesat”
“ada apa dengan mu lia” lalu deva hendak mengayunkan pedangnya ke arah leher pinky
“HENTIKAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! DEVAAAA!!!!!!!!”
Deva terdiam, karna deva telah di selimuti hawa dendam yang sangat membara, tapi untung saja kata kata lia menyadarkan deva, lalu dari semak semak muncul seorang laki laki dan langsung memeluk pinky.
“tuan jangan bunuh dia, bunuh saja saya” ujar laki laki tersebut
“kenapa kau melindunginya, dia telah banyak berbuat dosa dan mencelakai cinta ku, aku akan memberikan kematian yang cepat kepada nya”
“jangan tuan, jangan bunuh dia, saya rela menukarkan yawa saya untuk Pinky”
“siapa kau hingga kau rela menukar hidup mu untuk Pinky”
“saya adalah Mulyana sahid panggil saja saya yana, saya akan menukar yawa saya untuk pinky, jika tuan mencintai dia, saya pun mencintai pinky, seperti tuan mencintai kekasih tuan, dan tuan pasti tidak akan rela cinta tuan mati”
Lia pun berdiri di samping deva dan memeluk deva,
“deva aku kangen kamu, kamu kemana aja selama ini, aku sangat rindu dengan mu” lia menangis dengan tersendu2
“aku hanya tertidur sementara, sekarang aku ada di dekat mu lagi kan, sekarang jangan menangis lagi, aku akan menyelesaikan ini”
“dev, kasihani lah dia”
“tapi dia sudah melukai kamu, dan terlebih dia pengikut lusifer”
“apa kau tak kasihan dengan mereka” ujar lia
“tuan tolong lah, selama hidup ku, aku tidak pernah memohon dengan siapapun, tidak pernah meminta ampun ke siapapun, demi pinky aku rela melakukan apapun untuknya, termasuk menukarkan yawa ku untuknya”
“baik sekarang bunuh diri mu sendiri, dewa bumi pinjamkan Pedang mu, dan berikan kepada ya”
Dewa bumi pun melemparkan sebuah pedang ke depan Yana
“dev hentikan itu jangan kau biyarkan”
“Lia kamu diam saja, aku ingin melihat sampai di mana, keteguhan cintanya terhadap Pinky itu”
Pinky melihat yana, yang memegang pedang tersebut dengan gemetar
“yana bodoh, letakan pedang itu, biyarkan dia membunuh ku”
“tidak apa apa pink, aku cinta sama kamu, aku sayang banget sama kamu”
Yana pun langsung menusukan pedanya ke perutnya, darah segar keluar dari luka yang di buatnya dengan pedang, lia dan deva mundur selangkah.
“yana bodohhhhhhhhhhhhhhhhh, kenapa kenapa….”
“karna Yana cinta Pinky, yana rela melakukan Ini semua demi pinky”
Pinky hanya bisa terdiam, karna pinky tidak dapat mencegah yana, tubuh pinky sudah mati rasa, karna tusukan, tusukan oleh pedang dewa kematian, deva telah merusak semua saraf gerak pinky.
“apa Pinky sudah tuan ampuni”
“ya aku sudah mengampuninya”
“kalo begitu saya akan mati dengan tenang”
Pinky teringat kenangan kenangan bersama Yana, seorang laki laki yang selama ini selalu ia manfaatkan, tapi Yana tidak pernah perotes semua perlakukan Pinky yang kadang kasar terhadap Yana, lalu deva mendekati tubuh yana yang hampir terjatuh dan memukul dadanya Yana
“Hidup lah!!!!!”
Sangat ajaib kuasa seorang dewa shinigami yang di miliki deva, Yana Hidup kembali, Mata pinky pun mengeluarkan air mata, Yana pun pingsan, luka nya sudah sembuh. Lalu lia mengambil seruling Athena, dan memainkannya. Perlahan hawa gelap yang menyelimuti mereka semua menghilang dan memudar, suara yang sangat merdu sekali, suara seruling tersebut memiliki kekuatan magis yang sangat luar biasa, Pinky merasakan rasa hangat, kegelapan tadi pun hilang, luka di tubuh pinky perlahan membaik, serta staminanya.
“selama ini aku salah, aku berdosa, ampunilah aku” ujar pingky
“minta ampunlah kepada tuhan “ deva dengan tersenyum
Tidak lama kemudian Matahari Terbit, deva duduk di samping Yana, Lia pun duduk di samping pinky
“lia maafkan aku telah menyakiti mu” ujar pinky dengan penuh menyesal
“hahahaha, gak apa kok, kamu kan tadi lagi di kuasai oleh kekuatan jahat”
“apa aku perlu menyadarkan laki laki ini??” ujar dewa bumi
“jangannnnnn dulu, orangnya bawel, mending biyarkan dia tertidur dulu” ujar Pinky
Semuanya pun tertawa, mereka melihat matahari terbit sangat indah sekali
“dev” ujar pink
“kenapa ?”
“aku akan membantu kalian untuk membunuh lusifer, dengan kekuatan ku ini aku akan membantu mu, karna kalian adalah orang orang pertama yang perduli terhadap ku dan mau menjadi teman ku”
“iya kita semua teman” ujar lia
Kini merekapun bertambah 2 orang, yang menjadi teman mereka, dewa bumi pun tersenyum. Ken merasakan bahwa mereka telah kehilangan Pinky, Tapi itu tidak masalah bagi Ken, karna Pinky bukan siapa siapa bagi dia, Ken memerintahkan anak buahnya untuk membangun sebuah altar besar, setinggi 25meter dengan lebar 25 meter dan panjang 40 meter. Dengan di kelilingi 4 Giok Naga, yaitu naga, merah yang melambangkan unsure elemen api, naga biru yang melambangkan unsure air, naga hijau berlambangkan Tanah, dan Naga biru muda unsur udara
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku