Rabu, 29 Desember 2010

Dewa Kematian Part 7

Sudah 1 bulan tepatnya tentara lusifer tidak menyerang, mereka malah mendirikan tenda tenda dan mengepung benteng, mereka sengaja membuat orang orang yang ada di dalam benteng jastok kelaparan, memasuki minggu ke tiga.
“lapor yang mulia, persediaan makanan kita menipis” ujar mentri sandang dan pangan
“pinky bagai mana ini persediaan kita menipis”
“menurut hamba yang mulai, seluruh gandum kita jadikan roti, dan beras kita jadikan bubur untuk menghemat, tanam sayur sayuran yang berjangka pendek dengan sekala besar”
“kalo begitu aku akan menurunkan perintah”
Raja pun memerintah agar melaksanakan semua yang di katakan oleh pinky, karna busur panah menipis, mereka mulai membuat busur dengan ranting ranting pohon, menara pengawas pun berteriak tentara musuh mendekat dengan membawa Sandra.

 
“Hei para penduduk jastok, aku membawakan sebuah pertunjukan yang sangat menarik” ujar Ken yang langsung memimpin
Pinky, Yana, Deva dan Lia melihat secara langsung, 35 wanita kira kira berumur 25 hingga 45 tahun dan anak kecil sekitar 10 tahun hingga 13 tahun, mereka di rantai seperti binatang, dari raut wajah mereka mereka sangat sedih dan hanya ingin sekali mati, lalu mereka di telanjangi oleh anak buah Ken, dan di tubuh mereka terlihat banyak bekas cambuk, ada yang menangis ada yang tatapan hampa.
“lihat para manusia yang menjijikan ini seperti kalian, aku akan memberikan pertunjukan yang sangat hebat” ken tertawa terbahak
Ken memberikan isyarat kepada anak buahnya, pasukan itupun melepas semua rantainya, deva dan kawan kawan mengira ken akan melepaskan tawanan tersebut teryata tidak, para tentara mulai mengelilingi mereka, tentara lusifer itu mencabut pedang merekan ,dan mereka menebas kepala tawanan wanita dan anak kecil itu tanpa ampun, teriakan ke sakitan saat goresan pedang yang tajam memotong tubuh mereka terdengar sangat keras, tentara yang berada di benteng jastok tidak ada yang sanggup melihat, kejadian tersebut hanya deva yang berani melihat, sebenarnya deva melihat ke jadian itu sebenarnya tidak sanggup tapi, deva harus melihat karna deva berjanji di dalam hatinya akan membalas ke biadapan Ken melebihi dari itu semua, mereka pun meninggalkan mayat mayat tersebut yang penuh dengan luka tusukan dan tebasan, hujan pun mulai turun, membasahi mayat mereka yang di bunuh dengan keji oleh prajurit lusifer. Pertujukan itu sukses membuat down mental prajurit. Deva pun melompat ke luar benteng jastok, deva langsung membakar mayat mayat tersebut, hingga menjadi debu, di lihat dari kejauhan deva sepertinya menangis melihat kejadian tersebut, lia keluar dari benteng dan menjemput deva, lia langsung membawa deva ke dalam benteng dan keruangan istirahat, agar deva bisa menenangkan diri. Ke esokan harinya ken memberikan pertunjukan yang sama. Melihat ke jadian itu Pinky pun di desak oleh para petinggi kerajaan agar menyerang atau akan banyak lagi korban tidak berdosa akan mati, tidak lama kemudian ada intel mengatakan bahwa tahanan Sandra rakyat sipil di pihak tentara lusifer sudah habis, walau sudah habis tidak ada pertunjuukan yang mengerikan seperti itu kini mental prajurit sedang down.
Lalu pinky memerintahkan membuat orang orangan dari jerami, yang menggunakan baju perang seolah olah terlihat seperti manusia, jika musuh mendekati benteng siapkan para pemanah, dan teryata benar musuh sedang mengamati gerak gerik tentara yang ada di dalam benteng dari jauh, lalu pinky pun meminta agar semua orang tertawa dan membuat api unggun yang besar dan menari mengelilinginya, seolah olah mereka sedang bergembira, dan musuh pun termakan oleh jebakan pinky, deva duduk dan termenung, memasuki minggu ke empat, seorang peria bernama Totti menghap pinky, dan dia adalah pangeran dari Juno, ia menawarkan agar di buatnya balon udara yang besar untuk penyelamat, hanya balon udara yang bisa terbang di atas awan dan sangat tinggi, balon udara itu di gunakan sewaktu waktu untuk penyelamatan jika benteng telah hancur, totti pun memberikan catatan biru kepada para ilmuan agar membuat balon udara, mereka pun langsung bekerja tanpa berkata kata lagi.
Memasuki minggu ke 7, persediaan makanan sangat menipis, mereka kini menerapka puasa bagi orang orang dewasa, deva pun menghapiri tukang besi dan memberikan sebuah belati dan pedang shinigaminya, deva meminta untuk menempanya menjadi satu, salah seorang melihat pedang itu.
“maaf tuan jika hamba lancang, itu pedang masamune, yang sudah tidak ada lagi di dunia ini, dari mana anda mendapatkan pedang magis tersebut”
“ini adlaah pedang turun temurun dari keluarga ku”
“hamba dengar tuan ingin menyatukan belati dan pedang masamune itu tuan”
“iya, apa kau bisa memyatukan pedang ini”
“dengan suatu ke hormatan hamba akan menyatukan belati itu dengan katana tuan, tepat tengah mala ini saat bulan purnama”
Hingga saat ini tentara lusifer masih belum ada tanda tanda untuk menyerang, deva di minta seorang ahli pembuat pedang itu untuk menghadiri upacara penyatuan pedang tersebut, saat malam hari tiba deva melihat upacara ritual tersebut, teryata orang ini bukan pembuat pedang sembarangan, di sisi kanan ada 5 orang laki laki menggunakan baju tradisional seperti orang jepang, dengan masing masing memukul gendang kecil dan berdoa, di sisi kiri ada 5 orang perempuan yang memukul tali busur panah dengan sebuah bambu kecil, kayu yang di susun tinggi sebanyak 5 tingkat di tengahnya api besar sedang menyala, ritual itu hanya di hadiri oleh deva seorang, entah kenapa tidak ada yang masuk ke wilayah pembuatan pedang ini, orang itu mulai menyiapkan sebuah peralatan pedang dan belati tersebut di bakar dengan api yang besar hingga berwarna merah, lalu meletakannya di atas batu besar dan mulai di pukulnya dengan keras, walau seperti itu sepertinya mereka mempunyai ketukan yang aneh saat memukulkan patu ke belati tersebut, kita melihat satu gerakan tapi terdengar 3 dan5 pukulan semua pukulan itu terbilang bilangan ganjil, 3,5, dan 7, seperti itu berulang ulang, keringat yang mencucur karna panasnya api yang besar, perlahan orang itu memasukan besi tempaannya ke dalam air dan memukulnya lagi, di bakar kembali, secara berulang ulang, percikan api seperti kunang kunang kerap kali terjadi, penyatuan belati dan pedang itu memakan waktu 3 jam tanpa henti, setelah jadi, pedang deva berubah berwarna hitam dengan mata pisau yang putih terang mengkilap, setelah selesai pedang itu di berikan kepada deva, saat deva menerima pedang tersebut, baju perang deva berubah menjadi berawrna hitam, dan masamune ini berubah menjadi nama pedang kabuto, pedang yang mengisap darah musuhya yang terena tebas, sekarang benar benar menjadi pedang shinigami yang menurut legenda telah musnah, dan kini dibuat kembali. Lalu orang itu memberikan lagi sebuah pedang yang di sebut kodaci, pedang kecil pasangan dari katana (pedang panjang) yang di berinama taring naga.
Kini pinky merubah strateginya tidak bertahan lagi tapi melawan, tentara lusifer, lia berhasil membangkitkan semangat prajurit lagi, pasukan menggunakan tombak di depan dengan menggunakan perisai yang lebar, dapat melindungi setengah badan mereka. Dan pasukan berpedang di barisan no 2 setelah pasukan menggunakan tombak, pasukan pemanah di pimpin oleh pinky, di barisan ke 3, dan para penyihir serta priest di pimpin oleh lia.
“wahai rakyat ku dengarkan lah raja kalian ini, disini aku berdiri, kita berperang bersama mati bersama dan menuju ke surga bersama, demi membela keluarga, saudara, anak dan istri, serta Negara yang kita cintai, kita hidup, makan dan minum, serta besar dari tanah ini, tanah kita semua dengan semboyan satria, res um , ana masja raven oravel sanctuary, sanja sakam mori ja na kha na, orasanja msa roji wa um saman vanhalla ( kami keturunan jastok, berperang dengan gagah berani dimana kami akan mati dan di tempatkan di vanhalla tempat para pejuang pemberani berdiri di sisi dewa Odin bapak dari segala bapak para dewa dan disanalah tempat para ke satria), mari kita bertarung hingga mati!!!”
Pidato raja tersebut membangkitkan para kesatria, pasukan lusifer menyusun barisan, teryata di sana lusifer sedang berada di atas kuda dengan tersenyum bersama Ken di sisinya, dan lusifer melihat secara langsung perperangan ini. Lalu para prajurit mengulang kata kata sang raja yang memang kata kata itu sudah di turunkan turun menurun ke pada mereka dan di ikuti oleh tentara dari bangsa bangsa lain.
“res um, ana masja raven oravel sanctuary, sanja sakam mori ja na kha na. ora sanja msa roji wa um saman vanhalla”
Sambil mengucapkan kata kata tersebut, ada yang mengikat genggaman pedang meraka dengan tangan mreka agar tidak lepas dari genggaman mereka, kata kata yang sangat hebat hingga dapat menghilangkan ketakutan mereka, mereka tersenyum sambil mengucapkan kata kata tersebut, disinilah mereka akan memberikan perlawanan yang hebat. Pasukan lusifer pun mulai bergerak selangkah demi selangkah.
“pasukan pemanah berada di posisi!!!!!!!”
“ha!!!!!!!!!!!!!” ujar seluruh pasukan pemanah di atas benteng jastok
“tarik busur kalian, dan tunggu perintah selanjutnya !!!!!!!!!!!!!!”
“ha!!!!!!!!!!!!”
Prajurit lusifer sudah mulai memasuki jarak jangkauan panah, tapi pinky masih belum memerintahkan untuk melepaskan anak panah.
“yana senang bertempur bersama mu di medan perang”
“iya deva, aku juga senang bisa bertempur bersama mu”
“kita akan bertemu dengan orang orang yang kita cintai di surga”
“sampai mati dev”
Lalu deva berteriak kepada pasukan berpedang
“semua dalam posisi bertempur, jangan takut dengan musuh, kita balaskan dendam dendam mreka yang telah di bunuh dengan keji oleh pasukan lusifer!!!!!!!!!!!!!”
“ya!!!!!!!!!!!!!!!!”
Yana pun kembali ke posisinya dengan tentara menggunkan tombak dan perisai, Yana melihat ke arah pinky, dan pinky tersenyum manis kepada yana, lalu yana mebalikan badannya dan memberikan aba aba kepada prajurit di garis depan.
“pasukan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!, Posisi menyerang dan tunggu perintah ku!!!!”
“Yaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Di dalam istana pasuka naga terbang yang di pimpin oleh price Totti dari benua terbang Juno.
“Siap pergi ke vanhalla!!!!!!!!!!!!!!”
“yaaaaaaa!!!!!!!!”
“saatnya kita terbang!!!!!!!!!!!!, kembalikan kejayaan JUNO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Tentara naga terbang pun terbang melayang di atas tentara jastok berputar putar menjaga serangan dari tentara lusifer, perperangan yang sangat hebat akan segera di mulai, 4 barisan depan tentara lusifer sudah berada di daerah jangakauan anak panah kerajaan jastok.
“pasukan pemanah!!!!!!!!!!!!!! Lepaskan anak panah pertama!!!!!!” ujar pinky
Anak panah pun menghujani tentara lusifer, ken langsung memberikan sinyal kepada pemimpingaris depan prajurit lusifer.
“gunakan formasi benteng berjalan!!!!!!”ujar salah satu pemimpin pasukan garis depan lusifer
Pasukan lusifer langsung membentuk barisan menutup perisai mereka dari serangan hujan panah, prajurit paling depan , kiri dan kanan menutup serangan dari depan dan dari samping, kini mereka seperti tank yang berjalan siap membunuh musuh.
“siapkan anak panah peledak!!!!!!”
“ya!!!!!!!”
Mereka pun menggunakan panah yang di mana ujungnya di berikan dinamit kecil yang cukup membuat manusia terluka parah, setelah sumbu di bakar mereka siap melepaskan anak panah tersebut.
“tembak kea rah prajurit garis depan lusifer!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Anak panah pun langsung di lepaskan dan ledakan terjadi, membuat hancur formasi musuh
Ken memberikan isarat berupa sebuah bendera, pemimpin garis depan melihat tanda dari lusifer lagi
“pasukan tetap dengan posisi seperti itu!!!!!”
Pasukan lusifer memulai menyusun ulang formasi, jika ada yang tumbang teman yang lain akan menggantikannya, bendera kuning pun di kibarkan oleh ken, pasukan naga terbang milik lusifer pun mengudara.
“pasukan bertombak bersiap!!!!!!!!!!!”
“yaaaaaaa!!!!!”
“maju!!!!!!!!!!!!!!!!” ujar yana
“pasukan berpedang Maju!!!!!!!!!!!!!!!!!” deva memberikan perintah menyerang.
Perperangan sagat sengit di lakukan di udara dan di darat, dari udara kini yang jatuh bukan hanya sebuah anak anak panah, melainkan prajurit dan naga yang telah mati akibat pertempuran di udara, tidak sedikit yang terkena tentara di darat.
Lia dan para penyihir serta pirest menggunakan pelontar api yang di bakar menggunakan sihir milik penyihir putih, 5 orang penyihir merapal mantra bersama dan hujan meteor pun menghujani tentara lusifer, yana dengan gesit mengeluarkan batu dari perut bumi yang runcing, mengahabisi tentara lusifer, kini ken mengibarkan bendera kembali, tentara berkuda menghantam dari sisi kiri dan kanan pasukan jastok” melihat kejadian tersebut pinky memimpin tentara berkuda menganti sipasi pasukan berkuda milik lusifer, kini pasukan pemanah di pimpin oleh salah seorang jendral jastok, senjata meriam pun di kerahkan oleh lusifer yang memiliki tentara alteleri yang canggih menggunakan meriam dan senjata api, dengan pedang yang sangat tajam tersebut deva terus menebaskan pedangnya dengan cepat, dan sebuah anak panah langsung menancap di pundak deva, pasukan pemanah jastok mendapat serangan balik oleh meriam milik lusifer, pinky pun terjatuh dari kudanya karna terkena tembakan di bahu kanannya, melihat kejadian tersebut yana langsung menghampiri Pinky dan melindungi pinky dari musuh
“pinky bangun!!!!!!!!!!!!!!!!, raih senjata mu sekarang!!!!!” ujar yana dan sebuah tombak langsung menikam perut yana, yana membalasnya dengan tebasan yang keras, hingga tubuh musuh terbelah menjadi 2 bagia, Deva langsung me mapah yana yang terluka, tapi yana berdiri tegap lagi dan langsung menyerang musuh kembali, pasukan Lusifer terus menekan pasukan Jastok.
Lia berdiri di atas benteng jastok yang tinggi, Lia sedih melihat perperangan yang sangat mengerikan, manusia saling membunuh, berjuang demi sesuatu yang dia percayai masing masing, Raja jastok mendapat tikaman yang serius di dada oleh Ken, saat ken hendak memenggal kepala raja jastok, pinky melompat dari kudanya dan langsung melemparkan tombaknya, dan berlari mencabut pedang kembar yang ada di pinggangnya langsung Menghantam ken, ken terluka di bagian lengannya, Naga yang di kendari oleh Pangeran totty terluka sangat parah, totti mengarahkan ke arah musuh yang menggunakan naga terbang juga totti langsung melompat ke arah musuh dan menggorok musuh dengan belati kecilnya, totti dengan cepat mengendalikan naga yang di dapatnya dari musuh tersebut, Totti mengambil 3 buah busur dan merapal mantra kuno, dan mengarahnya ke langit, dan di lepaskannya, tidak lama kemudian 1000 panah langsung menghujani tentara jastok, Meriam meriam milik lusifer terus menggempur pasukan Jastok, Tentara Jastok banyak mengalami kematian, Seorang pangeran dari bangsa Elf, Memberitahu lia bahwa mereka bersiap untuk melakukan jarak dekat, walau mereka tidak memiliki kemampuan yang hebat dalam jarak dekat tapi mereka ingin berjuang bersama.
“Pasukan Tentara pemanah Bangsa Elf,!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” dengan air mata yang menetes dan menahan tangis lia bersuara dengan kencang
“Ya!!!!!!!!!!”
“siap kan pedang kalian!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” lia sudah tidak dapat menahan tangis lagi
“yaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!”
“Dukung tentara jastok di garis depan, Selanjutnya, perintah akan di ambil alih oleh Pangeran kalian!!!!!!!!!!!!!” lia langsung duduk di lantai, menangis dengan keras
“yaaa!!!!!!”
Pasukan pemanah Elf langsung menyimpan panah dan tempat busur yang telah kosong, dan mencabut pedang mereka, mereka berbaris dengan rapi. Dan turun dari benteng jastok,.
“arma quska ril rograr sanmo are gar, val xoi asursja Khanweq srhar Argegan” di ikuti oleh bangsa elf yang lain yang berarti “atas nama keturunan bangsa elf, kami akan mati terhormat yang akan mengatarkan kami melalui sinar bintang yang terang hingga ke surga”
“Valdrai!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” (artinya serbu!!!!!!!!!!!!”
Mereka pun berlari langsung ke garis depan, pemimpin para penyihir pun menghampiri Lia dan lia berdiri dengan mata yang berlinang air mata, menatap mereka semua.
“Lady Lia, kami kaum penyihir, baru sekarang berbicara setelah ratusan tahun kami menolak berbicara dengan manusia, dan kamu adalah manusia yang kami kagumi, di sini kami akan turun ke garis depan bersama sodara sodara kami tolong berikan perintah kepada kami untuk menyerang membantu, tentara Elf, Jastok, Juno, Ersam, Ormiza, Centaur, Oblix, Zanfa, Grandia, Umsican dan Drawf. Kami akan bangga gugur bersama mereka di medan perang”
“tapi kalian akan mati”dengan nada yang sangat haru
“Lady Lia kami bangsa Penyihir dengan sebutan, Astorizan, kami ingin menunjukan bahwa kaum Astorizan bukanlah kaum yang tidak peduli”
Lia menegakan tubuhnya, dan mencabut pedangnya kembali
“Tentara Astorizan!!!!!!!!!!!!!!!!!!”dengan air mata yang terus menetes
“ya!!!!!!!!!!!!!!!!!”
“Cabut pedang Kalian!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
“ya!!!!!!!!!” mereka langsung menggunakan sihir mereka, menciptakan pedang elemen dengan sekejap mereka menggunakan armor, tidak menggunakan jubah tebal lagi
“Perintah Untuk mendukung pasukan Jastok dan kawan kawan di garis depan, selanjutnya perintah akan di ambil alih oleh pemimpin kalian!!!!!!!!!!’
“ya!!!!!”
Kini pempin bangsa Astorizan, mengambil alih perintah, terhadap bangsanya, mereka pun berkumpul di tengah benteng.
“Hwæt! Wē Gār-Dena in geārdagum, þēodcyninga, þrym gefrūnon, hū ðā æþelingas ellen fremedon. Oft Scyld Scēfing sceaþena þrēatum, monegum mǣgþum, meodosetla oftēah, egsode eorlas. Syððan ǣrest wearðfēasceaft funden, hē þæs frōfre gebād, wēox under wolcnum, weorðmyndum þāh, oðþæt him ǣghwylc þāra ymbsittendra ofer hronrāde hȳran scolde, gomban gyldan. þæt wæs gōd cyning!” yang di ikuti oleh semua pejuang Astorizan yang berarti (Lihat, pujian keahlian rakyat raja raja orang Astorizan yang di persenjatai dengan tombak dan pedang di hari panjang meluncur kami sudah mendenar, dan kehormatan di mana para pangeran mahkota menang dari musuh yang di bagi menjadi skuadron dari banyak suku yang merusak bangku pesta membuat para bangsawan terpesona sejak pertama dia Bangsa Astorizan ia tanpa teman, hanya seprang bayi terlantar,nasib membalasnya karena dia membesar di bawah bulan,bintang,angkasa dan matahari, di kekayaan dia berkembang pesat sampai di hadapannya rakat, baik jauh maupun dekat yang memili rumah sedekat jalan ikan paus di lautan.)
“Astoriazan, bygynneth!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” yang berarti (astoriazan, Sampai mati!!!!!!!!!!!!!)
Tiba tiba kuda bernapas kan dengan api muncul dari tanah dan mereka menaikinya dan langsung menuju garis depan, dengan gagah berani.
READ MORE - Dewa Kematian Part 7
Sudah 1 bulan tepatnya tentara lusifer tidak menyerang, mereka malah mendirikan tenda tenda dan mengepung benteng, mereka sengaja membuat orang orang yang ada di dalam benteng jastok kelaparan, memasuki minggu ke tiga.
“lapor yang mulia, persediaan makanan kita menipis” ujar mentri sandang dan pangan
“pinky bagai mana ini persediaan kita menipis”
“menurut hamba yang mulai, seluruh gandum kita jadikan roti, dan beras kita jadikan bubur untuk menghemat, tanam sayur sayuran yang berjangka pendek dengan sekala besar”
“kalo begitu aku akan menurunkan perintah”
Raja pun memerintah agar melaksanakan semua yang di katakan oleh pinky, karna busur panah menipis, mereka mulai membuat busur dengan ranting ranting pohon, menara pengawas pun berteriak tentara musuh mendekat dengan membawa Sandra.

 
“Hei para penduduk jastok, aku membawakan sebuah pertunjukan yang sangat menarik” ujar Ken yang langsung memimpin
Pinky, Yana, Deva dan Lia melihat secara langsung, 35 wanita kira kira berumur 25 hingga 45 tahun dan anak kecil sekitar 10 tahun hingga 13 tahun, mereka di rantai seperti binatang, dari raut wajah mereka mereka sangat sedih dan hanya ingin sekali mati, lalu mereka di telanjangi oleh anak buah Ken, dan di tubuh mereka terlihat banyak bekas cambuk, ada yang menangis ada yang tatapan hampa.
“lihat para manusia yang menjijikan ini seperti kalian, aku akan memberikan pertunjukan yang sangat hebat” ken tertawa terbahak
Ken memberikan isyarat kepada anak buahnya, pasukan itupun melepas semua rantainya, deva dan kawan kawan mengira ken akan melepaskan tawanan tersebut teryata tidak, para tentara mulai mengelilingi mereka, tentara lusifer itu mencabut pedang merekan ,dan mereka menebas kepala tawanan wanita dan anak kecil itu tanpa ampun, teriakan ke sakitan saat goresan pedang yang tajam memotong tubuh mereka terdengar sangat keras, tentara yang berada di benteng jastok tidak ada yang sanggup melihat, kejadian tersebut hanya deva yang berani melihat, sebenarnya deva melihat ke jadian itu sebenarnya tidak sanggup tapi, deva harus melihat karna deva berjanji di dalam hatinya akan membalas ke biadapan Ken melebihi dari itu semua, mereka pun meninggalkan mayat mayat tersebut yang penuh dengan luka tusukan dan tebasan, hujan pun mulai turun, membasahi mayat mereka yang di bunuh dengan keji oleh prajurit lusifer. Pertujukan itu sukses membuat down mental prajurit. Deva pun melompat ke luar benteng jastok, deva langsung membakar mayat mayat tersebut, hingga menjadi debu, di lihat dari kejauhan deva sepertinya menangis melihat kejadian tersebut, lia keluar dari benteng dan menjemput deva, lia langsung membawa deva ke dalam benteng dan keruangan istirahat, agar deva bisa menenangkan diri. Ke esokan harinya ken memberikan pertunjukan yang sama. Melihat ke jadian itu Pinky pun di desak oleh para petinggi kerajaan agar menyerang atau akan banyak lagi korban tidak berdosa akan mati, tidak lama kemudian ada intel mengatakan bahwa tahanan Sandra rakyat sipil di pihak tentara lusifer sudah habis, walau sudah habis tidak ada pertunjuukan yang mengerikan seperti itu kini mental prajurit sedang down.
Lalu pinky memerintahkan membuat orang orangan dari jerami, yang menggunakan baju perang seolah olah terlihat seperti manusia, jika musuh mendekati benteng siapkan para pemanah, dan teryata benar musuh sedang mengamati gerak gerik tentara yang ada di dalam benteng dari jauh, lalu pinky pun meminta agar semua orang tertawa dan membuat api unggun yang besar dan menari mengelilinginya, seolah olah mereka sedang bergembira, dan musuh pun termakan oleh jebakan pinky, deva duduk dan termenung, memasuki minggu ke empat, seorang peria bernama Totti menghap pinky, dan dia adalah pangeran dari Juno, ia menawarkan agar di buatnya balon udara yang besar untuk penyelamat, hanya balon udara yang bisa terbang di atas awan dan sangat tinggi, balon udara itu di gunakan sewaktu waktu untuk penyelamatan jika benteng telah hancur, totti pun memberikan catatan biru kepada para ilmuan agar membuat balon udara, mereka pun langsung bekerja tanpa berkata kata lagi.
Memasuki minggu ke 7, persediaan makanan sangat menipis, mereka kini menerapka puasa bagi orang orang dewasa, deva pun menghapiri tukang besi dan memberikan sebuah belati dan pedang shinigaminya, deva meminta untuk menempanya menjadi satu, salah seorang melihat pedang itu.
“maaf tuan jika hamba lancang, itu pedang masamune, yang sudah tidak ada lagi di dunia ini, dari mana anda mendapatkan pedang magis tersebut”
“ini adlaah pedang turun temurun dari keluarga ku”
“hamba dengar tuan ingin menyatukan belati dan pedang masamune itu tuan”
“iya, apa kau bisa memyatukan pedang ini”
“dengan suatu ke hormatan hamba akan menyatukan belati itu dengan katana tuan, tepat tengah mala ini saat bulan purnama”
Hingga saat ini tentara lusifer masih belum ada tanda tanda untuk menyerang, deva di minta seorang ahli pembuat pedang itu untuk menghadiri upacara penyatuan pedang tersebut, saat malam hari tiba deva melihat upacara ritual tersebut, teryata orang ini bukan pembuat pedang sembarangan, di sisi kanan ada 5 orang laki laki menggunakan baju tradisional seperti orang jepang, dengan masing masing memukul gendang kecil dan berdoa, di sisi kiri ada 5 orang perempuan yang memukul tali busur panah dengan sebuah bambu kecil, kayu yang di susun tinggi sebanyak 5 tingkat di tengahnya api besar sedang menyala, ritual itu hanya di hadiri oleh deva seorang, entah kenapa tidak ada yang masuk ke wilayah pembuatan pedang ini, orang itu mulai menyiapkan sebuah peralatan pedang dan belati tersebut di bakar dengan api yang besar hingga berwarna merah, lalu meletakannya di atas batu besar dan mulai di pukulnya dengan keras, walau seperti itu sepertinya mereka mempunyai ketukan yang aneh saat memukulkan patu ke belati tersebut, kita melihat satu gerakan tapi terdengar 3 dan5 pukulan semua pukulan itu terbilang bilangan ganjil, 3,5, dan 7, seperti itu berulang ulang, keringat yang mencucur karna panasnya api yang besar, perlahan orang itu memasukan besi tempaannya ke dalam air dan memukulnya lagi, di bakar kembali, secara berulang ulang, percikan api seperti kunang kunang kerap kali terjadi, penyatuan belati dan pedang itu memakan waktu 3 jam tanpa henti, setelah jadi, pedang deva berubah berwarna hitam dengan mata pisau yang putih terang mengkilap, setelah selesai pedang itu di berikan kepada deva, saat deva menerima pedang tersebut, baju perang deva berubah menjadi berawrna hitam, dan masamune ini berubah menjadi nama pedang kabuto, pedang yang mengisap darah musuhya yang terena tebas, sekarang benar benar menjadi pedang shinigami yang menurut legenda telah musnah, dan kini dibuat kembali. Lalu orang itu memberikan lagi sebuah pedang yang di sebut kodaci, pedang kecil pasangan dari katana (pedang panjang) yang di berinama taring naga.
Kini pinky merubah strateginya tidak bertahan lagi tapi melawan, tentara lusifer, lia berhasil membangkitkan semangat prajurit lagi, pasukan menggunakan tombak di depan dengan menggunakan perisai yang lebar, dapat melindungi setengah badan mereka. Dan pasukan berpedang di barisan no 2 setelah pasukan menggunakan tombak, pasukan pemanah di pimpin oleh pinky, di barisan ke 3, dan para penyihir serta priest di pimpin oleh lia.
“wahai rakyat ku dengarkan lah raja kalian ini, disini aku berdiri, kita berperang bersama mati bersama dan menuju ke surga bersama, demi membela keluarga, saudara, anak dan istri, serta Negara yang kita cintai, kita hidup, makan dan minum, serta besar dari tanah ini, tanah kita semua dengan semboyan satria, res um , ana masja raven oravel sanctuary, sanja sakam mori ja na kha na, orasanja msa roji wa um saman vanhalla ( kami keturunan jastok, berperang dengan gagah berani dimana kami akan mati dan di tempatkan di vanhalla tempat para pejuang pemberani berdiri di sisi dewa Odin bapak dari segala bapak para dewa dan disanalah tempat para ke satria), mari kita bertarung hingga mati!!!”
Pidato raja tersebut membangkitkan para kesatria, pasukan lusifer menyusun barisan, teryata di sana lusifer sedang berada di atas kuda dengan tersenyum bersama Ken di sisinya, dan lusifer melihat secara langsung perperangan ini. Lalu para prajurit mengulang kata kata sang raja yang memang kata kata itu sudah di turunkan turun menurun ke pada mereka dan di ikuti oleh tentara dari bangsa bangsa lain.
“res um, ana masja raven oravel sanctuary, sanja sakam mori ja na kha na. ora sanja msa roji wa um saman vanhalla”
Sambil mengucapkan kata kata tersebut, ada yang mengikat genggaman pedang meraka dengan tangan mreka agar tidak lepas dari genggaman mereka, kata kata yang sangat hebat hingga dapat menghilangkan ketakutan mereka, mereka tersenyum sambil mengucapkan kata kata tersebut, disinilah mereka akan memberikan perlawanan yang hebat. Pasukan lusifer pun mulai bergerak selangkah demi selangkah.
“pasukan pemanah berada di posisi!!!!!!!”
“ha!!!!!!!!!!!!!” ujar seluruh pasukan pemanah di atas benteng jastok
“tarik busur kalian, dan tunggu perintah selanjutnya !!!!!!!!!!!!!!”
“ha!!!!!!!!!!!!”
Prajurit lusifer sudah mulai memasuki jarak jangkauan panah, tapi pinky masih belum memerintahkan untuk melepaskan anak panah.
“yana senang bertempur bersama mu di medan perang”
“iya deva, aku juga senang bisa bertempur bersama mu”
“kita akan bertemu dengan orang orang yang kita cintai di surga”
“sampai mati dev”
Lalu deva berteriak kepada pasukan berpedang
“semua dalam posisi bertempur, jangan takut dengan musuh, kita balaskan dendam dendam mreka yang telah di bunuh dengan keji oleh pasukan lusifer!!!!!!!!!!!!!”
“ya!!!!!!!!!!!!!!!!”
Yana pun kembali ke posisinya dengan tentara menggunkan tombak dan perisai, Yana melihat ke arah pinky, dan pinky tersenyum manis kepada yana, lalu yana mebalikan badannya dan memberikan aba aba kepada prajurit di garis depan.
“pasukan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!, Posisi menyerang dan tunggu perintah ku!!!!”
“Yaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Di dalam istana pasuka naga terbang yang di pimpin oleh price Totti dari benua terbang Juno.
“Siap pergi ke vanhalla!!!!!!!!!!!!!!”
“yaaaaaaa!!!!!!!!”
“saatnya kita terbang!!!!!!!!!!!!, kembalikan kejayaan JUNO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Tentara naga terbang pun terbang melayang di atas tentara jastok berputar putar menjaga serangan dari tentara lusifer, perperangan yang sangat hebat akan segera di mulai, 4 barisan depan tentara lusifer sudah berada di daerah jangakauan anak panah kerajaan jastok.
“pasukan pemanah!!!!!!!!!!!!!! Lepaskan anak panah pertama!!!!!!” ujar pinky
Anak panah pun menghujani tentara lusifer, ken langsung memberikan sinyal kepada pemimpingaris depan prajurit lusifer.
“gunakan formasi benteng berjalan!!!!!!”ujar salah satu pemimpin pasukan garis depan lusifer
Pasukan lusifer langsung membentuk barisan menutup perisai mereka dari serangan hujan panah, prajurit paling depan , kiri dan kanan menutup serangan dari depan dan dari samping, kini mereka seperti tank yang berjalan siap membunuh musuh.
“siapkan anak panah peledak!!!!!!”
“ya!!!!!!!”
Mereka pun menggunakan panah yang di mana ujungnya di berikan dinamit kecil yang cukup membuat manusia terluka parah, setelah sumbu di bakar mereka siap melepaskan anak panah tersebut.
“tembak kea rah prajurit garis depan lusifer!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Anak panah pun langsung di lepaskan dan ledakan terjadi, membuat hancur formasi musuh
Ken memberikan isarat berupa sebuah bendera, pemimpin garis depan melihat tanda dari lusifer lagi
“pasukan tetap dengan posisi seperti itu!!!!!”
Pasukan lusifer memulai menyusun ulang formasi, jika ada yang tumbang teman yang lain akan menggantikannya, bendera kuning pun di kibarkan oleh ken, pasukan naga terbang milik lusifer pun mengudara.
“pasukan bertombak bersiap!!!!!!!!!!!”
“yaaaaaaa!!!!!”
“maju!!!!!!!!!!!!!!!!” ujar yana
“pasukan berpedang Maju!!!!!!!!!!!!!!!!!” deva memberikan perintah menyerang.
Perperangan sagat sengit di lakukan di udara dan di darat, dari udara kini yang jatuh bukan hanya sebuah anak anak panah, melainkan prajurit dan naga yang telah mati akibat pertempuran di udara, tidak sedikit yang terkena tentara di darat.
Lia dan para penyihir serta pirest menggunakan pelontar api yang di bakar menggunakan sihir milik penyihir putih, 5 orang penyihir merapal mantra bersama dan hujan meteor pun menghujani tentara lusifer, yana dengan gesit mengeluarkan batu dari perut bumi yang runcing, mengahabisi tentara lusifer, kini ken mengibarkan bendera kembali, tentara berkuda menghantam dari sisi kiri dan kanan pasukan jastok” melihat kejadian tersebut pinky memimpin tentara berkuda menganti sipasi pasukan berkuda milik lusifer, kini pasukan pemanah di pimpin oleh salah seorang jendral jastok, senjata meriam pun di kerahkan oleh lusifer yang memiliki tentara alteleri yang canggih menggunakan meriam dan senjata api, dengan pedang yang sangat tajam tersebut deva terus menebaskan pedangnya dengan cepat, dan sebuah anak panah langsung menancap di pundak deva, pasukan pemanah jastok mendapat serangan balik oleh meriam milik lusifer, pinky pun terjatuh dari kudanya karna terkena tembakan di bahu kanannya, melihat kejadian tersebut yana langsung menghampiri Pinky dan melindungi pinky dari musuh
“pinky bangun!!!!!!!!!!!!!!!!, raih senjata mu sekarang!!!!!” ujar yana dan sebuah tombak langsung menikam perut yana, yana membalasnya dengan tebasan yang keras, hingga tubuh musuh terbelah menjadi 2 bagia, Deva langsung me mapah yana yang terluka, tapi yana berdiri tegap lagi dan langsung menyerang musuh kembali, pasukan Lusifer terus menekan pasukan Jastok.
Lia berdiri di atas benteng jastok yang tinggi, Lia sedih melihat perperangan yang sangat mengerikan, manusia saling membunuh, berjuang demi sesuatu yang dia percayai masing masing, Raja jastok mendapat tikaman yang serius di dada oleh Ken, saat ken hendak memenggal kepala raja jastok, pinky melompat dari kudanya dan langsung melemparkan tombaknya, dan berlari mencabut pedang kembar yang ada di pinggangnya langsung Menghantam ken, ken terluka di bagian lengannya, Naga yang di kendari oleh Pangeran totty terluka sangat parah, totti mengarahkan ke arah musuh yang menggunakan naga terbang juga totti langsung melompat ke arah musuh dan menggorok musuh dengan belati kecilnya, totti dengan cepat mengendalikan naga yang di dapatnya dari musuh tersebut, Totti mengambil 3 buah busur dan merapal mantra kuno, dan mengarahnya ke langit, dan di lepaskannya, tidak lama kemudian 1000 panah langsung menghujani tentara jastok, Meriam meriam milik lusifer terus menggempur pasukan Jastok, Tentara Jastok banyak mengalami kematian, Seorang pangeran dari bangsa Elf, Memberitahu lia bahwa mereka bersiap untuk melakukan jarak dekat, walau mereka tidak memiliki kemampuan yang hebat dalam jarak dekat tapi mereka ingin berjuang bersama.
“Pasukan Tentara pemanah Bangsa Elf,!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” dengan air mata yang menetes dan menahan tangis lia bersuara dengan kencang
“Ya!!!!!!!!!!”
“siap kan pedang kalian!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” lia sudah tidak dapat menahan tangis lagi
“yaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!”
“Dukung tentara jastok di garis depan, Selanjutnya, perintah akan di ambil alih oleh Pangeran kalian!!!!!!!!!!!!!” lia langsung duduk di lantai, menangis dengan keras
“yaaa!!!!!!”
Pasukan pemanah Elf langsung menyimpan panah dan tempat busur yang telah kosong, dan mencabut pedang mereka, mereka berbaris dengan rapi. Dan turun dari benteng jastok,.
“arma quska ril rograr sanmo are gar, val xoi asursja Khanweq srhar Argegan” di ikuti oleh bangsa elf yang lain yang berarti “atas nama keturunan bangsa elf, kami akan mati terhormat yang akan mengatarkan kami melalui sinar bintang yang terang hingga ke surga”
“Valdrai!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” (artinya serbu!!!!!!!!!!!!”
Mereka pun berlari langsung ke garis depan, pemimpin para penyihir pun menghampiri Lia dan lia berdiri dengan mata yang berlinang air mata, menatap mereka semua.
“Lady Lia, kami kaum penyihir, baru sekarang berbicara setelah ratusan tahun kami menolak berbicara dengan manusia, dan kamu adalah manusia yang kami kagumi, di sini kami akan turun ke garis depan bersama sodara sodara kami tolong berikan perintah kepada kami untuk menyerang membantu, tentara Elf, Jastok, Juno, Ersam, Ormiza, Centaur, Oblix, Zanfa, Grandia, Umsican dan Drawf. Kami akan bangga gugur bersama mereka di medan perang”
“tapi kalian akan mati”dengan nada yang sangat haru
“Lady Lia kami bangsa Penyihir dengan sebutan, Astorizan, kami ingin menunjukan bahwa kaum Astorizan bukanlah kaum yang tidak peduli”
Lia menegakan tubuhnya, dan mencabut pedangnya kembali
“Tentara Astorizan!!!!!!!!!!!!!!!!!!”dengan air mata yang terus menetes
“ya!!!!!!!!!!!!!!!!!”
“Cabut pedang Kalian!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
“ya!!!!!!!!!” mereka langsung menggunakan sihir mereka, menciptakan pedang elemen dengan sekejap mereka menggunakan armor, tidak menggunakan jubah tebal lagi
“Perintah Untuk mendukung pasukan Jastok dan kawan kawan di garis depan, selanjutnya perintah akan di ambil alih oleh pemimpin kalian!!!!!!!!!!’
“ya!!!!!”
Kini pempin bangsa Astorizan, mengambil alih perintah, terhadap bangsanya, mereka pun berkumpul di tengah benteng.
“Hwæt! Wē Gār-Dena in geārdagum, þēodcyninga, þrym gefrūnon, hū ðā æþelingas ellen fremedon. Oft Scyld Scēfing sceaþena þrēatum, monegum mǣgþum, meodosetla oftēah, egsode eorlas. Syððan ǣrest wearðfēasceaft funden, hē þæs frōfre gebād, wēox under wolcnum, weorðmyndum þāh, oðþæt him ǣghwylc þāra ymbsittendra ofer hronrāde hȳran scolde, gomban gyldan. þæt wæs gōd cyning!” yang di ikuti oleh semua pejuang Astorizan yang berarti (Lihat, pujian keahlian rakyat raja raja orang Astorizan yang di persenjatai dengan tombak dan pedang di hari panjang meluncur kami sudah mendenar, dan kehormatan di mana para pangeran mahkota menang dari musuh yang di bagi menjadi skuadron dari banyak suku yang merusak bangku pesta membuat para bangsawan terpesona sejak pertama dia Bangsa Astorizan ia tanpa teman, hanya seprang bayi terlantar,nasib membalasnya karena dia membesar di bawah bulan,bintang,angkasa dan matahari, di kekayaan dia berkembang pesat sampai di hadapannya rakat, baik jauh maupun dekat yang memili rumah sedekat jalan ikan paus di lautan.)
“Astoriazan, bygynneth!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” yang berarti (astoriazan, Sampai mati!!!!!!!!!!!!!)
Tiba tiba kuda bernapas kan dengan api muncul dari tanah dan mereka menaikinya dan langsung menuju garis depan, dengan gagah berani.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku