Rabu, 11 Februari 2009

Demon And Angel part 2

di desa deminiq sihir masih digunakan sebagai alat untuk membantu para penduduk yang berkerja dalam kegiatan sehari hari. Semalaman deva berpikir dengan keras baik atau tidaknya deva untuk turun gunung dan meninggalkan desa selama lamanya, setiap anak dari desa dominiq para anak muda di berikan 2 pilihan menetap atau keluar dan tidak akan kembali untuk selama lamanya, pagi harinya deva menemui ayanhnya di kuli yang terletak di tengah tengah desa dominiq;
"masuklah duduk disini"
"baik ayah"
"so bagai mana keputusan qm?"
"aq memilih untuk keluar ayah"
"keluar dari desa ini brarti kamu tidak akan bisa kembali kedesa ini untuk selama lamanya qm mengerti kan atas keputusan kamu"
"iya pah saya mengerti"
"pikirkanlah sekalilagi tentang keputusan kamu"
"keputusan aq sudah bulat pah aq sudah siap untuk keluar kampung"
"kalo memang itu keputusanmu baik lah"
"dengan berat hati ayah akan menyetujuinnya, ayah akan mengantar kamu ke gerbang dominiq"
semua warga desa di beritau dan menyaksikan bahwa deva keturunan langsung lusifer akan meninggalkan desa dominiq, di jalan menuju gerbang desa dominiq di kiri kananya berdiri semua warga kampung untuk penghormatan trakhir, sebagai keluarga.

Venus istri dari shini gami tidak sengaja melihat ke arah desa dominiq, dia melihat deva anak lusifer;
"para peace maker datang kesini"
sinar terang muncul dan menjelma menjadi orang orang berkerudung putih yang misterius membawa buku yang terbang mengelilingi tubuh mereka.
"ada apa dewi Venus"
"lihat itu, itu anak lusifer kan?"
"iya venus"
"aq ingin liat takdir dia"
"maaf venus, takdir para keturunan dari lusifer tidak bleh di perlihatkan itu sudah perjanjian penguasa surga dan lusifer"
"begitu ya"
"sayang sini"
"ya cinta"
"mana buku hidup dan mati kamu"
"untuk apa??"
"aq ingin melihat kapan anak lusifer itu mati??"
"maaf istriku aq tidak bisa memperlihatkan nya"
"kenapa?? mau dikurangin jatah nya??"
"bukan begitu istriku, buku kematian para keturunan lusifer di simpan oleh sangpenguasa surga, dia yang memegang semuanya"
"huh sudahlah, lebih baik aq akan melihat buku jodoh dia"
Venus sangat penasaran dengan laki laki anak dari lusifer, menurut bocoran yang dia tau suatu saat anak itu akan datang ke surga, dan dia memulai prubahan yang sangat bersar tapi tidak ada yang tau apa gosip itu benar apa cman isapan jempol biasa.
Setelah acara pelepasan itu sang ayah lusifer memberikan sebuah pedang berwarna merah darah, yang berukiran the diablo pedang milik lusifer. deva menerima pedang ayahnya tersebut, lalu masuklah deva kedalam gerbang itu dan dengan sekejap semua pemandangan brubah menjadi ladang bunga yang berwarna warni hingga ada berteriak kepada deva.
"oi jangan rusak tanaman aq"
deva merasakan ada hawa sucisebaliknya orang yang meneriakin deva tadi merasakan hava kegelapan yang sangat pekat, ada apa sebenarnya yang terjadi siapa orang ini;
"iblis pengganggu, pergi dari tanah ku"
deva langsung pergi keluar dari ladang itu, sepanjang jalan deva di ejek2 sebagai iblis, setelah melewati perkampuangan itu deva terlempar dan setelah sadar dengan samar deva mendengar sebuah yanyian yang merdu sekali, deva pun duduk dan menikamti alunan musik yang di tiupkan dari sebuah sruling oleh gadis itu.
dari tanah itu tidak jauh ada sebuah rumah yang tidak terawat dan sudah di tinggalkan oleh pemiliknya, deva kelaparan deva pun berburu, untuk makan malamnya, dengan plajaran yang dia trima di desa dominiq, deva membuat bola api dengan sihir ya untuk menerangi rumahnya di malam hari, memper baiki kaca rumah tersebut, hingga rumah itu menjadi rumah yang layak pakai. setiap sore suara sruling itu terdengar lagi, orang itu teryata sangat menyukai tempat ini, deva memulai berkebun, sudah 1 th deva keluar dari desa dominiq, hasil kebun yang melimpah, air yang mengalir segar dari pegunungan, aroma pepohonan pinus yang harum. deva memulai berternah doba dan sapi, serta kuda yang dia dapat di hutan, sangat menyenangkan bagi deva hidup seperti ini.
Venus mengamati dari kolam bumi, anak yang bernama deva itu sangat gigih sekali, dia pintar dan penyabar, deva mulai tekenal di kalangan para dewa dan dewi.
Suara sruling itu terdengar lagi karna beberapa dewa dan dewi sedang mengamati deva secara tidak langsung mereka mendengar suara alunan musik itu, membuat jiwa kita tenang. Mungkin karna suara itu tanah disini jadi sangat subur, awan, pohon,rumput,dan bunga bunga seakan ikut beryanyi mendengar suara nada nada yang keluar dari alunan music tersebut.

bersambung...........
READ MORE - Demon And Angel part 2 di desa deminiq sihir masih digunakan sebagai alat untuk membantu para penduduk yang berkerja dalam kegiatan sehari hari. Semalaman deva berpikir dengan keras baik atau tidaknya deva untuk turun gunung dan meninggalkan desa selama lamanya, setiap anak dari desa dominiq para anak muda di berikan 2 pilihan menetap atau keluar dan tidak akan kembali untuk selama lamanya, pagi harinya deva menemui ayanhnya di kuli yang terletak di tengah tengah desa dominiq;
"masuklah duduk disini"
"baik ayah"
"so bagai mana keputusan qm?"
"aq memilih untuk keluar ayah"
"keluar dari desa ini brarti kamu tidak akan bisa kembali kedesa ini untuk selama lamanya qm mengerti kan atas keputusan kamu"
"iya pah saya mengerti"
"pikirkanlah sekalilagi tentang keputusan kamu"
"keputusan aq sudah bulat pah aq sudah siap untuk keluar kampung"
"kalo memang itu keputusanmu baik lah"
"dengan berat hati ayah akan menyetujuinnya, ayah akan mengantar kamu ke gerbang dominiq"
semua warga desa di beritau dan menyaksikan bahwa deva keturunan langsung lusifer akan meninggalkan desa dominiq, di jalan menuju gerbang desa dominiq di kiri kananya berdiri semua warga kampung untuk penghormatan trakhir, sebagai keluarga.

Venus istri dari shini gami tidak sengaja melihat ke arah desa dominiq, dia melihat deva anak lusifer;
"para peace maker datang kesini"
sinar terang muncul dan menjelma menjadi orang orang berkerudung putih yang misterius membawa buku yang terbang mengelilingi tubuh mereka.
"ada apa dewi Venus"
"lihat itu, itu anak lusifer kan?"
"iya venus"
"aq ingin liat takdir dia"
"maaf venus, takdir para keturunan dari lusifer tidak bleh di perlihatkan itu sudah perjanjian penguasa surga dan lusifer"
"begitu ya"
"sayang sini"
"ya cinta"
"mana buku hidup dan mati kamu"
"untuk apa??"
"aq ingin melihat kapan anak lusifer itu mati??"
"maaf istriku aq tidak bisa memperlihatkan nya"
"kenapa?? mau dikurangin jatah nya??"
"bukan begitu istriku, buku kematian para keturunan lusifer di simpan oleh sangpenguasa surga, dia yang memegang semuanya"
"huh sudahlah, lebih baik aq akan melihat buku jodoh dia"
Venus sangat penasaran dengan laki laki anak dari lusifer, menurut bocoran yang dia tau suatu saat anak itu akan datang ke surga, dan dia memulai prubahan yang sangat bersar tapi tidak ada yang tau apa gosip itu benar apa cman isapan jempol biasa.
Setelah acara pelepasan itu sang ayah lusifer memberikan sebuah pedang berwarna merah darah, yang berukiran the diablo pedang milik lusifer. deva menerima pedang ayahnya tersebut, lalu masuklah deva kedalam gerbang itu dan dengan sekejap semua pemandangan brubah menjadi ladang bunga yang berwarna warni hingga ada berteriak kepada deva.
"oi jangan rusak tanaman aq"
deva merasakan ada hawa sucisebaliknya orang yang meneriakin deva tadi merasakan hava kegelapan yang sangat pekat, ada apa sebenarnya yang terjadi siapa orang ini;
"iblis pengganggu, pergi dari tanah ku"
deva langsung pergi keluar dari ladang itu, sepanjang jalan deva di ejek2 sebagai iblis, setelah melewati perkampuangan itu deva terlempar dan setelah sadar dengan samar deva mendengar sebuah yanyian yang merdu sekali, deva pun duduk dan menikamti alunan musik yang di tiupkan dari sebuah sruling oleh gadis itu.
dari tanah itu tidak jauh ada sebuah rumah yang tidak terawat dan sudah di tinggalkan oleh pemiliknya, deva kelaparan deva pun berburu, untuk makan malamnya, dengan plajaran yang dia trima di desa dominiq, deva membuat bola api dengan sihir ya untuk menerangi rumahnya di malam hari, memper baiki kaca rumah tersebut, hingga rumah itu menjadi rumah yang layak pakai. setiap sore suara sruling itu terdengar lagi, orang itu teryata sangat menyukai tempat ini, deva memulai berkebun, sudah 1 th deva keluar dari desa dominiq, hasil kebun yang melimpah, air yang mengalir segar dari pegunungan, aroma pepohonan pinus yang harum. deva memulai berternah doba dan sapi, serta kuda yang dia dapat di hutan, sangat menyenangkan bagi deva hidup seperti ini.
Venus mengamati dari kolam bumi, anak yang bernama deva itu sangat gigih sekali, dia pintar dan penyabar, deva mulai tekenal di kalangan para dewa dan dewi.
Suara sruling itu terdengar lagi karna beberapa dewa dan dewi sedang mengamati deva secara tidak langsung mereka mendengar suara alunan musik itu, membuat jiwa kita tenang. Mungkin karna suara itu tanah disini jadi sangat subur, awan, pohon,rumput,dan bunga bunga seakan ikut beryanyi mendengar suara nada nada yang keluar dari alunan music tersebut.

bersambung...........
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Telah Membaca Semua karangan Ku